Rapat Terbatas di Istana, Prabowo Dorong 1.000 Kampung Nelayan Baru

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 01:20 WIB

40165 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026.

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026.

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Pemerintah mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih setelah Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 7 April 2026. Dalam rapat itu, presiden meminta proyek tersebut rampung sesuai target pada tahun ini.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyatakan pemerintah telah membangun 100 titik Kampung Nelayan Merah Putih yang terbagi dalam dua tahap.

“Sebanyak 65 lokasi masuk tahap pertama dan 35 lokasi tahap kedua. Seluruhnya ditargetkan selesai pada akhir Mei,” ujarnya kepada wartawan seusai rapat.

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga menyoroti aspek pengelolaan kawasan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Trenggono mengatakan pembahasan bersama presiden turut mencakup kesiapan pengelola kampung nelayan agar program berjalan berkelanjutan.

Pemerintah juga menyiapkan pengembangan lanjutan sebanyak 1.000 kampung nelayan pada 2026. Program tersebut direncanakan berjalan secara paralel dengan prioritas wilayah Indonesia Timur.

Menurut Trenggono, pemerintah saat ini tengah mengkaji rencana kerja sama pengadaan kapal dengan Pemerintah Inggris. Kajian mencakup kesiapan industri galangan kapal dalam negeri, termasuk kapasitas produksi dan kesesuaian spesifikasi.

“Seluruh aspek masih dalam tahap analisis bersama kementerian dan lembaga terkait. Targetnya, proyek ini dapat diselesaikan dalam dua tahun,” kata Trenggono. (Edo/red)

Berita Terkait

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan
Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru