Wali Kota Medan Rico Waas Dorong RPH Kembangkan Cold Storage dan Produk Olahan Daging untuk Tambah Pendapatan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:10 WIB

405 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Medan Rico Waas mendorong PUD RPH mengoptimalkan aset melalui cold storage, hilirisasi daging, dan kerja sama investasi.

Wali Kota Medan Rico Waas mendorong PUD RPH mengoptimalkan aset melalui cold storage, hilirisasi daging, dan kerja sama investasi.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Perusahaan Umum Daerah (PUD) Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Medan untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset yang dimiliki melalui pengembangan fasilitas cold storage serta hilirisasi produk daging sebagai strategi memperkuat kinerja perusahaan daerah.

Arahan tersebut disampaikan Rico Waas saat memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi PUD RPH Kota Medan Triwulan III di Rumah Dinas Wali Kota Medan, pada Selasa (28/7/2026).

Menurut Rico, PUD RPH tidak dapat hanya mengandalkan pendapatan dari jasa pemotongan ternak, tetapi harus mampu menciptakan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan melalui inovasi bisnis dan pemanfaatan aset secara maksimal.

Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Asisten Umum Laksamana Putra Siregar, sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Medan, Direktur Utama PUD RPH Kota Medan Irwansyah Gultom beserta jajaran direksi.

Dalam rapat evaluasi tersebut, Rico Waas meminta jajaran PUD RPH Medan tidak lagi bersikap pasif dalam mencari peluang usaha.

Ia menginstruksikan jajaran direksi untuk aktif menawarkan potensi kerja sama kepada berbagai perusahaan, termasuk perusahaan yang bergerak di sektor industri daging di luar daerah.

“Kalau memang perlu, jemput bola. Datangi perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang daging, tawarkan proposal kerja sama. Kita tidak bisa lagi hanya menunggu peluang datang,” ujar Rico.

Namun, Rico mengingatkan bahwa upaya mencari investor harus dibarengi dengan pembenahan internal perusahaan.

Menurutnya, tata kelola organisasi, sistem kerja, serta standar operasional harus diperkuat agar PUD RPH memiliki tingkat kepercayaan yang lebih baik di mata calon mitra bisnis.

Rico Waas juga menyoroti kondisi pendapatan PUD RPH Medan yang dinilai belum sebanding dengan aset yang dimiliki perusahaan daerah tersebut.

Dengan luas lahan sekitar lima hektare, ia menilai potensi yang dimiliki RPH masih dapat dikembangkan lebih optimal untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, jumlah pemotongan sapi tertinggi saat ini masih berada di kisaran 892 ekor per bulan.

Menurut Rico, angka tersebut masih perlu ditingkatkan agar mampu memberikan dampak signifikan terhadap kondisi keuangan perusahaan.

“Kalau ingin perusahaan ini benar-benar sehat, jumlah pemotongan harus meningkat beberapa kali lipat. Dengan kondisi sekarang, perusahaan akan stagnan. Kita tentu tidak ingin RPH berjalan tetapi perlahan-lahan mati,” tegasnya.

Selain meningkatkan layanan utama, Rico meminta PUD RPH mulai mengoptimalkan aset yang selama ini belum produktif.

Ia menyebut aset yang belum mampu dikelola secara mandiri dapat dikerjasamakan dengan pihak ketiga melalui mekanisme sesuai ketentuan yang berlaku agar memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

Salah satu sektor yang didorong untuk dikembangkan adalah kawasan peternakan unggas.

Rico meminta lahan yang akan digunakan segera dilakukan pengukuran dan appraisal melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), sebelum ditawarkan kepada investor maupun perusahaan yang memiliki ketertarikan.

Selain itu, Rico juga mendorong pengembangan fasilitas penyimpanan dingin (cold storage) serta hilirisasi produk daging.

Menurutnya, pengembangan produk turunan akan membuka peluang pendapatan baru bagi PUD RPH Medan.

“Hilirisasi harus mulai dipikirkan. Produk turunannya bisa berupa bakso, kornet, maupun olahan daging lainnya. Jadi sumber pendapatan perusahaan semakin beragam,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas meminta jajaran PUD RPH segera menyusun proposal pengembangan usaha secara lengkap dan profesional.

Proposal tersebut diminta memuat rencana pengembangan bisnis, analisis usaha, serta daftar perusahaan potensial yang dapat dijajaki untuk kerja sama.

Ia menegaskan bahwa evaluasi yang dilakukan bukan bertujuan mencari kesalahan jajaran direksi maupun manajemen PUD RPH.

Sebaliknya, rapat tersebut menjadi ruang untuk menemukan solusi dan menyusun langkah konkret agar perusahaan daerah tersebut mampu berkembang lebih baik.

“Kami tidak ingin menyalahkan RPH. Kami ingin RPH menjadi lebih baik. Karena itu setiap evaluasi harus menghasilkan solusi, bukan sekadar menyampaikan data mentah,” ujar Rico.

Ia berharap pada evaluasi berikutnya jajaran PUD RPH dapat menghadirkan data yang lebih matang, argumentasi yang kuat, serta perkembangan nyata dari rencana pengembangan usaha yang telah disepakati. (*)

Berita Terkait

Polisi Sita Diduga 5 Kilogram Ganja dan Dalami Jaringan Pemasok
Polsek Binjai Kembali Grebek Barak Narkoba di Tandem Hilir, Tiga Bong Sabu Diamankan
Polres Simalungun Raih Dua Penghargaan Kapolri Sekaligus, Sabet Predikat Pelayanan Prima dan WBK
DPP PJS Tolak Keras Stigmatisasi “Londo Ireng”, Desak Presiden Prabowo Cabut Pernyataan dan Minta Maaf
Pemkab Asahan Gelar Aksi Bergizi di Sekolah, Fokus Cegah Anemia dan Percepatan Penurunan Stunting Remaja
Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Senilai 1,5 Miliar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Bobby Nasution Apresiasi CKG Mitra Gojek, Dorong Penguatan Jaminan Kesehatan bagi Pekerja Transportasi Daring
Pangdam I/BB dan Wali Kota Medan Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Akses Tiga Kecamatan Kembali Terhubung

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:38 WIB

Polisi Sita Diduga 5 Kilogram Ganja dan Dalami Jaringan Pemasok

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:35 WIB

Polsek Binjai Kembali Grebek Barak Narkoba di Tandem Hilir, Tiga Bong Sabu Diamankan

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:05 WIB

Polres Simalungun Raih Dua Penghargaan Kapolri Sekaligus, Sabet Predikat Pelayanan Prima dan WBK

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:59 WIB

DPP PJS Tolak Keras Stigmatisasi “Londo Ireng”, Desak Presiden Prabowo Cabut Pernyataan dan Minta Maaf

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:35 WIB

Pemkab Asahan Gelar Aksi Bergizi di Sekolah, Fokus Cegah Anemia dan Percepatan Penurunan Stunting Remaja

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:22 WIB

Bobby Nasution Apresiasi CKG Mitra Gojek, Dorong Penguatan Jaminan Kesehatan bagi Pekerja Transportasi Daring

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:10 WIB

Wali Kota Medan Rico Waas Dorong RPH Kembangkan Cold Storage dan Produk Olahan Daging untuk Tambah Pendapatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:50 WIB

Pangdam I/BB dan Wali Kota Medan Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Akses Tiga Kecamatan Kembali Terhubung

Berita Terbaru

Dugaan peredaran 5 kilogram ganja di Batang Angkola. Dua orang diamankan.

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Sita Diduga 5 Kilogram Ganja dan Dalami Jaringan Pemasok

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:38 WIB