Dinas P3APMP2KB Medan Tekankan Pentingnya Keterlibatan Ayah dalam Tumbuh Kembang Anak

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:33 WIB

40139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, MEDAN — Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3APMP2KB) terus mendorong penguatan ketahanan keluarga melalui edukasi pola pengasuhan anak yang melibatkan peran aktif ayah dan ibu secara seimbang.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertajuk Peran Orang Tua dan Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Anak yang digelar di Aula Kantor Camat Medan Barat, Selasa, 12 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program peningkatan kualitas keluarga yang dijalankan Dinas P3APMP2KB Kota Medan sebagai salah satu fondasi pembangunan sumber daya manusia dan penguatan lingkungan sosial yang ramah anak.

Kepala Dinas P3APMP2KB Kota Medan, Edliaty, melalui Kepala Bidang Kesejahteraan Keluarga Elviyanti Pohan, menegaskan bahwa pengasuhan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada ibu, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif kedua orang tua.

Menurut Elviyanti, kehadiran ayah dalam proses tumbuh kembang anak memiliki pengaruh penting terhadap perkembangan emosional, sosial, hingga pembentukan karakter anak.

“Selama ini pengasuhan masih sering dianggap sebagai tanggung jawab ibu. Padahal, keterlibatan ayah sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak, baik secara emosional, sosial, maupun pendidikan,” ujar Elviyanti saat membacakan sambutan Kepala Dinas P3APMP2KB.

Ia menjelaskan, dinas terus mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar ayah tidak hanya dipandang sebagai pencari nafkah, tetapi juga hadir sebagai pendamping, pelindung, pendidik, dan teladan di lingkungan keluarga.

Menurutnya, penguatan peran keluarga menjadi penting di tengah perubahan sosial yang semakin kompleks dan berpengaruh terhadap pola tumbuh kembang anak.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman orang tua tentang pentingnya komunikasi dalam keluarga, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak, serta membangun pola asuh yang positif,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas P3APMP2KB menghadirkan narasumber dari kalangan psikolog, yakni Liza Marini dan Evi Berlian Pakpahan. Keduanya memberikan materi mengenai pola pengasuhan anak, komunikasi keluarga, serta pentingnya keterlibatan ayah dalam mendampingi perkembangan anak sejak usia dini.

Kegiatan turut dihadiri Camat Medan Barat beserta jajaran, lurah se-Kecamatan Medan Barat, Koordinator dan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), TP PKK, Babinsa, Karang Taruna, hingga Duta Generasi Berencana (GenRe) tingkat kelurahan.

Sementara itu, Camat Medan Barat melalui Sekretaris Camat Erwin Munte menyoroti pentingnya ketahanan keluarga dalam menghadapi tantangan sosial yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk ancaman penyalahgunaan narkoba terhadap generasi muda.

Menurut Erwin, keluarga memiliki posisi penting sebagai ruang pertama dalam membentuk karakter dan pengawasan terhadap anak.

Ia mengingatkan para orang tua agar lebih aktif mengawasi pergaulan dan perkembangan anak agar tidak terpengaruh lingkungan negatif.

“Kita harus menjaga anak-anak agar tidak terjerumus ke hal-hal yang merugikan masa depan mereka. Ancaman narkoba menjadi salah satu persoalan serius yang perlu diwaspadai bersama,” ujarnya.

Erwin berharap kegiatan edukasi keluarga semacam itu tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Penguatan ketahanan keluarga dinilai menjadi salah satu langkah preventif dalam membangun generasi yang sehat, aman, dan memiliki lingkungan tumbuh kembang yang lebih baik. (Mery/red)

Berita Terkait

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan
Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru