Tokoh Agama Ikuti Seminar Kepemimpinan dan Nasionalisme di Pematangsiantar, Pemko Dorong Penguatan Toleransi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:50 WIB

4048 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar Sehari bertajuk

Seminar Sehari bertajuk "Membangun Jiwa Kepemimpinan dan Nasionalisme" yang diikuti para tokoh agama. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Jalan Merdeka, pada Sabtu (18/7/2026).

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mendorong penguatan nilai kepemimpinan, nasionalisme, dan toleransi antarumat beragama melalui Seminar Sehari bertajuk “Membangun Jiwa Kepemimpinan dan Nasionalisme” yang diikuti para tokoh agama. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Jalan Merdeka, pada Sabtu (18/7/2026).

Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan, Muhammad Hamdani Lubis, S.H., secara resmi membuka kegiatan tersebut.

Seminar menghadirkan tiga narasumber, yakni Sekretaris Jenderal Sinode Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS), Pdt. Dr. Janhotner Saragih; Ketua Komisi Hubungan Antarumat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar, Drs. H. Rasyid Nasution; serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Simalungun, Dr. H. Bahrum Saleh, M.A. Acara dipandu moderator Pdt. Tri Putri Saragih, S.Th.

Dalam sambutan tertulis Wali Kota yang dibacakan Hamdani, Pemerintah Kota Pematangsiantar mengapresiasi Pimpinan Sinode GKPS, khususnya Departemen Kesaksian, yang menginisiasi seminar tersebut.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah positif untuk memperkuat kepemimpinan, semangat persaudaraan, toleransi, serta rasa cinta tanah air di tengah keberagaman masyarakat.

“Seminar ini merupakan langkah yang sangat baik untuk memperkuat semangat kepemimpinan, persaudaraan, toleransi, serta rasa cinta tanah air di tengah keberagaman masyarakat Kota Pematangsiantar,” ujar Hamdani saat membacakan sambutan Wali Kota.

Ia menegaskan bahwa Pematangsiantar merupakan kota majemuk yang dihuni masyarakat dari berbagai suku, agama, dan budaya. Keberagaman tersebut, menurutnya, merupakan modal sosial yang harus terus dijaga melalui dialog, saling menghormati, dan semangat kebersamaan.

Wali Kota juga menilai tema seminar sangat relevan dengan tantangan kehidupan bermasyarakat saat ini. Kepemimpinan, katanya, tidak hanya tercermin dalam memimpin organisasi, tetapi juga dalam menjadi teladan di lingkungan keluarga, tempat ibadah, maupun masyarakat.

Selain itu, nilai nasionalisme perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa.

Pemerintah Kota Pematangsiantar juga mengajak para tokoh agama terus menjadi mitra strategis dalam membina umat, memperkuat kerukunan, serta menanamkan nilai moral dan kebangsaan kepada generasi muda.

“Dengan sinergi yang baik antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, saya yakin Pematangsiantar akan tetap menjadi kota yang aman, damai, dan harmonis,” demikian kutipan sambutan Wali Kota.

Dalam kesempatan itu, Hamdani juga menyampaikan harapan agar Pematangsiantar terus meningkatkan capaian Indeks Kota Toleran (IKT) sehingga mampu meraih posisi terbaik secara nasional.

Sementara itu, Pimpinan Sinode GKPS yang diwakili Sekretaris Jenderal, Pdt. Dr. Janhotner Saragih, menegaskan bahwa kepemimpinan dan kerukunan umat beragama merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan masyarakat.

Ia menyebut Pematangsiantar sebagai miniatur Indonesia karena dihuni masyarakat dengan latar belakang suku, agama, dan budaya yang beragam.

Menurutnya, keberagaman bukanlah alasan untuk membangun sekat antarkelompok, melainkan anugerah yang harus menjadi perekat persaudaraan.

“Perbedaan bukan untuk memisahkan atau membangun tembok-tembok pemisah, tetapi menjadi karunia Tuhan yang semakin mempererat persaudaraan kita,” ujarnya.

Ia berharap semangat kerukunan yang telah terbangun dapat terus mendukung visi Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam mewujudkan daerah yang aman, damai, dan sejahtera.

Dalam sesi materi, Pdt. Dr. Janhotner Saragih membahas tema “Kepemimpinan, Persaudaraan, dan Keberagaman”, Drs. H. Rasyid Nasution memaparkan materi “Merawat Kebhinekaan dan Membangun Indonesia”, sedangkan Dr. H. Bahrum Saleh, M.A. mengangkat topik “Keberagaman sebagai Kekuatan Bangsa.”

Dari rangkaian diskusi tersebut, para narasumber menyampaikan sejumlah pesan penting, di antaranya bahwa keberagaman merupakan kekuatan bersama yang harus dirawat, kepemimpinan merupakan amanah untuk menyejahterakan masyarakat, serta perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi penghalang dalam membangun persaudaraan.

Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat menolak rasisme, memperkuat semangat gotong royong tanpa membedakan latar belakang suku, agama, ras, maupun antargolongan (SARA), menjunjung tinggi etika dan moral dalam kehidupan bermasyarakat, serta terus merawat kebhinekaan sebagai fondasi persatuan bangsa. (AP/red)

Berita Terkait

Sosialisasi Ranperda Perlindungan Pekerja Rentan di Pematangsiantar, Darma Putra Rangkuti: Regulasi Harus Berpihak pada Masyarakat
KRYD Polres Asahan Amankan Lima Remaja dan Sejumlah Sajam Diduga Terkait Tawuran
Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Siap Digelar, Hampir 100 Peserta Sudah Mendaftar
SMSI Siantar-Simalungun dan BI Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Taruna Melati
Gubernur Bobby Pastikan Jalan Longsor Pamah Semelir Diperbaiki Oktober 2026
Bupati Asahan Terima Audiensi Panitia Wisuda Sarjana Angkatan XXXVI
PT Socfindo Lae Butar Bagikan 100 Paket Sembako kepada Warga Prasejahtera Desa Rimo
Pemko Medan Siapkan Beasiswa untuk 100 Mahasiswa, 70 Persen bagi yang Berprestasi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 14:20 WIB

Sosialisasi Ranperda Perlindungan Pekerja Rentan di Pematangsiantar, Darma Putra Rangkuti: Regulasi Harus Berpihak pada Masyarakat

Jumat, 11 September 2026 - 21:50 WIB

KRYD Polres Asahan Amankan Lima Remaja dan Sejumlah Sajam Diduga Terkait Tawuran

Jumat, 11 September 2026 - 20:50 WIB

Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Siap Digelar, Hampir 100 Peserta Sudah Mendaftar

Jumat, 11 September 2026 - 20:22 WIB

SMSI Siantar-Simalungun dan BI Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Taruna Melati

Jumat, 11 September 2026 - 20:04 WIB

Gubernur Bobby Pastikan Jalan Longsor Pamah Semelir Diperbaiki Oktober 2026

Jumat, 11 September 2026 - 18:28 WIB

PT Socfindo Lae Butar Bagikan 100 Paket Sembako kepada Warga Prasejahtera Desa Rimo

Jumat, 11 September 2026 - 18:12 WIB

Pemko Medan Siapkan Beasiswa untuk 100 Mahasiswa, 70 Persen bagi yang Berprestasi

Jumat, 11 September 2026 - 18:09 WIB

Rico Waas Minta Forkala Rangkul Generasi Muda Jaga Identitas Budaya Medan

Berita Terbaru