Sekda Simalungun Buka Business Matching SPPG dan UMKM, Perkuat Pasokan Program Makan Bergizi Gratis

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:23 WIB

4035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Simalungun membuka Business Matching SPPG dan UMKM.

Sekda Simalungun membuka Business Matching SPPG dan UMKM.

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Bupati Simalungun yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Mixnon Andreas Simamora, secara resmi membuka kegiatan Business Matching kemitraan antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun di Balai Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar tersebut bertujuan memperkuat kemitraan antara SPPG dan pelaku usaha lokal guna mendukung rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG), menjaga ketahanan pangan daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Membacakan sambutan tertulis Bupati Simalungun, Mixnon Andreas Simamora mengatakan forum tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan program nasional.

“Kegiatan ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan, membantu pengendalian inflasi, memberdayakan UMKM, sekaligus mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.

Menurutnya, Program MBG tidak hanya berorientasi pada peningkatan gizi peserta didik, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi petani, peternak, koperasi, serta pelaku UMKM melalui kebutuhan pasokan bahan pangan yang berkelanjutan.

Ia menilai Kabupaten Simalungun memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang dapat menjadi pemasok utama kebutuhan pangan program MBG.

“Potensi daerah harus dimanfaatkan secara optimal agar manfaat ekonomi dari program ini benar-benar dirasakan masyarakat lokal,” katanya.

Meski demikian, Mixnon mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, di antaranya keterbatasan akses pasar, minimnya informasi, serta perlunya penguatan koordinasi antarinstansi dan pelaku usaha.

Karena itu, ia mengajak seluruh pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk sesuai standar keamanan pangan, sementara SPPG diharapkan memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk menjadi mitra penyedia bahan pangan.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Ahmadi Rahman, mengatakan kegiatan Business Matching merupakan bentuk kolaborasi dalam menjaga stabilitas harga pangan, memperluas akses pasar UMKM, sekaligus mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis.

Ahmadi mengungkapkan, tingkat inflasi Kota Pematangsiantar pada Mei 2026 tercatat sebesar 1,29 persen, yang dipengaruhi dinamika pasokan dan permintaan komoditas pangan.

Untuk menjaga stabilitas tersebut, Bank Indonesia mendorong penguatan kemitraan langsung antara produsen dan SPPG, diversifikasi menu, serta pemanfaatan aplikasi KEDAN MBG guna mendukung sistem transaksi yang lebih transparan dan efisien.

“Dengan keberadaan 79 unit SPPG di Kabupaten Simalungun dan 42 unit di Kota Pematangsiantar, kebutuhan bahan pangan setiap minggu sangat besar. Kondisi ini membuka peluang bagi UMKM lokal untuk berkembang dan meningkatkan kapasitas usahanya,” ujar Ahmadi.

Ia juga mengajak seluruh pihak menjaga stabilitas harga pangan, memperkuat sinergi dalam mendukung Program MBG dan digitalisasi, serta menggerakkan ekonomi daerah melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Provinsi Sumatera Utara, Donal Simanjuntak, memaparkan kebutuhan bahan pangan Program MBG serta mekanisme kemitraan antara SPPG dan UMKM.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi dan Umum yang mewakili Wali Kota Pematangsiantar, Dedy Tunasto, bersama sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Acara diakhiri dengan diskusi, pemaparan mekanisme kerja sama, serta sesi foto bersama. (AP/red)

Berita Terkait

Dari Danau Toba untuk Indonesia, Bupati Samosir dan Wagub Papua Selatan Perkuat Sinergi Budaya
PRSU ke-50 Hadir dengan Wajah Baru, Simak Jadwal Konser The Changcuters, Happy Asmara hingga Maliq & D’Essentials
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Rico Waas Komit Benahi Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pagelaran 100 Kulcapi Pecahkan Rekor Dunia MURI
Bupati Simalungun Dampingi AHY Buka Sinode Besar GPI 2026, Soroti Peran Gereja Perkuat Karakter Bangsa
Setelah Dilaporkan Hilang, Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Areal PTPN IV Simalungun
Ariston Tua Sidauruk: Pesta Bolon Sagala Raja Pererat Persatuan dan Dorong Pelestarian Budaya Batak
Layanan Cathlab RSUD dr. Djasamen Saragih Kembali Layani Pasien BPJS Kesehatan Mulai 1 Juli 2026

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:55 WIB

Dari Danau Toba untuk Indonesia, Bupati Samosir dan Wagub Papua Selatan Perkuat Sinergi Budaya

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:06 WIB

PRSU ke-50 Hadir dengan Wajah Baru, Simak Jadwal Konser The Changcuters, Happy Asmara hingga Maliq & D’Essentials

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:55 WIB

Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Rico Waas Komit Benahi Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:55 WIB

Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pagelaran 100 Kulcapi Pecahkan Rekor Dunia MURI

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:40 WIB

Setelah Dilaporkan Hilang, Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Areal PTPN IV Simalungun

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ariston Tua Sidauruk: Pesta Bolon Sagala Raja Pererat Persatuan dan Dorong Pelestarian Budaya Batak

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:35 WIB

Layanan Cathlab RSUD dr. Djasamen Saragih Kembali Layani Pasien BPJS Kesehatan Mulai 1 Juli 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:25 WIB

Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50, Dorong Promosi UMKM dan Investasi Daerah

Berita Terbaru