ATAPKOTA.COM, PALUTA – Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, memotivasi para siswa di SMKN 1 Portibi bahwa anak yang berasal dari kampung memiliki peluang yang sama untuk menjadi pemimpin Indonesia. Pesan itu ia sampaikan saat berkunjung ke sekolah tersebut di Kabupaten Padang Lawas Utara pada Selasa (3/3/2026).
Dalam pertemuan bersama siswa di salah satu ruang kelas, Surya mengajak para pelajar untuk tidak merasa minder dengan latar belakang daerah. Menurutnya, kesuksesan dapat diraih melalui kedisiplinan, kerja keras dalam belajar, serta menjunjung tinggi kejujuran.
“Anak kampung bisa menjadi pemimpin. Kuncinya patuh dan rajin belajar,” ujar Surya.
Ia juga menegaskan bahwa latar belakang pendidikan bukan penghalang untuk meraih posisi penting di masa depan. Surya mengaku dirinya merupakan lulusan Sekolah Teknik Menengah (STM).
“Saya tamatan STM. Kalian pun bisa menjadi pemimpin. Dari sekarang kita harus yakin ilmu itu berguna. Harus patuh terhadap guru. Melawan guru sama dengan durhaka kepada orang tua. Dan satu lagi, harus jujur,” katanya.
Menurut Surya, di mana pun seseorang menuntut ilmu, prinsip dasar untuk meraih keberhasilan tetap sama, yakni menghormati guru dan bersungguh-sungguh dalam belajar.
“Di mana pun sekolahnya, kuncinya sama, yaitu menghormati guru,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para siswa bahwa mereka merupakan generasi yang kelak akan berperan dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa.
“Kalian inilah yang nantinya mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata Surya.
Selain memberikan motivasi kepada siswa, Surya juga meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah tersebut. Ia melihat langsung menu yang dibagikan kepada para siswa untuk berbuka puasa, di antaranya kurma, abon sapi, kacang, kue, dan buah manggis.
Menurut Surya, Program Makan Bergizi Gratis merupakan program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto yang ditujukan bagi para pelajar di seluruh Indonesia.
Program tersebut bertujuan memastikan anak-anak sekolah sebagai generasi penerus bangsa memperoleh asupan gizi yang seimbang guna mendukung tumbuh kembang dan kemampuan belajar mereka. (AP/red)

































