Tim SAR Temukan Korban Hilang di Bendungan Sengguruh Setelah Empat Hari Pencarian

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:39 WIB

40488 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban yang terseret arus drainase di Desa Druju, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, ditemukan meninggal dunia di Bendungan Sengguruh pada 20 Februari 2026.

Korban yang terseret arus drainase di Desa Druju, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, ditemukan meninggal dunia di Bendungan Sengguruh pada 20 Februari 2026.

ATAPKOTA.COM, MALANG – Tim SAR menemukan korban kecelakaan air yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret arus drainase di Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah ditemukan di Bendungan Sengguruh pada Jumat, 20 Februari 2026, sekitar pukul 14.15 WIB.

Petugas kemudian membawa jenazah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tim forensik RSUD Kanjuruhan bersama Unit INAFIS Polres Malang melakukan visum luar dan identifikasi.

Hasil pemeriksaan memperkirakan waktu kematian berkisar antara dua hingga empat hari sebelum jenazah ditemukan. Tim juga mencocokkan sidik jari jenazah dengan dokumen resmi milik korban. Hasil identifikasi menunjukkan kecocokan, sehingga petugas memastikan jenazah tersebut adalah Octa Puji Raharjo, warga yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Tim SAR bersama Polsek Sumbermanjing Wetan dan perangkat Desa Druju segera berkoordinasi dengan keluarga. Pihak keluarga menerima hasil visum luar yang dilakukan tim medis.

Pada Sabtu pagi, 21 Februari 2026, keluarga menjemput jenazah untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.

On Scene Commander (OSC) menyatakan operasi pencarian dan pertolongan resmi ditutup setelah korban ditemukan. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Penyelenggara operasi menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak selama proses pencarian berlangsung. (Arifpin/red)

Berita Terkait

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan
Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru