ATAPKOTA.COM, SUMUT – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan pada Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan dipusatkan di SD Negeri 100794 Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru.
Program tersebut merupakan kolaborasi antara TP PKK Provinsi Sumatera Utara dan Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (SERUNI KMP). Anak-anak terdampak bencana mendapatkan layanan psikososial sebagai bagian dari upaya pemulihan kondisi mental dan emosional pascabencana.
Ketua TP PKK Sumut, Kahiyang Ayu, hadir langsung didampingi Staf Ahli I Titiek Sugiharti. Turut mendampingi pengurus SERUNI KMP Bidang V, Rustini Muhaimin dan Mutiara Mugiyanto.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak mengikuti permainan, bernyanyi, serta aktivitas interaktif lainnya yang bertujuan membantu mengurangi dampak trauma. Selain itu, rombongan juga menyalurkan bantuan berupa tas sekolah, sepatu, buku tulis, dan buku cerita anak.
“Ayo rajin membaca, karena buku adalah jendela dunia. Dengan membaca, kita bisa memiliki ilmu pengetahuan dan wawasan yang luas agar cita-cita dapat tercapai,” ujar Kahiyang saat berinteraksi dengan para siswa.
Meski masih dalam suasana pascabencana, para siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Layanan psikososial tersebut diharapkan dapat membantu anak-anak memulihkan rasa aman dan percaya diri.
Sementara itu, Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, mengapresiasi kehadiran TP PKK Sumut yang turun langsung berinteraksi dengan anak-anak terdampak bencana. Ia berharap kondisi masyarakat segera pulih, seiring proses pengadaan hunian tetap oleh pemerintah. (AP)

































