ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membuka peluang menjadikan Gebyar dan Expo Pendidikan sebagai agenda rutin tahunan setelah melihat tingginya partisipasi publik dalam kegiatan yang berlangsung di Lapangan Astaka, Jalan Willem Iskandar, Deliserdang, Senin (4 Mei 2026).
Penutupan kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan penampilan penyanyi nasional Idgitaf, yang turut menarik perhatian ribuan pengunjung dari berbagai daerah.
Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, menyampaikan bahwa evaluasi awal menunjukkan kegiatan ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai program berkelanjutan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan, sehingga ruang kreativitas siswa terus terbuka dan berkesinambungan,” ujarnya saat menutup acara.
Gebyar yang menjadi bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 ini berlangsung selama tiga hari, sejak 2 hingga 4 Mei, dengan melibatkan peserta dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Data panitia menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat, terlihat dari konsistensi jumlah pengunjung yang memadati area kegiatan setiap hari. Kehadiran berbagai elemen pendidikan—mulai dari sekolah, tenaga pendidik, hingga pemangku kepentingan—dinilai mencerminkan dukungan kolektif terhadap pengembangan sektor pendidikan daerah.
Alexander menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak.
“Kolaborasi menjadi kunci dalam mendorong kemajuan pendidikan, dan kegiatan ini memperlihatkan sinergi tersebut,” katanya.
Ketua panitia, David Eltom Nainggolan, menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang seremonial, tetapi juga sebagai ruang ekspresi bagi peserta didik dan tenaga pendidik.
Ia menyebutkan, berbagai potensi yang sebelumnya belum terekspos berhasil ditampilkan melalui pameran dan kompetisi yang digelar selama kegiatan berlangsung.
“Partisipasi dari seluruh kabupaten/kota menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki jangkauan luas dan mampu menjadi wadah aktualisasi bagi siswa dan guru,” ujarnya.
Selama pelaksanaan, panitia menyajikan beragam agenda edukatif, mulai dari pameran karya siswa, pertunjukan seni, hingga lomba pendidikan lintas jenjang. Aktivitas tersebut berlangsung dengan tetap mengedepankan nilai edukatif dan inklusivitas bagi peserta.
Sebagai bentuk apresiasi, Dinas Pendidikan Sumatera Utara menyerahkan piagam penghargaan kepada para pemenang kompetisi pada penutupan acara.
Kegiatan ini turut dihadiri para Kepala Cabang Dinas Pendidikan, pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), serta kepala SMA dan SMK dari berbagai daerah di Sumatera Utara. (AP/red)


































