Menu MBG di SMPN 14 Picu Kekecewaan, SPPG Minta Guru Suruh Siswa “Goreng Tahu”

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:50 WIB

40205 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plank SMPN 14(Kiri), MBG Hari Rabu(Tengah1), MBG hari Kamis (Tengah 2), Guru/ PIC saat dilokasi sekolah (Kanan)

Plank SMPN 14(Kiri), MBG Hari Rabu(Tengah1), MBG hari Kamis (Tengah 2), Guru/ PIC saat dilokasi sekolah (Kanan)

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima siswa di SMP Negeri 14 diduga tidak sesuai dengan standar anggaran yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Kondisi tersebut terlihat saat siswa menerima paket makanan pada Rabu, 11 Maret 2026.

Berdasarkan keterangan pihak sekolah, menu yang dibagikan kepada siswa hanya terdiri dari empat iris kentang, satu potong tahu setengah matang, serta dua buah jeruk. Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan dari pihak sekolah karena dinilai tidak memenuhi standar gizi yang diharapkan dari program MBG.

Penanggung jawab program MBG di SMP Negeri 14, Pak Jo, mengaku kecewa dengan menu yang diterima siswa pada hari tersebut. Ia menilai kualitas dan kelengkapan menu tidak mencerminkan program makan bergizi yang seharusnya diberikan kepada peserta didik.

“Siapa yang tidak kecewa melihat menu seperti itu. Bahkan saat makanan diantar, kegiatan belajar di sekolah hampir selesai. Saya sempat menghubungi pihak SPPG dan menyampaikan agar tidak perlu diantar karena siswa sudah hampir pulang,” ujar Pak Jo kepada wartawan, Kamis (12/03/2026).

Namun, menurut Pak Jo, pihak penyedia makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tetap bersikeras mengantarkan makanan tersebut karena mengaku sudah berada di perjalanan menuju sekolah.

“Mereka mengatakan makanan sudah di jalan. Bahkan saya diminta menyampaikan kepada siswa agar tahu tersebut dimasak kembali sebelum dimakan,” katanya.

Pak Jo juga mengungkapkan bahwa pihak sekolah sebenarnya telah meminta transparansi terkait daftar menu dan rincian harga makanan yang disediakan untuk program MBG tersebut.

“Kami sudah pernah meminta daftar menu beserta harga per ompreng. Tetapi sampai sekarang belum diberikan. Alasannya masih dipersiapkan oleh pihak SPPG,” ujarnya.

Menanggapi situasi tersebut, pihak sekolah berencana mengambil langkah administratif jika tidak ada kejelasan dari pihak penyedia makanan.

“Kami akan menyurati pihak SPPG terlebih dahulu. Jika tidak ada tanggapan, kami akan mengajukan permohonan perpindahan penyedia layanan kepada Dinas Pendidikan atau Dinas Kesehatan,” kata Pak Jo.

Selain itu, Pak Jo juga mengungkapkan bahwa pihak sekolah baru menerima dana PIC dari penyedia layanan setelah program berjalan lebih dari tiga minggu.

“Dana PIC baru kami terima kemarin, Rabu (11/03/2026). Jumlahnya Rp 360 ribu dan diberikan dalam amplop,” ujarnya.

Diketahui, penyedia makanan untuk program MBG di SMP Negeri 14 berasal dari SPPG yang beralamat di Jalan Medan Km 5, Nomor 29, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba.  (Trikut Simatupang/red)

Berita Terkait

Apeksi 2026: Wali Kota Medan Ajak Daerah Perkuat Fiskal dan Berbagi Solusi
Pemko Pematangsiantar Apresiasi Paskah Katolik 2026, Tekankan Kebersamaan dan Kepedulian Sosial
Pelantikan KAKAMMI Sumut, Wagub Soroti Ancaman Narkoba dan Tantangan Era Digital
Pengembangan Kasus, Polisi Ringkus 4 Terduga Pelaku Narkoba di Palas
Prabowo: Kekuatan Indonesia Bertumpu pada Kepemimpinan Daerah
Seskab: Presiden Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang
Menautkan Intelektualitas dan Spiritualitas: Catatan atas Dialog Refli Harun dan Galgendu
Hari Jadi ke-193 Simalungun, Wabup Samosir Tekankan Penguatan Kerja Sama Regional

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 22:23 WIB

Apeksi 2026: Wali Kota Medan Ajak Daerah Perkuat Fiskal dan Berbagi Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 19:35 WIB

Pemko Pematangsiantar Apresiasi Paskah Katolik 2026, Tekankan Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

Minggu, 19 April 2026 - 18:20 WIB

Pelantikan KAKAMMI Sumut, Wagub Soroti Ancaman Narkoba dan Tantangan Era Digital

Minggu, 19 April 2026 - 17:20 WIB

Pengembangan Kasus, Polisi Ringkus 4 Terduga Pelaku Narkoba di Palas

Minggu, 19 April 2026 - 14:09 WIB

Prabowo: Kekuatan Indonesia Bertumpu pada Kepemimpinan Daerah

Minggu, 19 April 2026 - 14:00 WIB

Menautkan Intelektualitas dan Spiritualitas: Catatan atas Dialog Refli Harun dan Galgendu

Minggu, 19 April 2026 - 11:01 WIB

Hari Jadi ke-193 Simalungun, Wabup Samosir Tekankan Penguatan Kerja Sama Regional

Minggu, 19 April 2026 - 10:20 WIB

Kadispora Medan Lepas Smartfren Fun Run 2026, UMKM dan Car Free Day Ramaikan Lapangan Merdeka

Berita Terbaru

4 pria terkait dugaan sabu di Barumun Tengah (Kiri atas), Berat sabu saat ditimbang (kanan), Barang bukti (Kiri bawah). Foto : Ist.

HUKUM & KRIMINAL

Pengembangan Kasus, Polisi Ringkus 4 Terduga Pelaku Narkoba di Palas

Minggu, 19 Apr 2026 - 17:20 WIB

Suasana pertemuan Presiden Prabowo dengan para ketua DPRD Se-Indonesia di Magelang.

NASIONAL

Prabowo: Kekuatan Indonesia Bertumpu pada Kepemimpinan Daerah

Minggu, 19 Apr 2026 - 14:09 WIB