Rico Waas Lepas 1.547 Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Medan, Data Jadi Dasar Kebijakan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 18:00 WIB

40178 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Medan Rico Waas melepas 1.547 petugas Sensus Ekonomi 2026.

Wali Kota Medan Rico Waas melepas 1.547 petugas Sensus Ekonomi 2026.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi melepas 1.547 petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 dalam Apel Siaga dan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Lapangan Balai Desa, Kecamatan Medan Helvetia, Senin (15/6/2026).

Pelepasan petugas ditandai dengan penyematan tanda pengenal secara simbolis oleh Wali Kota Medan sebagai penanda dimulainya pelaksanaan pendataan ekonomi di wilayah Kota Medan.

Dalam amanatnya, Rico Waas menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya strategis negara untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi perekonomian masyarakat.

Menurutnya, data yang dikumpulkan melalui sensus akan menjadi dasar penting dalam penyusunan berbagai kebijakan pemerintah, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Sensus Ekonomi 2026 merupakan instrumen negara untuk memahami kondisi perekonomian secara menyeluruh. Data yang diperoleh akan menjadi dasar penyusunan kebijakan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rico Waas.

Ia menjelaskan, sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi terbesar di Indonesia, Kota Medan memiliki struktur ekonomi yang sangat beragam, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif berbasis digital, hingga sektor industri berskala besar.

Karena itu, Rico menilai kualitas data yang dikumpulkan di Kota Medan akan berpengaruh terhadap akurasi kebijakan ekonomi di tingkat nasional.

“Hari ini kita memulai langkah besar untuk menghadirkan potret ekonomi Kota Medan yang lebih lengkap, akurat, dan mutakhir. Dengan semangat kolaborasi, saya optimistis Sensus Ekonomi 2026 di Kota Medan akan menghasilkan data berkualitas bagi Indonesia,” katanya.

Rico kemudian menyampaikan empat pesan kepada seluruh petugas yang akan bertugas di lapangan.

Pertama, petugas sensus merupakan representasi negara yang membawa amanah ketika berinteraksi dengan masyarakat.

Kedua, setiap petugas memiliki tanggung jawab moral untuk mencatat kondisi ekonomi secara objektif tanpa manipulasi data.

Ketiga, kualitas data harus menjadi prioritas utama dibandingkan kecepatan penyelesaian pendataan.

Keempat, setiap data yang dihimpun akan menjadi pijakan pemerintah dalam menentukan kebijakan pembangunan di masa mendatang.

“Saya percaya seluruh petugas telah melalui proses seleksi dan pelatihan dengan baik. Jagalah kepercayaan negara dengan bekerja secara profesional, berintegritas, dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Rico juga mengajak para pelaku usaha dan masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang jujur, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas Badan Pusat Statistik (BPS).

Selain itu, ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ikut mendukung kelancaran pelaksanaan sensus di lapangan.

“Petugas sensus tidak hanya mencatat angka, tetapi juga mengemban amanah negara. Dari data yang dikumpulkan hari ini akan lahir berbagai keputusan yang menentukan arah pembangunan Indonesia,” ucap Rico.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan Hafsyah Aprillia mengatakan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Medan.

Untuk mendukung pelaksanaan pendataan, BPS Kota Medan menyiapkan sebanyak 1.547 petugas, yang terdiri atas 1.341 petugas pencacah lapangan untuk pendataan door to door, 177 pengawas lapangan, serta 29 petugas khusus usaha besar yang terdiri dari 23 petugas lapangan dan 6 pengawas lapangan.

Hafsyah menjelaskan, pelaksanaan sensus terbagi dalam dua tahapan. Pendataan terhadap usaha skala besar telah dimulai sejak 1 Mei 2026 secara mandiri, sedangkan pendataan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dilakukan melalui metode door to door mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

“Kami mengharapkan dukungan seluruh pelaku usaha dan masyarakat agar menerima petugas sensus serta memberikan jawaban yang benar dan lengkap. Partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data dan keberhasilan Sensus Ekonomi 2026,” ujar Hafsyah. (AP/red)

Berita Terkait

Digugat Pemilik Saung Bigi, Pemkot Bengkulu Ungkap Riwayat Perjanjian dan Tiga Kali Teguran
Satresnarkoba Polres Pematangsiantar Sita 106,29 Gram Ganja dari Pria 59 Tahun
Toba Caldera Culture Festival 2026 Dimulai, Ribuan Peserta Samosir International Choir Competition Hadir di Samosir
Bupati Asahan Hadiri Wisuda Sarjana IAIDU Asahan Angkatan XXXVI, 199 Lulusan Resmi Diwisuda
SPI Asahan Gelar Aksi Hari Tani Nasional, Bupati Taufik Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Bersama
Wesly Silalahi Terima Penghargaan Tokoh Toleransi dari FKUB Pematangsiantar
Seluruh Bangunan Liar di Menara Pandang Tele Dibongkar, Pemkab Samosir Beri Waktu 3 Hari Angkut Material
Demo Pembebasan Lahan Diwarnai Jualan Sayur dan Masak Kolak, Polwan Beli Dagangan Warga

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 11:08 WIB

Digugat Pemilik Saung Bigi, Pemkot Bengkulu Ungkap Riwayat Perjanjian dan Tiga Kali Teguran

Jumat, 25 September 2026 - 10:46 WIB

Satresnarkoba Polres Pematangsiantar Sita 106,29 Gram Ganja dari Pria 59 Tahun

Kamis, 24 September 2026 - 21:58 WIB

Toba Caldera Culture Festival 2026 Dimulai, Ribuan Peserta Samosir International Choir Competition Hadir di Samosir

Kamis, 24 September 2026 - 21:18 WIB

Bupati Asahan Hadiri Wisuda Sarjana IAIDU Asahan Angkatan XXXVI, 199 Lulusan Resmi Diwisuda

Kamis, 24 September 2026 - 17:35 WIB

Wesly Silalahi Terima Penghargaan Tokoh Toleransi dari FKUB Pematangsiantar

Kamis, 24 September 2026 - 16:58 WIB

Seluruh Bangunan Liar di Menara Pandang Tele Dibongkar, Pemkab Samosir Beri Waktu 3 Hari Angkut Material

Kamis, 24 September 2026 - 16:07 WIB

Demo Pembebasan Lahan Diwarnai Jualan Sayur dan Masak Kolak, Polwan Beli Dagangan Warga

Rabu, 23 September 2026 - 22:57 WIB

Desa Sengon Sari Wakili Asahan dalam Lomba Desa Terbaik LBS Tingkat Sumatera Utara

Berita Terbaru

KESEHATAN

Dinkes Simalungun Ajak Masyarakat Bersama Cegah DBD

Jumat, 25 Sep 2026 - 00:48 WIB