Rico Waas: UMKM Medan Harus Pahami Strategi Bisnis dari Produksi hingga Pemasaran

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:11 WIB

40109 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmennya menjadikan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu program prioritas Pemerintah Kota Medan. Penguatan UMKM dilakukan melalui pelatihan kewirausahaan, pemanfaatan teknologi digital, serta pendampingan usaha secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan Rico saat membuka kegiatan Pelatihan UMKM Bangkit: Strategi Digital untuk Pemulihan UMKM Kota Medan yang digelar Pemerintah Kota Medan bekerja sama dengan platform marketplace Lazada di Hotel Karibia Boutique, Jalan Timor, Medan, Jumat (27 Maret 2026).

Dalam sambutannya, Rico menilai UMKM memiliki peran penting dalam menopang perekonomian nasional, termasuk kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, ia mengakui masih banyak pelaku usaha yang menghadapi tantangan dalam mempertahankan konsistensi bisnis.

Menurut Rico, banyak usaha kecil yang semangat pada tahap awal, tetapi berhenti di tengah jalan karena kurangnya perencanaan dan strategi pemasaran.

“Banyak UMKM yang memulai usaha dengan antusias, tetapi tidak sedikit yang berhenti di tengah jalan. Biasanya karena kurang memahami strategi bisnis dan pasar,” ujar Rico.

Dalam kegiatan tersebut, Rico didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan Citra Effendi Capah, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Hendra Ridho, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Arrahmaan Pane, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba Siregar.

Rico menekankan bahwa pelaku UMKM tidak cukup hanya memiliki produk. Menurutnya, pelaku usaha juga harus memahami strategi bisnis secara menyeluruh, mulai dari penentuan produk, segmentasi pasar, hingga teknik pemasaran.

Ia juga menyoroti perubahan perilaku masyarakat yang kini semakin bergantung pada teknologi digital. Kondisi tersebut, kata Rico, menjadi peluang yang harus dimanfaatkan pelaku UMKM.

“Sekarang hampir semua orang menggunakan gadget sepanjang hari. Artinya, pemasaran produk harus masuk ke ruang digital. Digital marketing menjadi salah satu kunci,” kata Rico.

Rico menegaskan bahwa program pelatihan UMKM tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Pemerintah Kota Medan berencana menyiapkan sistem inkubasi usaha dan pendampingan berkelanjutan bagi pelaku UMKM yang memiliki potensi berkembang.

Melalui proses kurasi produk dan pembinaan usaha, Pemko Medan berharap pelaku UMKM dapat meningkatkan skala bisnisnya.

“Setelah pelatihan harus ada kelanjutannya. Kita siapkan inkubator usaha, kita kurasi pelaku UMKM yang potensial, lalu kita dampingi agar benar-benar bisa naik kelas,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pelaku UMKM juga diberi kesempatan mempresentasikan produknya secara langsung. Rico mendorong para pelaku usaha untuk berani mempromosikan produknya dan membangun kepercayaan diri.

Beberapa produk yang ditampilkan menunjukkan potensi besar UMKM Kota Medan, antara lain olahan ikan teri berbagai varian rasa, stik kentang rumahan, bawang goreng premium, hingga keripik sambal dengan resep turun-temurun.

Menurut Rico, setiap produk lokal memiliki nilai dan cerita yang dapat menjadi daya tarik jika dikemas dan dipasarkan dengan strategi yang tepat.

“Produk UMKM kita sebenarnya memiliki kualitas dan cerita yang kuat. Tinggal bagaimana kita mengemas dan memasarkan agar dikenal lebih luas,” ujarnya.

Pelatihan UMKM Bangkit: Strategi Digital untuk Pemulihan UMKM Kota Medan diikuti sekitar 100 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai strategi promosi dan pemasaran produk dengan memanfaatkan platform digital.

Rico berharap kolaborasi dengan Lazada dapat menjadi langkah konkret untuk membantu pelaku UMKM di Kota Medan berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Dengan strategi yang tepat dan pemanfaatan teknologi, UMKM Medan tidak hanya bertahan, tetapi juga dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi kota,” kata Rico. (Mery/red)

Berita Terkait

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan
Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru