ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR — Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mendorong mahasiswa dan pemuda gereja untuk aktif menjaga toleransi, kedamaian, serta memperkuat kerukunan antarumat beragama di tengah masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., melalui sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Dra. Happy Oikumenis Daely, dalam acara pelantikan dan pengukuhan pengurus Badan Kerja Sama Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (BKS PGI) dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun masa bakti 2026-2031 di Gereja Misi Injili Indonesia (GMII) Bukit Sion, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, Senin sore, 25 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Wesly menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik dan dikukuhkan. Ia berharap amanah organisasi dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta semangat pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara organisasi gereja dan organisasi mahasiswa memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan, menanamkan nilai kebangsaan, serta membangun generasi muda yang berintegritas dan peduli terhadap persoalan sosial.
“Saya memandang sinergi organisasi gereja dan mahasiswa memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai kebangsaan, serta membentuk generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan peduli terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat,” ujar Wesly dalam sambutan tertulisnya.
Ia menegaskan, Kota Pematangsiantar selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi keberagaman dan keharmonisan sosial. Karena itu, nilai persaudaraan dan semangat gotong royong dinilai harus terus dijaga bersama.
“Mahasiswa dan pemuda gereja harus mampu menjadi agen perubahan yang membawa semangat toleransi, kedamaian, serta menjaga kerukunan antarumat beragama di Kota Pematangsiantar,” katanya.
Wesly juga berharap kepengurusan baru BKS PGI-GMKI mampu menghadirkan program yang produktif, kreatif, dan menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama di bidang pendidikan, sosial, kemanusiaan, serta pembinaan generasi muda.
Selain itu, Pemko Pematangsiantar menyatakan terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan organisasi keagamaan dan kepemudaan dalam mendukung pembangunan daerah dan program pemerintah.
“Saya mengucapkan selamat bekerja dan mengabdi kepada seluruh pengurus BKS PGI-GMKI Pematangsiantar-Simalungun masa bakti 2026-2031. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan hikmat dan kekuatan dalam setiap tugas dan pelayanan,” ucapnya.
Kegiatan diawali dengan ibadah bertema Matius 5:13-16 tentang “Garam dan Terang Dunia” yang dipimpin pengkhotbah Pdt. Parsaoran Sinaga, M.Min., M.Th., selaku Sekretaris Jenderal GKPI.
Sebelumnya, Ketua Umum BKS PGI-GMKI, Firman Jaya Daely, berharap kepengurusan baru dapat meningkatkan pelayanan iman sekaligus memperkuat kontribusi organisasi di tengah masyarakat Kota Pematangsiantar.
Firman juga mendorong pengurus yang baru dilantik untuk membangun kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun.
Prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Firman Jaya Daely melalui pembacaan naskah pengukuhan dan penandatanganan berita acara.
Dalam kepengurusan tersebut, Tumbur Sinaga dipercaya sebagai ketua dan Mastiara Sihotang sebagai sekretaris bersama jajaran pengurus lainnya.
Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Simalungun, unsur Forkopimda, perwakilan Polres Pematangsiantar, Dewan Penasehat BKS PGI-GMKI dr. Med. Sarmedi Purba, Ketua BPC GAMKI Siantar-Simalungun Yoga Ivo Cordiaz Purba, Ketua PGID Kota Pematangsiantar Pdt. Esther Sitorus, senior GMKI, serta sejumlah organisasi kepemudaan dan keagamaan lainnya. (AP/red)

































