Seorang Petani Hilang Diduga Terseret Arus Sungai Bah Tongguran, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:15 WIB

4089 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga Tanah Jawa diduga hanyut di Sungai Bah Tongguran saat menuju ladang.

Seorang warga Tanah Jawa diduga hanyut di Sungai Bah Tongguran saat menuju ladang.

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Seorang warga Dusun II Hubuan, Nagori Bosar Galugur, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, dilaporkan diduga hanyut di Sungai Bah Tongguran saat hendak menuju ladangnya. Peristiwa yang terjadi Minggu (28/6/2026) itu langsung direspons jajaran Polsek Tanah Jawa dengan menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan pencarian bersama unsur pemerintah nagori, TNI, dan masyarakat.

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung, S.H., memimpin langsung proses pencarian korban yang diketahui bernama Mula Sirait (58), yang akrab disapa Pak Priska.

Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengatakan pihaknya menerima informasi dari Pangulu Bosar Galugur sekitar pukul 12.00 WIB mengenai seorang warga yang diduga terseret arus sungai ketika melintasi jembatan bambu menuju areal perladangan.

“Begitu menerima laporan, Kapolsek bersama personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan unsur terkait guna melaksanakan pencarian,” ujar AKP Verry Purba.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban berangkat seorang diri menuju ladangnya sekitar pukul 08.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor.

Seorang saksi, Op. Micael, yang merupakan pemilik warung di Dusun Hubuan, mengaku melihat korban berangkat menuju kawasan perladangan di seberang Sungai Bah Tongguran.

Sementara itu, saksi Bunga Sianturi mengaku sekitar pukul 09.00 WIB mendengar suara sepeda motor berhenti di sekitar lokasi penyeberangan. Namun hingga siang hari, ia tidak melihat korban melintasi area ladang di seberang sungai.

Kecurigaan muncul ketika Bunga Sianturi hendak pulang sekitar pukul 12.00 WIB. Ia mendapati jembatan bambu yang biasa digunakan warga untuk menyeberang dalam kondisi patah dan bergeser dari posisi semula.

Selain itu, sepeda motor milik korban masih terparkir di dekat lokasi penyeberangan, sementara korban tidak ditemukan.

Saksi kemudian mencoba menghubungi telepon seluler milik korban, namun tidak tersambung. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada warga, Pangulu Bosar Galugur, hingga akhirnya diteruskan ke Polsek Tanah Jawa.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Tanah Jawa bersama perangkat nagori, Babinsa, Bhabinkamtibmas, personel Polsek Tanah Jawa, petugas pemadam kebakaran, serta warga setempat membentuk tim gabungan dan memulai pencarian sekitar pukul 12.30 WIB.

AKP Verry Purba mengatakan pencarian difokuskan di lokasi kejadian hingga menyusuri aliran Sungai Bah Tongguran.

“Tim gabungan masih melakukan pencarian secara intensif di sepanjang aliran sungai. Hingga proses pencarian hari ini berakhir, korban belum ditemukan dan upaya pencarian akan terus dilanjutkan,” katanya.

Dalam operasi tersebut, Kapolsek didampingi Ipda Abar Manik, Aiptu A.L. Siahaan, dan Bripka Virman Herianto Tampubolon, S.H., bersama unsur pemerintah nagori serta masyarakat.

Polsek Tanah Jawa juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan unsur Forkopimcam guna memperkuat proses pencarian.

Selain melakukan pencarian, Polres Simalungun mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jembatan sederhana, terutama di musim hujan atau ketika debit air sungai meningkat, guna mengurangi risiko terjadinya kecelakaan serupa. (AP/red)

Berita Terkait

Dari Danau Toba untuk Indonesia, Bupati Samosir dan Wagub Papua Selatan Perkuat Sinergi Budaya
PRSU ke-50 Hadir dengan Wajah Baru, Simak Jadwal Konser The Changcuters, Happy Asmara hingga Maliq & D’Essentials
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Rico Waas Komit Benahi Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pagelaran 100 Kulcapi Pecahkan Rekor Dunia MURI
Bupati Simalungun Dampingi AHY Buka Sinode Besar GPI 2026, Soroti Peran Gereja Perkuat Karakter Bangsa
Setelah Dilaporkan Hilang, Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Areal PTPN IV Simalungun
Ariston Tua Sidauruk: Pesta Bolon Sagala Raja Pererat Persatuan dan Dorong Pelestarian Budaya Batak
Layanan Cathlab RSUD dr. Djasamen Saragih Kembali Layani Pasien BPJS Kesehatan Mulai 1 Juli 2026

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:55 WIB

Dari Danau Toba untuk Indonesia, Bupati Samosir dan Wagub Papua Selatan Perkuat Sinergi Budaya

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:06 WIB

PRSU ke-50 Hadir dengan Wajah Baru, Simak Jadwal Konser The Changcuters, Happy Asmara hingga Maliq & D’Essentials

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:55 WIB

Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Rico Waas Komit Benahi Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:55 WIB

Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pagelaran 100 Kulcapi Pecahkan Rekor Dunia MURI

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:40 WIB

Setelah Dilaporkan Hilang, Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Areal PTPN IV Simalungun

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ariston Tua Sidauruk: Pesta Bolon Sagala Raja Pererat Persatuan dan Dorong Pelestarian Budaya Batak

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:35 WIB

Layanan Cathlab RSUD dr. Djasamen Saragih Kembali Layani Pasien BPJS Kesehatan Mulai 1 Juli 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:25 WIB

Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50, Dorong Promosi UMKM dan Investasi Daerah

Berita Terbaru