Gandeng Pemerintah Pusat, Bupati Vandiko Siapkan Samosir Jadi Sentra Bawang Putih Nasional

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:10 WIB

40249 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, bersama tim dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI, Kementerian Pertanian RI, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II, melakukan peninjauan ke Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) di Kabupaten Samosir.

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, bersama tim dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI, Kementerian Pertanian RI, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II, melakukan peninjauan ke Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) di Kabupaten Samosir.

ATAPKOTA.COM, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir mulai mematangkan langkah menjadikan daerah ini sebagai sentra bawang putih nasional, setelah pemerintah pusat turun langsung meninjau kesiapan lahan dan infrastruktur, Selasa (5/5/2026).

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, bersama tim dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI, Kementerian Pertanian RI, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II, melakukan peninjauan ke Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) di Kabupaten Samosir.

Tim gabungan tersebut memeriksa kesiapan sumber air, jaringan irigasi, serta kondisi lahan yang akan digunakan untuk pengembangan komoditas bawang putih. Pemerintah juga menyiapkan dukungan lintas sektor, mulai dari kajian teknis oleh BRIN hingga penyediaan listrik untuk pompa air melalui PLN.

Selain itu, pembangunan infrastruktur pendukung seperti jembatan di kawasan KPT turut masuk dalam rencana pengembangan untuk memperlancar akses distribusi hasil pertanian.

Berdasarkan hasil peninjauan awal, kawasan Samosir dinilai memiliki karakter geografis yang mendukung pengembangan bawang putih. Pemerintah menargetkan pengembangan lahan secara bertahap hingga mencapai 320 hektare.

Saat ini, sekitar 20 hektare lahan telah ditanami bersama kelompok tani di Desa Maduma, Kecamatan Simanindo. Sementara itu, sekitar 300 hektare lainnya direncanakan dikembangkan di kawasan KPT Hariara Pintu.

Asisten Deputi Kemenko Pangan, M. Saleh, menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari dukungan konkret pemerintah pusat dalam mendorong Samosir menjadi sentra produksi bawang putih nasional.

“Target awal, pada akhir Mei akan dilakukan penanaman sekitar 5 hektare. Program ini harus berjalan konkret dan terukur,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program sangat bergantung pada kesiapan petani, termasuk melalui pendampingan intensif dan penyuluhan berkelanjutan. Pemerintah menargetkan produktivitas bawang putih dapat mencapai 20 ton per hektare.

“Kajian sumber air sudah dilakukan. Dengan dukungan BBWS, PLN, dan sektor lainnya, kami melihat Samosir memiliki kesiapan yang lebih baik, baik dari sisi lahan maupun kesuburan tanah,” katanya.

Sementara itu, Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memenuhi seluruh kebutuhan pendukung program tersebut.

Ia menyebut pengembangan sentra bawang putih sejalan dengan agenda nasional dalam memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi berbasis potensi daerah.

“Kami siap menjalankan program ini dan berharap pendampingan dari pemerintah pusat terus berlanjut agar target swasembada bawang putih dapat tercapai,” ujar Vandiko.

Sejumlah perwakilan instansi turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya dari BBWS Sumatera II, BRIN, Kementerian Pertanian, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Samosir. (AP/red)

Berita Terkait

Penghargaan iNews TV untuk Aceh Barat Daya, Rifqi Maulana Apresiasi Kinerja Safaruddin
Sambutan Warga Jombang Iringi Perjalanan Presiden Prabowo Menuju Muktamar NU
Presiden Prabowo Tegaskan Peran Strategis NU dalam Menjaga Stabilitas dan Masa Depan Bangsa
Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
Proyek Drainase Jalan Pdt. J.W. Saragih Disorot, APD Pekerja dan Campuran Material Dipertanyakan
Wabup Asahan Dukung Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf untuk Perkuat Kepastian Hukum
Kurang dari 24 Jam, Polda Sumut Ungkap Dugaan Perampokan dan Pembunuhan Driver Taksi Online
Bupati Asahan Ikuti Rakor Stunting Regional Sumatera, Minta Program Tepat Sasaran

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 03:55 WIB

Penghargaan iNews TV untuk Aceh Barat Daya, Rifqi Maulana Apresiasi Kinerja Safaruddin

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:42 WIB

Sambutan Warga Jombang Iringi Perjalanan Presiden Prabowo Menuju Muktamar NU

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:37 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Peran Strategis NU dalam Menjaga Stabilitas dan Masa Depan Bangsa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:35 WIB

Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:49 WIB

Proyek Drainase Jalan Pdt. J.W. Saragih Disorot, APD Pekerja dan Campuran Material Dipertanyakan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:54 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polda Sumut Ungkap Dugaan Perampokan dan Pembunuhan Driver Taksi Online

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:50 WIB

Bupati Asahan Ikuti Rakor Stunting Regional Sumatera, Minta Program Tepat Sasaran

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Wabup Asahan Buka Festival Layang-Layang, 42 Peserta Perebutkan Piala Bupati

Berita Terbaru