Hari Anak Nasional 2026 di Pematangsiantar Angkat Tradisi Urdou-urdou, Wesly Silalahi Dorong Pengasuhan Penuh Kasih

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 27 Juli 2026 - 15:54 WIB

406 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn. menghadiri Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 dengan tema

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn. menghadiri Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 dengan tema "Membangun Hubungan Emosional Anak dengan Orang Tua melalui Urdou-urdou" tersebut digelar di Lapangan Adam Malik, pada Senin (27/7/2026).

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar memperingati Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 dengan mengangkat kembali tradisi budaya Simalungun melalui lomba Urdou-urdou sebagai media memperkuat hubungan emosional antara anak dan orang tua.

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Hubungan Emosional Anak dengan Orang Tua melalui Urdou-urdou” tersebut digelar di Lapangan Adam Malik, pada Senin (27/7/2026) dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Wesly mengenakan pakaian adat Simalungun Gotong Parhorja. Ia menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga pengingat pentingnya peran keluarga dalam menjaga, melindungi, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Atas nama Pemko Pematangsiantar, Wesly menyampaikan ucapan selamat Hari Anak Nasional kepada seluruh anak Indonesia, khususnya anak-anak Kota Pematangsiantar.

Menurutnya, anak merupakan anugerah yang harus dijaga dan dipersiapkan menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, berkarakter, serta memiliki daya saing.

“Anak adalah anugerah yang harus dijaga, dilindungi, dan disiapkan menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” ujar Wesly.

Wali Kota mengatakan peringatan Hari Anak Nasional tahun ini membawa semangat “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Di Kota Pematangsiantar, semangat tersebut diwujudkan melalui tema lokal “Merawat Tradisi Simalungun, Mengasuh Sepenuh Hati”.

Menurutnya, pembangunan masa depan anak tidak hanya berkaitan dengan pendidikan dan pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga membutuhkan pengasuhan penuh kasih sayang serta penanaman nilai budaya lokal.

“Membangun masa depan anak tidak hanya dilakukan melalui pendidikan dan pemenuhan gizi, tetapi juga melalui pengasuhan yang penuh kasih sayang serta pelestarian nilai-nilai budaya lokal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wesly menjelaskan bahwa tradisi doding Urdou-urdou, yaitu nyanyian pengantar tidur khas Simalungun yang diwariskan secara turun-temurun, memiliki nilai penting dalam hubungan emosional antara orang tua dan anak.

“Tradisi ini bukan sekadar lagu pengantar tidur, tetapi merupakan bentuk kasih sayang orang tua kepada anak yang memperkuat ikatan batin, memberikan rasa aman, serta menjadi media stimulasi perkembangan bahasa, emosi, dan karakter anak sejak usia dini,” katanya.

Wesly menambahkan, Pemko Pematangsiantar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pengasuhan anak melalui kolaborasi bersama berbagai pihak, termasuk Tanoto Foundation dan mitra pembangunan lainnya.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat pendidikan anak usia dini, meningkatkan peran keluarga, serta memastikan pemenuhan hak anak untuk tumbuh, belajar, bermain, dan berkembang secara optimal.

“Hari ini bukan hanya hari untuk bergembira dan mengikuti perlombaan, tetapi juga hari untuk mengingatkan kita semua bahwa kalian adalah harapan bangsa. Belajarlah dengan rajin, hormati orang tua dan guru, cintai budaya daerah, serta tumbuh menjadi anak-anak yang berakhlak baik, kreatif, dan percaya diri,” pesan Wesly.

Ia berharap Hari Anak Nasional ke-42 menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam melindungi hak anak, melestarikan budaya lokal, serta mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Selamat Hari Anak Nasional Tahun 2026. Anak Hebat, Indonesia Kuat. Merawat Tradisi Simalungun, Mengasuh Sepenuh Hati,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny. Liswati Wesly Silalahi mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga warisan budaya Simalungun.

Dengan mengenakan Bulang Sulappei, Liswati menyampaikan bahwa kegiatan Urdou-urdou memiliki nilai dalam membangun kedekatan emosional antara orang tua dan anak.

“Terima kasih kepada orang tua yang mengikuti lomba. Kegiatan ini untuk mendekatkan ikatan batin antara orang tua dan anak. Cinta ibu itu tanpa syarat. Semoga lomba ini memberikan inspirasi bagi kita semua,” ujar Liswati.

Perwakilan Tanoto Foundation menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya mengembalikan pengasuhan anak kepada fondasi utama, yakni keluarga.

Menurutnya, kehadiran orang tua secara utuh melalui komunikasi, pendampingan, dan interaksi langsung sejak usia dini menjadi bagian penting dalam perkembangan anak.

Ia juga mendorong pengasuhan yang seimbang melalui pembatasan penggunaan gawai, pengenalan kembali permainan tradisional, serta revitalisasi tradisi lisan dan budaya lokal.

“Urdou-urdou bukan hanya menghibur, tetapi juga menjadi stimulasi dini bagi anak. Kegiatan ini menggabungkan ilmu pengasuhan modern dengan kearifan lokal,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Rasta Elya Ginting dalam laporannya menyampaikan kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pemko Pematangsiantar bersama TP PKK Kota Pematangsiantar dengan dukungan Tanoto Foundation.

Lomba Urdou-urdou diikuti 54 peserta dari seluruh kelurahan di Kota Pematangsiantar.

Dewan juri dalam kegiatan tersebut terdiri dari:

  • Hotman Damanik, budayawan sekaligus arsitek Monumen Sangnaualuh Damanik;
  • Mannes Purba, komposer Simalungun;
  • Jayamin Sipayung, budayawan.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan cenderamata berupa Sarunei dari budayawan Simalungun kepada Wali Kota Wesly Silalahi yang didampingi Ny. Liswati Wesly Silalahi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang, S.STP., M.Si., unsur Forkopimda Kota Pematangsiantar, staf ahli, asisten, pimpinan OPD, Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Uli Dedy Novrianto Sinaga, M.I.Kom., perwakilan Tanoto Foundation, para camat, serta lurah. (AP/red)

Berita Terkait

Diduga Langgar Kode Etik, ASN Pemko Medan Jalani Pemeriksaan Inspektorat
Bupati Samosir Serahkan 4 Ton Benih Bawang Putih, Dorong Swasembada Pangan Nasional
Polisi Sita Diduga 5 Kilogram Ganja dan Dalami Jaringan Pemasok
Polsek Binjai Kembali Grebek Barak Narkoba di Tandem Hilir, Tiga Bong Sabu Diamankan
Polres Simalungun Raih Dua Penghargaan Kapolri Sekaligus, Sabet Predikat Pelayanan Prima dan WBK
DPP PJS Tolak Keras Stigmatisasi “Londo Ireng”, Desak Presiden Prabowo Cabut Pernyataan dan Minta Maaf
Pemkab Asahan Gelar Aksi Bergizi di Sekolah, Fokus Cegah Anemia dan Percepatan Penurunan Stunting Remaja
Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Senilai 1,5 Miliar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:06 WIB

Diduga Langgar Kode Etik, ASN Pemko Medan Jalani Pemeriksaan Inspektorat

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:57 WIB

Bupati Samosir Serahkan 4 Ton Benih Bawang Putih, Dorong Swasembada Pangan Nasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:38 WIB

Polisi Sita Diduga 5 Kilogram Ganja dan Dalami Jaringan Pemasok

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:35 WIB

Polsek Binjai Kembali Grebek Barak Narkoba di Tandem Hilir, Tiga Bong Sabu Diamankan

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:05 WIB

Polres Simalungun Raih Dua Penghargaan Kapolri Sekaligus, Sabet Predikat Pelayanan Prima dan WBK

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:35 WIB

Pemkab Asahan Gelar Aksi Bergizi di Sekolah, Fokus Cegah Anemia dan Percepatan Penurunan Stunting Remaja

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:22 WIB

Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Senilai 1,5 Miliar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:22 WIB

Bobby Nasution Apresiasi CKG Mitra Gojek, Dorong Penguatan Jaminan Kesehatan bagi Pekerja Transportasi Daring

Berita Terbaru

Dugaan peredaran 5 kilogram ganja di Batang Angkola. Dua orang diamankan.

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Sita Diduga 5 Kilogram Ganja dan Dalami Jaringan Pemasok

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:38 WIB