Percepat Bendungan Bagong, Wapres Soroti Urgensi Kendali Banjir dan Irigasi di Trenggalek

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026 - 18:23 WIB

40189 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung progres pembangunan Bendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (30 April 2026).

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung progres pembangunan Bendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (30 April 2026).

ATAPKOTA.COM – Pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur sumber daya air sebagai bagian dari strategi nasional. Dalam konteks tersebut, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung progres pembangunan Bendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (30 April 2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai target sekaligus mendukung penguatan ketahanan air, pangan, dan pengendalian banjir di wilayah selatan Jawa Timur.

Mengacu pada arahan Presiden Prabowo Subianto, Wapres menekankan pentingnya percepatan penyelesaian proyek agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Ia menilai keberadaan bendungan ini krusial, terutama bagi petani dan warga yang selama ini terdampak fluktuasi ketersediaan air.

Secara geografis, Kabupaten Trenggalek berada di kawasan cekungan yang menerima limpasan air hujan dari perbukitan Gunung Liman. Kondisi tersebut menyebabkan wilayah ini rentan terhadap banjir saat musim hujan, sekaligus berpotensi mengalami kekeringan pada musim kemarau. Karena itu, pembangunan Bendungan Bagong dinilai sebagai solusi strategis untuk mengatur distribusi air secara lebih terintegrasi.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, Muhammad Noor, menjelaskan bahwa progres pembangunan berjalan sesuai rencana. “Saat ini pekerjaan utama mencakup pembangunan bendungan utama (main dam), pelimpah (spillway), bangunan pengambilan (intake), serta terowongan pengelak. Seluruhnya berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan,” ujarnya usai mendampingi Wapres.

Berdasarkan data teknis, Bendungan Bagong dirancang memiliki kapasitas tampung sekitar 17,40 juta meter kubik. Infrastruktur ini diproyeksikan mampu mengairi sekitar 977 hektare lahan sawah di Daerah Irigasi Bagong. Selain itu, bendungan juga akan menyediakan air baku sebesar 153 liter per detik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kecamatan Trenggalek, Pogalan, dan Bendungan.

Selain fungsi irigasi dan penyediaan air baku, bendungan ini diharapkan dapat menekan potensi banjir di aliran Sungai Bagong. Pengendalian debit air dinilai penting untuk melindungi kawasan permukiman serta pusat aktivitas ekonomi masyarakat dari risiko bencana hidrometeorologi.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan. Kolaborasi ini diperlukan agar pembangunan berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan masyarakat.

Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut antara lain Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad; Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin; serta sejumlah pejabat teknis dan perwakilan kontraktor proyek. (Edo/red)

Berita Terkait

Dari Danau Toba untuk Indonesia, Bupati Samosir dan Wagub Papua Selatan Perkuat Sinergi Budaya
PRSU ke-50 Hadir dengan Wajah Baru, Simak Jadwal Konser The Changcuters, Happy Asmara hingga Maliq & D’Essentials
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Rico Waas Komit Benahi Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pagelaran 100 Kulcapi Pecahkan Rekor Dunia MURI
Bupati Simalungun Dampingi AHY Buka Sinode Besar GPI 2026, Soroti Peran Gereja Perkuat Karakter Bangsa
Setelah Dilaporkan Hilang, Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Areal PTPN IV Simalungun
Ariston Tua Sidauruk: Pesta Bolon Sagala Raja Pererat Persatuan dan Dorong Pelestarian Budaya Batak
Layanan Cathlab RSUD dr. Djasamen Saragih Kembali Layani Pasien BPJS Kesehatan Mulai 1 Juli 2026

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:55 WIB

Dari Danau Toba untuk Indonesia, Bupati Samosir dan Wagub Papua Selatan Perkuat Sinergi Budaya

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:06 WIB

PRSU ke-50 Hadir dengan Wajah Baru, Simak Jadwal Konser The Changcuters, Happy Asmara hingga Maliq & D’Essentials

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:55 WIB

Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Rico Waas Komit Benahi Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:55 WIB

Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pagelaran 100 Kulcapi Pecahkan Rekor Dunia MURI

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:40 WIB

Setelah Dilaporkan Hilang, Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Areal PTPN IV Simalungun

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ariston Tua Sidauruk: Pesta Bolon Sagala Raja Pererat Persatuan dan Dorong Pelestarian Budaya Batak

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:35 WIB

Layanan Cathlab RSUD dr. Djasamen Saragih Kembali Layani Pasien BPJS Kesehatan Mulai 1 Juli 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:25 WIB

Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50, Dorong Promosi UMKM dan Investasi Daerah

Berita Terbaru