Hujan Deras, Aksi Buruh di PLN Pematangsiantar Memanas, Pegawai Diduga Lakukan Provokasi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:30 WIB

40352 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi buruh FSP KEP dan SPSI di kantor PLN Pematangsiantar sempat memanas setelah terjadi dugaan provokasi saat dialog berlangsung.

Aksi buruh FSP KEP dan SPSI di kantor PLN Pematangsiantar sempat memanas setelah terjadi dugaan provokasi saat dialog berlangsung.

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Hujan deras yang mengguyur Kota Pematangsiantar tidak menyurutkan aksi massa Federasi Serikat Pekerja (FSP) di bawah naungan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nenawea (K-SPSI AGN) bersama Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan (FSP KEP), Selasa (12/5/2026).

Usai menyampaikan aspirasi di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara II, massa melanjutkan aksi ke kantor PLN Unit Pelaksana Pengelola Pembangkit dan Jaringan (UP3) Pematangsiantar di Jalan Kapten MH Sitorus.

Kedatangan massa bertujuan meminta penjelasan terkait sejumlah persoalan ketenagakerjaan yang dinilai belum mendapatkan kejelasan, termasuk menyangkut status dan hak pekerja di lingkungan perusahaan tersebut.

Dalam orasinya, Ketua Pengurus Cabang FSP KEP SPSI Siantar–Simalungun, Abdul Arif Namora Sitanggang, meminta pihak manajemen memberikan penjelasan resmi terkait pemberhentian seorang tenaga kerja bernama Sari Intan Siahaan.

Menurut Abdul Arif, pekerja tersebut telah mengabdi selama puluhan tahun dan dinilai layak mendapatkan penjelasan serta perlakuan yang adil sesuai ketentuan ketenagakerjaan.

“Kami meminta penjelasan terbuka terkait status dan proses pemberhentian tenaga kerja yang telah lama mengabdi di perusahaan ini,” ujarnya dalam orasi.

Pihak serikat pekerja menilai proses pemberhentian tersebut perlu dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan pekerja lainnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah FSP KEP SPSI Sumatera Utara, Rio Affandi Siregar, turut meminta adanya pemeriksaan terhadap mekanisme kerja sama dan penempatan tenaga kerja yang melibatkan perusahaan mitra kerja.

Ia menyampaikan serikat pekerja berharap seluruh proses berjalan sesuai aturan dan dapat diawasi secara terbuka oleh pihak berwenang.

“Kami meminta dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap mekanisme kerja sama dan penempatan tenaga kerja agar semuanya jelas dan sesuai ketentuan,” katanya.

Massa aksi juga mendesak agar pihak perusahaan membuka ruang dialog dan menyampaikan penjelasan resmi terhadap tuntutan yang disampaikan serikat pekerja.

Situasi sempat memanas ketika perwakilan massa diundang memasuki area kantor untuk berdiskusi dengan pihak perusahaan. Dalam proses tersebut, terjadi insiden saling dorong antara sejumlah peserta aksi dan petugas keamanan.

Menurut keterangan massa aksi, insiden dipicu kesalahpahaman saat proses pengawalan menuju ruang pertemuan berlangsung.

Petugas kepolisian dari jajaran Polresta Pematangsiantar yang berjaga di lokasi langsung melakukan pengamanan dan mediasi sehingga situasi kembali kondusif.

Hingga aksi berakhir, dialog antara perwakilan serikat pekerja dan pihak perusahaan masih berlangsung secara tertutup.

Kontributor : Larsen Simatupang.

Berita Terkait

Hinca Panjaitan Ajak Petani Bunga Tebar Pesan Keadilan di Polres Karo, Resmikan Ruang Restorative Justice
Resmikan Musholla Muslimat Muhammadiyah Tomuan, Wesly Silalahi: Rumah Ibadah Bentuk Karakter Generasi Muda
PLN UP3 Pematangsiantar Salurkan 15 Paket Sembako Lewat Program Xtracare, Total 272 Paket Disalurkan Sepanjang 2026
Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih Evakuasi Pasien Jantung ke RSUD Perdagangan Saat Sidak Puskesmas
Puluhan Tahun Rusak, Jalan Strategis di Labuhanbatu Akhirnya Diperbaiki dan Diperlebar Bobby Nasution
Bobby Nasution Dorong PERGATSI Sumut Jadi Motor Industri Olahraga dan Penggerak Ekonomi
Bupati Simalungun Bangun Jalan Rp 39 Miliar di Ujung Padang, Warga Sebut Terbesar dalam Sejarah
Pemko Medan Buka Peluang Kerja Sama dengan Qingyuan, Fokus Pendidikan hingga Energi dari Sampah

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:50 WIB

Hinca Panjaitan Ajak Petani Bunga Tebar Pesan Keadilan di Polres Karo, Resmikan Ruang Restorative Justice

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:30 WIB

Resmikan Musholla Muslimat Muhammadiyah Tomuan, Wesly Silalahi: Rumah Ibadah Bentuk Karakter Generasi Muda

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:40 WIB

PLN UP3 Pematangsiantar Salurkan 15 Paket Sembako Lewat Program Xtracare, Total 272 Paket Disalurkan Sepanjang 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:17 WIB

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih Evakuasi Pasien Jantung ke RSUD Perdagangan Saat Sidak Puskesmas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:30 WIB

Bobby Nasution Dorong PERGATSI Sumut Jadi Motor Industri Olahraga dan Penggerak Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:13 WIB

Bupati Simalungun Bangun Jalan Rp 39 Miliar di Ujung Padang, Warga Sebut Terbesar dalam Sejarah

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:55 WIB

Pemko Medan Buka Peluang Kerja Sama dengan Qingyuan, Fokus Pendidikan hingga Energi dari Sampah

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:50 WIB

Prabowo Dorong Akademisi Hadirkan Inovasi, Bangga Indonesia Mulai Miliki Mobil Nasional

Berita Terbaru