Pemkab Simalungun Perkuat Strategi KEK Danau Toba Lewat FGD Pariwisata di Bali

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:30 WIB

40214 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menghadiri FGD di Bali untuk memperkuat strategi pengembangan KEK Danau Toba berbasis budaya.

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menghadiri FGD di Bali untuk memperkuat strategi pengembangan KEK Danau Toba berbasis budaya.

ATAPKOTA.COM, GIANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun terus memperkuat strategi pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Danau Toba melalui penguatan sektor pariwisata berbasis budaya dan ekonomi kerakyatan.

Upaya tersebut terlihat saat Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) strategis yang digelar Bank Indonesia di Kantor Bupati Gianyar, Bali, Senin (11/5/2026).

Kegiatan itu menjadi forum pembelajaran dan pertukaran strategi terkait pengelolaan pariwisata berkelanjutan yang selama ini dinilai berhasil diterapkan di Kabupaten Gianyar, Bali.

FGD tersebut turut dihadiri para kepala daerah dari kawasan Danau Toba, perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta tim ahli dari Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN.

Hadir pula Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gede Mayun, jajaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, serta Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga.

Dalam forum tersebut, Kabupaten Gianyar dipaparkan sebagai salah satu daerah dengan pengelolaan pariwisata berbasis budaya yang dinilai berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menjaga stabilitas inflasi.

Keberhasilan itu disebut didukung pola “orkestrasi lintas sektor”, yakni kolaborasi antarlembaga dan perangkat daerah dalam mendukung pengembangan pariwisata secara terpadu.

Selain itu, transformasi digital juga menjadi sorotan penting dalam pembahasan. Penggunaan sistem pembayaran digital QRIS dinilai mampu memperkuat perputaran ekonomi masyarakat secara langsung, khususnya bagi pelaku UMKM, pedagang kecil, dan pengrajin lokal.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan teknis di Hotel Royal Pitamaha yang menghadirkan pakar arsitektur sekaligus Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Prof. Cok Ace.

Dalam paparannya, Prof. Cok Ace menekankan pentingnya konsep “Local Value Chain” atau rantai nilai lokal dalam pengembangan sektor pariwisata.

Menurutnya, sektor pariwisata harus mampu memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat, mulai dari petani, pelaku UMKM, pengrajin, hingga generasi muda di daerah wisata.

“Pariwisata harus menjadi ekosistem yang saling menguatkan. Jika pendidikan karakter masyarakat kuat dan sektor produksi rakyat berjalan baik, maka pariwisata akan tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Prof. Cok Ace.

Ia juga mengingatkan agar pengembangan kawasan Danau Toba tetap mempertahankan identitas budaya lokal, termasuk arsitektur khas Simalungun, sehingga memiliki daya tarik yang unik dan berbeda dari daerah lain.

Menanggapi hal itu, Bupati Anton Achmad Saragih menegaskan pengembangan pariwisata Danau Toba harus dibangun melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha.

Menurutnya, budaya ramah tamah, pelayanan yang baik, serta keterlibatan masyarakat lokal menjadi fondasi penting dalam membangun sektor pariwisata yang berkelanjutan.

“Kami ingin pariwisata di Danau Toba benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Hotel dan destinasi wisata harus menjadi pasar bagi hasil pertanian, perkebunan, dan karya pengrajin lokal di nagori-nagori,” ujar Bupati Anton.

Pemkab Simalungun berharap dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Bank Indonesia, dan BRIN dapat mempercepat pengembangan Danau Toba sebagai destinasi wisata berkelas dunia yang tetap berbasis budaya lokal dan ekonomi masyarakat. (AP/red)

Berita Terkait

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polda Sumut Bersihkan Gereja dan Masjid
Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Pastikan Pasokan BBM Terjaga
Investasi Luar Jawa Capai Rp 779,4 Triliun, Lampaui Jawa hingga September 2026
BKPM Terbitkan 328 Perizinan lewat Mekanisme Fiktif Positif, Pemerintah Pangkas Hambatan Investasi
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Rp 3.923,2 Triliun Serap 5,48 Juta Tenaga Kerja
Prabowo Terima Laporan Ekonomi, Belanja APBN 1.300 Triliun Disiapkan pada Triwulan IV
Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Instruksikan KSP Kawal Program Prioritas
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik kepada Prabowo-Gibran 64,8 Persen, Kepuasan 55,3 Persen

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polda Sumut Bersihkan Gereja dan Masjid

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:47 WIB

Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Pastikan Pasokan BBM Terjaga

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:41 WIB

Investasi Luar Jawa Capai Rp 779,4 Triliun, Lampaui Jawa hingga September 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:37 WIB

BKPM Terbitkan 328 Perizinan lewat Mekanisme Fiktif Positif, Pemerintah Pangkas Hambatan Investasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:31 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Rp 3.923,2 Triliun Serap 5,48 Juta Tenaga Kerja

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:53 WIB

Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Instruksikan KSP Kawal Program Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:51 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik kepada Prabowo-Gibran 64,8 Persen, Kepuasan 55,3 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:08 WIB

Seskab Teddy: Sekjen PBB Apresiasi Prabowo dan Langkah Indonesia Bantu Palestina

Berita Terbaru