Santri Harus Melek Teknologi, Wapres Gibran Tinjau Pelatihan AI di Pondok Tremas

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026 - 18:32 WIB

4099 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Perguruan Islam Pondok Tremas di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Kamis (30 April 2026).

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Perguruan Islam Pondok Tremas di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Kamis (30 April 2026).

ATAPKOTA.COM – Penguatan kapasitas sumber daya manusia berbasis teknologi terus didorong pemerintah di berbagai lini, termasuk di lingkungan pesantren. Dalam konteks tersebut, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Perguruan Islam Pondok Tremas di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Kamis (30 April 2026), untuk meninjau pelatihan kecerdasan buatan (AI) dan robotika bagi santri.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait peningkatan kualitas generasi muda agar mampu beradaptasi dengan percepatan transformasi digital. Pesantren dinilai memiliki peran strategis dalam mencetak SDM yang tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan, tetapi juga kompeten di bidang teknologi.

Di lokasi, Wapres memantau langsung proses pembelajaran, berdialog dengan santri, serta mengevaluasi implementasi pelatihan. Program ini dirancang untuk meningkatkan literasi digital sekaligus membangun kemampuan berpikir kritis dan komputasional.

Dalam dialog tersebut, Wapres menekankan pentingnya penguasaan teknologi sejak dini. Menurutnya, pembelajaran AI, robotika, dan coding menjadi bekal penting agar santri tidak sekadar menjadi pengguna, tetapi juga mampu menciptakan solusi teknologi.

“Penguasaan teknologi akan menjadi kunci menghadapi tantangan ke depan yang serba digital. Santri perlu beradaptasi dan tidak tertinggal,” ujarnya.

Seorang santri dalam sesi dialog menyampaikan kekhawatiran terkait dampak kecerdasan buatan terhadap lapangan kerja. Ia menilai sejumlah pekerjaan berpotensi tergantikan oleh otomatisasi.

Menanggapi hal tersebut, Wapres menegaskan bahwa peran manusia tetap dominan dalam pengembangan teknologi. Ia menyebut, AI dan robot tetap bergantung pada kreativitas serta kendali manusia.

“Teknologi tetap dikembangkan dan dikendalikan oleh manusia. Justru akan muncul jenis pekerjaan baru yang membutuhkan keterampilan berbeda,” jelasnya.

Wapres juga menggarisbawahi pentingnya sikap adaptif dalam menghadapi disrupsi teknologi. Ia mendorong santri untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar relevan dengan kebutuhan zaman.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Tremas, K.H. Luqman Harist Dhimyathi, berharap pelatihan teknologi tersebut dapat berlanjut secara berkesinambungan. Ia menilai antusiasme santri terhadap pembelajaran AI dan teknologi cukup tinggi dan berdampak positif terhadap pola pikir mereka.

Program pelatihan AI dan robotika ini berlangsung selama dua hari dengan melibatkan 30 santri dan santriwati tingkat Madrasah Aliyah. Materi yang diberikan mencakup pengenalan computational thinking, perakitan robot, hingga pemrograman dasar menggunakan perangkat robotik berbasis pembelajaran bertahap.

Melalui pendekatan praktik langsung, santri dilatih untuk mengembangkan logika, kemampuan analitis, serta pemecahan masalah secara sistematis. Program ini diharapkan menjadi model pengembangan pendidikan berbasis teknologi di lingkungan pesantren.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres turut didampingi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad; Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak; serta Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah. (Edo/red)

Berita Terkait

Dari Danau Toba untuk Indonesia, Bupati Samosir dan Wagub Papua Selatan Perkuat Sinergi Budaya
PRSU ke-50 Hadir dengan Wajah Baru, Simak Jadwal Konser The Changcuters, Happy Asmara hingga Maliq & D’Essentials
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Rico Waas Komit Benahi Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pagelaran 100 Kulcapi Pecahkan Rekor Dunia MURI
Bupati Simalungun Dampingi AHY Buka Sinode Besar GPI 2026, Soroti Peran Gereja Perkuat Karakter Bangsa
Setelah Dilaporkan Hilang, Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Areal PTPN IV Simalungun
Ariston Tua Sidauruk: Pesta Bolon Sagala Raja Pererat Persatuan dan Dorong Pelestarian Budaya Batak
Layanan Cathlab RSUD dr. Djasamen Saragih Kembali Layani Pasien BPJS Kesehatan Mulai 1 Juli 2026

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:55 WIB

Dari Danau Toba untuk Indonesia, Bupati Samosir dan Wagub Papua Selatan Perkuat Sinergi Budaya

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:06 WIB

PRSU ke-50 Hadir dengan Wajah Baru, Simak Jadwal Konser The Changcuters, Happy Asmara hingga Maliq & D’Essentials

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:55 WIB

Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Rico Waas Komit Benahi Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:55 WIB

Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pagelaran 100 Kulcapi Pecahkan Rekor Dunia MURI

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:40 WIB

Setelah Dilaporkan Hilang, Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Areal PTPN IV Simalungun

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ariston Tua Sidauruk: Pesta Bolon Sagala Raja Pererat Persatuan dan Dorong Pelestarian Budaya Batak

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:35 WIB

Layanan Cathlab RSUD dr. Djasamen Saragih Kembali Layani Pasien BPJS Kesehatan Mulai 1 Juli 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:25 WIB

Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50, Dorong Promosi UMKM dan Investasi Daerah

Berita Terbaru