ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Pematangsiantar atas komitmen dan kinerja dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Kota Pematangsiantar.
Pernyataan tersebut disampaikan Wesly saat menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan sejumlah kasus yang digelar Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pematangsiantar di halaman Markas Komando (Mako) Polres Pematangsiantar, Selasa, 9 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Wesly menegaskan bahwa perang terhadap narkoba merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Pematangsiantar, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Polres Pematangsiantar beserta seluruh aparat penegak hukum yang terus bekerja keras memberantas peredaran gelap narkotika di kota ini,” kata Wesly.
Menurutnya, kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika tidak hanya menjadi bagian dari proses penegakan hukum, tetapi juga merupakan simbol komitmen bersama dalam menolak segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Pematangsiantar mendukung langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan aparat kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkotika yang berpotensi merusak masa depan generasi muda.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa kita tidak memberikan ruang bagi bandar maupun jaringan peredaran narkoba di Kota Pematangsiantar,” ujarnya.
Wesly juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan memperkuat pengawasan, terutama terhadap generasi muda yang dinilai rentan menjadi sasaran peredaran narkotika.
Menurutnya, perlindungan terhadap generasi muda harus menjadi perhatian bersama karena mereka merupakan aset penting bagi masa depan daerah dan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Wesly turut mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba maupun terlibat dalam penyalahgunaan narkotika dalam bentuk apa pun.
Ia menilai dampak penyalahgunaan narkoba tidak hanya merugikan kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan, hubungan sosial, dan kehidupan ekonomi para penggunanya.
“Jangan pernah mencoba narkoba. Sekali terjerumus, dampaknya bisa sangat buruk dan menghancurkan masa depan yang telah dibangun dengan susah payah,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Wesly kembali menyampaikan dukungan kepada Kapolres Pematangsiantar beserta jajaran yang secara konsisten melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap peredaran narkotika.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat terus diperkuat sehingga Kota Pematangsiantar dapat terbebas dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
“Semoga langkah dan upaya yang kita lakukan bersama dapat menjadi kontribusi nyata dalam melindungi generasi penerus bangsa dari bahaya narkoba,” pungkasnya.
Kontributor : Larsen Simatupang-atapkota.




































