ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah milik warga bermarga Doloksaribu di kawasan Sukaraja, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar, terjadi pada Kamis, 19 Februari 2026. Peristiwa itu menyebabkan kerugian material cukup besar, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Sehari setelah kejadian, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pematangsiantar, Timbul Marganda Lingga, mendatangi lokasi kebakaran. Ia hadir bersama jajaran pengurus partai untuk melihat langsung kondisi keluarga terdampak sekaligus menyerahkan bantuan tali asih.
“Kami mendapat informasi tentang musibah kebakaran yang menghanguskan rumah keluarga Bapak Doloksaribu. Karena itu, kami datang untuk memastikan kondisi keluarga. Puji Tuhan tidak ada korban jiwa. Kami berharap keluarga diberi ketabahan dan kekuatan untuk bangkit,” ujar Timbul di lokasi.
Menurutnya, kehadiran partai politik dalam situasi darurat bukan sekadar agenda simbolik, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial dan moral kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Timbul menyerahkan santunan kepada keluarga korban. Bantuan itu, kata dia, merupakan bentuk solidaritas pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Pematangsiantar terhadap warga yang tertimpa musibah. Sebagian besar isi rumah dilaporkan tidak sempat diselamatkan saat api membesar.
Timbul turut didampingi anggota DPRD Kota Pematangsiantar dari Fraksi PDI Perjuangan, Immanuel Lingga. Ia menilai, musibah kebakaran tidak seharusnya dihadapi warga tanpa dukungan berbagai pihak.
“Peristiwa seperti ini membutuhkan respons cepat. Pemerintah daerah perlu memastikan adanya bantuan darurat dan pendampingan lanjutan agar keluarga dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan secara normal,” kata Immanuel.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan sistem mitigasi kebakaran dan perlindungan sosial di tingkat lingkungan, termasuk edukasi pencegahan serta kesiapsiagaan warga.
Kunjungan tersebut disambut keluarga korban dan sejumlah warga sekitar. Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan menilai kehadiran pengurus partai sebagai bentuk empati yang dibutuhkan masyarakat pada saat menghadapi duka.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab pasti kebakaran. Aparat setempat disebut masih melakukan pendataan kerugian dan evaluasi dampak kejadian. (Larsen/red)

































