Bobby Nasution Dorong Terobosan Ekonomi Sumut Berbasis Potensi Lokal

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 13:45 WIB

40258 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bobby Nasution dorong strategi ekonomi Sumut berbasis potensi lokal usai terima masukan BI dan ekonom soal inflasi dan investasi.

Bobby Nasution dorong strategi ekonomi Sumut berbasis potensi lokal usai terima masukan BI dan ekonom soal inflasi dan investasi.

ATAPKOTA.COM, MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan akan menajamkan kebijakan ekonomi daerah berbasis potensi lokal setelah menerima masukan dari Bank Indonesia dan kalangan ekonom, dalam pertemuan di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, pada Kamis, 16 April 2026.

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Rudy Brando Hutabarat serta ekonom Hendri Saparini. Diskusi membahas strategi pengendalian inflasi, arah kebijakan investasi, serta penguatan sektor riil.

Bobby mengatakan pemerintah provinsi membutuhkan masukan berbasis data untuk memastikan kebijakan yang diambil berdampak langsung pada masyarakat. Ia menilai pengendalian inflasi tetap menjadi isu penting setelah tekanan harga yang sempat terjadi pada tahun sebelumnya.

“Kami ingin kebijakan yang diambil benar-benar dirasakan masyarakat. Masukan terkait pengendalian inflasi menjadi penting untuk merumuskan langkah ke depan,” ujar Bobby.

Ia juga menekankan perubahan peran pemerintah daerah, dari sekadar regulator menjadi fasilitator yang aktif membuka peluang investasi. Menurut dia, sejumlah komoditas lokal seperti gula merah dan produk herbal memiliki potensi pasar yang besar, namun belum tergarap optimal secara industri.

Bobby menyebut pemerintah akan mengevaluasi tata kelola serta mempertimbangkan penyesuaian regulasi guna mempermudah masuknya investasi, baik dari dalam maupun luar negeri.

Rudy Brando Hutabarat menilai sinergi kebijakan antara pemerintah daerah dan otoritas moneter diperlukan untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama antar daerah dalam menjaga pasokan dan harga pangan.

“Inovasi kebijakan perlu terus didorong agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga,” kata Rudy.

Sementara itu, Hendri Saparini menekankan perlunya penyesuaian strategi ekonomi di tengah perubahan global. Ia menilai pemerintah daerah perlu fokus pada investasi yang tidak hanya berskala besar, tetapi juga sektor menengah dan kecil yang memiliki potensi pasar luas.

Menurut Hendri, penguatan hilirisasi produk unggulan menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah di daerah. Ia mencontohkan pengembangan industri pengolahan komoditas seperti tapioka dan turunan kelapa sawit.

Selain itu, ia menyoroti peluang pengembangan sektor rempah, termasuk vanila, yang dinilai memiliki kualitas kompetitif di pasar global jika didukung teknologi dan penguatan identitas produk.

Hendri juga menilai sektor ekonomi kreatif dan pariwisata perlu dikembangkan dengan model bisnis yang melibatkan pelaku usaha lokal, termasuk UMKM, sehingga dampak ekonomi dapat dirasakan lebih luas.

Dalam diskusi tersebut, potensi investasi dari diaspora turut menjadi perhatian. Hendri menyebut momentum hari besar keagamaan dapat dimanfaatkan untuk mendorong partisipasi warga Sumatera Utara di perantauan dalam pembangunan daerah.

Ia berharap hasil diskusi tersebut dapat ditindaklanjuti melalui program kolaboratif antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan pemangku kepentingan lainnya. (AP/red)

Berita Terkait

DEN Bahas Strategi Menjaga Harga BBM Bersubsidi dan Keberlanjutan Fiskal
DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal
Prabowo Hadiri Persemayaman Mantan KSAD Subagyo Hadi Siswoyo di Mabesad
DEN Proyeksikan Ekspor Hilirisasi Indonesia Capai US$ 50 Miliar pada 2026
Kajian DEN: Penerima MBG Cenderung Lebih Jarang Absen dan Lebih Semangat Belajar
Digitalisasi Bansos: DEN Laporkan 11,5 Juta KK Telah Terdaftar kepada Prabowo
Wapres Gibran Terima WALUBI, Dorong Penguatan Aksi Kemanusiaan
Wapres Gibran Terima GKSB, Bahas Moderasi Beragama dan Pelestarian Lingkungan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Sambut Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta Ikuti Lomba Mancing Piala Wali Kota Pematangsiantar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Lima Tahun Berturut-turut, Pemkab Asahan Raih Predikat Informatif KI Award 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

DEN Bahas Strategi Menjaga Harga BBM Bersubsidi dan Keberlanjutan Fiskal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:04 WIB

DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Tingkat Kecamatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:15 WIB

DEN Proyeksikan Ekspor Hilirisasi Indonesia Capai US$ 50 Miliar pada 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Kajian DEN: Penerima MBG Cenderung Lebih Jarang Absen dan Lebih Semangat Belajar

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita

Rabu, 21 Okt 2026 - 14:22 WIB

Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama jajaran DEN dan sejumlah menteri terkait di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 20 Oktober 2026.

EKONOMI & BISNIS

DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB