ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pemerintah Kota Medan menyiapkan Lapangan Sepak Bola Kebun Bunga di Kecamatan Medan Petisah sebagai opsi tambahan lokasi latihan menjelang Piala AFF 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur olahraga apabila Kota Medan dipercaya menjadi salah satu tuan rumah ajang internasional tersebut.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau langsung kondisi lapangan tersebut pada Selasa (31 Maret 2026).
Peninjauan dilakukan untuk memetakan sejumlah lokasi strategis yang berpotensi digunakan sebagai tempat latihan bagi tim yang akan bertanding dalam turnamen sepak bola Asia Tenggara itu.
Menurut Rico Waas, Lapangan Kebun Bunga memiliki keunggulan dari sisi lokasi karena berada di pusat kota dan didukung fasilitas di sekitarnya.
“Lapangan Kebun Bunga berada di tengah kota dan fasilitas di sekelilingnya cukup baik. Karena itu, lokasi ini bisa menjadi opsi tambahan untuk tempat latihan,” ujar Rico seusai peninjauan.
Dalam kunjungan tersebut, Rico didampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan Jhon Ester Lase, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Arrahmaan Pane, serta Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Harry Indrawan Tarigan.
Rico menjelaskan bahwa saat ini Lapangan Cadika masih menjadi pilihan utama sebagai lokasi latihan. Namun, pemerintah kota menilai Lapangan Kebun Bunga memiliki potensi besar untuk menjadi lokasi alternatif.
Meski demikian, hasil peninjauan menunjukkan bahwa kondisi rumput dan sejumlah fasilitas lapangan masih memerlukan perawatan agar memenuhi standar yang ditetapkan untuk kegiatan internasional.
“Kondisinya memang masih membutuhkan perawatan. Dalam satu atau dua hari ke depan kami akan mematangkan rencana perbaikan agar progresnya berjalan baik dan lapangan ini siap digunakan jika dibutuhkan,” kata Rico.
Ia menilai kehadiran beberapa opsi lokasi latihan menunjukkan kesiapan Kota Medan dalam menyambut tim-tim peserta sekaligus mendukung penyelenggaraan Piala AFF 2026.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkimcikataru Kota Medan Jhon Ester Lase menyampaikan bahwa pemerintah kota sebelumnya telah menyiapkan dua opsi lokasi latihan, yakni Lapangan Cadika dan Lapangan Kebun Bunga.
Menurut Jhon, Lapangan Cadika saat ini telah memenuhi standar yang ditetapkan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Namun, pemerintah kota juga berupaya meningkatkan kualitas Lapangan Kebun Bunga agar dapat digunakan sebagai lokasi latihan tambahan.
“Kendala utama di Kebun Bunga sebelumnya adalah kondisi lapangan. Kami telah berkoordinasi dan meminta bantuan ahli yang direkomendasikan oleh PSSI untuk menangani perbaikan rumput,” ujar Jhon.
Ia menargetkan proses perawatan rumput dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 30 hari. Jika perbaikan berjalan sesuai rencana, pemerintah kota akan mengajukan lapangan tersebut sebagai salah satu lokasi latihan resmi.
“Jika proses perawatan dapat selesai dalam 30 hari, besar kemungkinan lapangan ini akan diajukan sebagai tempat latihan resmi. Secara lokasi, Kebun Bunga sangat strategis karena berada di pusat kota dan dekat dengan Stadion Teladan,” katanya.
Jhon menambahkan, langkah ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Medan terhadap penyelenggaraan Piala AFF 2026. Ia berharap momentum tersebut dapat memperkuat posisi Medan sebagai tuan rumah berbagai ajang olahraga internasional di masa mendatang.
Terkait pembiayaan, Jhon memastikan bahwa perbaikan fasilitas lapangan akan didukung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan.
Selain itu, pemerintah kota juga membuka peluang kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara setelah adanya dorongan dari Gubernur Sumatera Utara untuk mempercepat proses penyiapan infrastruktur olahraga.
“Kami optimistis proses ini bisa berjalan baik. Apalagi ada dukungan dari pemerintah provinsi untuk mempercepat pengerjaan. Fokus kami adalah menyukseskan Piala AFF agar kesempatan besar ini tetap berada di Kota Medan,” ujar Jhon. (Mery/red)
































