Bupati Asahan Buka Pelatihan TP PKK Kecamatan Tahun 2026

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:52 WIB

40198 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, ASAHAN — Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) membuka kegiatan Pelatihan Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Tahun 2026 di Aula Hotel Antariksa Kisaran, Rabu, 13 Mei 2026.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu digelar sebagai upaya meningkatkan kapasitas kader PKK di tingkat kecamatan agar lebih adaptif, kreatif, dan profesional dalam menjalankan program organisasi.

Pembukaan kegiatan dilakukan mewakili Bupati Asahan melalui Darwinsyah Lubis, S.STP.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, pengurus TP PKK Kabupaten Asahan, Staf Ahli II TP PKK Provinsi Sumatera Utara Drs. Ruhyat sebagai narasumber, serta peserta pelatihan dari TP PKK kecamatan se-Kabupaten Asahan.

Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, mengatakan pelatihan tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan kader PKK, khususnya dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK di wilayah masing-masing.

Menurutnya, penguatan kapasitas organisasi harus diikuti dengan pembenahan administrasi dan pengembangan inovasi program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di setiap kecamatan.

“Tertib administrasi menjadi bagian penting dalam mendukung kredibilitas gerakan PKK, sehingga seluruh data dan kegiatan organisasi dapat tersusun dengan baik dan seragam,” ujarnya.

Ia juga mendorong pengurus TP PKK agar tidak hanya menjalankan kegiatan rutin, tetapi mampu menggali potensi lokal serta mengembangkan program inovatif yang berdampak bagi masyarakat.

Selain itu, penguatan koordinasi antara pengurus kecamatan, desa, hingga kelompok dasawisma dinilai penting sebagai basis pendataan dan penguatan program organisasi.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Asahan yang disampaikan Darwinsyah Lubis, peserta pelatihan diminta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara serius dan memanfaatkan forum tersebut untuk berdiskusi serta berbagi pengalaman.

Pemerintah Kabupaten Asahan berharap pelatihan itu dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan, motivasi, dan keterampilan pengurus PKK, khususnya dalam pengelolaan administrasi organisasi mulai dari tingkat desa hingga kecamatan.

Selain penguatan administrasi, peserta juga didorong memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung sistem administrasi PKK yang lebih efektif dan terintegrasi.

“Kemajuan teknologi perlu dimanfaatkan untuk mendukung administrasi yang lebih baik, efektif, dan seragam dalam pengelolaan data organisasi,” kata Darwinsyah dalam sambutannya.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antar-pengurus TP PKK untuk saling bertukar pengalaman dan memperkuat kapasitas organisasi dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

Panitia pelaksana berharap materi yang disampaikan narasumber dapat dipahami secara praktis dan diterapkan oleh peserta dalam pelaksanaan program PKK di daerah masing-masing.

Kegiatan pelatihan berakhir sekitar pukul 11.48 WIB dalam suasana tertib dan lancar.

Meski demikian, tantangan utama gerakan PKK ke depan tidak hanya terletak pada pelaksanaan pelatihan seremonial, tetapi bagaimana hasil pelatihan benar-benar diterapkan dalam program nyata yang mampu menjawab persoalan keluarga, pemberdayaan perempuan, hingga kesejahteraan masyarakat di tingkat desa dan kecamatan. (AP/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru