Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi Strategis, Wesly Silalahi Siap Perkuat Pembangunan Pematangsiantar

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:55 WIB

4020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., mengikuti pembahasan hingga penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Grand City Hall Medan, Kamis (2/7/2026).

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., mengikuti pembahasan hingga penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Grand City Hall Medan, Kamis (2/7/2026).

ATAPKOTA.COM, MEDAN — Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., mengikuti pembahasan hingga penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Grand City Hall Medan, Kamis (2/7/2026). Forum yang diikuti pemerintah kota dari seluruh Indonesia tersebut menghasilkan 10 rekomendasi strategis sebagai arah penguatan pembangunan kota yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.

Penutupan Rakernas dipimpin Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono. Dalam kesempatan itu, AHY menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan perkotaan.

Menurut AHY, kota-kota di Indonesia menghadapi persoalan yang semakin kompleks, mulai dari urbanisasi, kepadatan penduduk, kemacetan, pengelolaan sampah, banjir, hingga kesenjangan sosial dan ekonomi.

“Kami ingin membangun semangat kolektif antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kota-kota yang tangguh akan menjadi fondasi penting bagi pembangunan Indonesia,” ujar AHY.

Ia menambahkan bahwa pembangunan kota tidak cukup hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus ditopang riset, inovasi, teknologi, serta tata kelola pemerintahan yang adaptif.

Menanggapi hasil Rakernas tersebut, Wesly Silalahi mengatakan berbagai materi dan arahan yang disampaikan pemerintah pusat menjadi referensi penting bagi Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam menyusun arah pembangunan daerah.

Menurutnya, hasil Rakernas akan memperkuat langkah Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam meningkatkan konektivitas wilayah, memperbaiki kualitas pelayanan publik, memperkuat daya saing ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Rakernas APEKSI menjadi ruang strategis bagi pemerintah kota untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional. Berbagai masukan yang disampaikan pemerintah pusat menjadi bekal penting bagi Kota Pematangsiantar untuk terus bergerak menuju kota yang cerdas, sehat, kreatif, dan selaras,” kata Wesly.

Ia menegaskan keikutsertaan Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam seluruh rangkaian Rakernas merupakan bentuk komitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah lain dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan perkotaan.

Rakernas XVIII APEKSI mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat” dan berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026. Selain sidang organisasi, kegiatan juga dirangkaikan dengan Youth City Changers (YCC), Forum Kepala Bappeda, Forum Lingkungan Hidup, Forum Komunikasi Digital, Forum Pangan, Forum Bisnis dan Investasi, Karnaval Budaya Nusantara, Ladies Program, serta Indonesia City Expo (ICE).

Ketua Dewan Pengurus APEKSI Eri Cahyadi mengatakan Rakernas tidak hanya menjadi forum koordinasi antarkepala daerah, tetapi juga ruang bagi pemerintah kota untuk menyerap aspirasi masyarakat, termasuk generasi muda.

“Kami mendukung penuh program strategis nasional. Namun kami juga ingin menyampaikan kondisi riil di daerah sekaligus memberikan masukan agar setiap kebijakan dapat berjalan lebih efektif,” ujar Eri.

Melalui sidang pleno, seluruh peserta Rakernas menyepakati sepuluh rekomendasi strategis, yakni penguatan kapasitas fiskal daerah, penataan kebijakan aparatur sipil negara dan PPPK, penguatan tata kelola Program Strategis Nasional, percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas, transformasi digital pemerintahan, penguatan ketahanan lingkungan, pengembangan ekonomi lokal, penguatan tata ruang dan kerja sama antardaerah, kepastian hukum dan regulasi, serta peningkatan partisipasi generasi muda dalam pembangunan kota.

Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam menyebutkan rekomendasi tersebut merupakan hasil konsolidasi berbagai forum selama Rakernas dan diharapkan menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat dalam merumuskan kebijakan pembangunan perkotaan.

Rakernas XVIII APEKSI diikuti 88 wali kota, empat wakil wali kota, dua sekretaris daerah, dan satu kepala Bappeda yang mewakili 98 pemerintah kota anggota APEKSI. Selain itu, Karnaval Budaya Nusantara melibatkan sekitar 2.800 peserta, Indonesia City Expo menghadirkan 375 pelaku UMKM, dan Pemerintah Kota Medan memperkirakan penyelenggaraan Rakernas memberikan dampak perputaran ekonomi sekitar Rp72 miliar. (AP/red)

Berita Terkait

Setelah Dilaporkan Hilang, Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Areal PTPN IV Simalungun
Ariston Tua Sidauruk: Pesta Bolon Sagala Raja Pererat Persatuan dan Dorong Pelestarian Budaya Batak
Layanan Cathlab RSUD dr. Djasamen Saragih Kembali Layani Pasien BPJS Kesehatan Mulai 1 Juli 2026
Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50, Dorong Promosi UMKM dan Investasi Daerah
Wapres Gibran Dorong JCI Indonesia Cetak Pemimpin Muda Berdaya Saing Global
Pesona Colorful Medan 2026 Resmi Digelar, Rekor MURI Kulcapi dan The Changcuters Jadi Daya Tarik
Kabur hingga Banten, Pelaku Penggelapan di Simalungun Dibekuk Tim Reskrim Polsek Gunung Malela
AHY dan Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Pembukaan Sinode Besar GPI 2026 di Simalungun

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:40 WIB

Setelah Dilaporkan Hilang, Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Areal PTPN IV Simalungun

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ariston Tua Sidauruk: Pesta Bolon Sagala Raja Pererat Persatuan dan Dorong Pelestarian Budaya Batak

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:35 WIB

Layanan Cathlab RSUD dr. Djasamen Saragih Kembali Layani Pasien BPJS Kesehatan Mulai 1 Juli 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:25 WIB

Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50, Dorong Promosi UMKM dan Investasi Daerah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:45 WIB

Wapres Gibran Dorong JCI Indonesia Cetak Pemimpin Muda Berdaya Saing Global

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:25 WIB

Kabur hingga Banten, Pelaku Penggelapan di Simalungun Dibekuk Tim Reskrim Polsek Gunung Malela

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:44 WIB

AHY dan Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Pembukaan Sinode Besar GPI 2026 di Simalungun

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:41 WIB

Pabrik Biopelet Tandan Kosong Sawit Resmi Beroperasi di KEK Sei Mangkei, Kolaborasi Indonesia-Jepang Dimulai

Berita Terbaru