Wapres Gibran Dorong Digitalisasi Usaha Desa untuk Buka Akses Pasar Ekspor

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:42 WIB

409 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wapres Gibran mendorong digitalisasi usaha desa untuk memperluas akses pasar ekspor dan meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan masyarakat.

Wapres Gibran mendorong digitalisasi usaha desa untuk memperluas akses pasar ekspor dan meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan masyarakat.

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming mendorong penguatan pelaku usaha desa melalui peningkatan kapasitas usaha, pengembangan komoditas unggulan, dan pemanfaatan digitalisasi untuk memperluas akses pasar hingga ke pasar ekspor dalam pertemuan dengan pengurus Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Umum APUDSI Maulidan Isbar bersama jajaran pengurus. Pembahasan mencakup potensi usaha desa, pengembangan komoditas unggulan, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk membuka peluang pemasaran ke pasar internasional.

Maulidan mengatakan pihaknya menyampaikan sejumlah aspirasi mengenai kondisi dan potensi pelaku usaha desa kepada Wapres. Menurut dia, digitalisasi komoditas menjadi salah satu pembahasan yang diarahkan untuk mendukung perluasan akses pasar.

“Banyak sekali yang kami diskusikan terkait dengan potensi para pelaku usaha desa, komoditas kita, dan juga digitalisasi komoditas untuk pasar ekspor,” ujar Maulidan seusai pertemuan.

Menurut Maulidan, Wapres juga memberikan arahan agar penguatan pelaku usaha desa dilakukan dengan lebih banyak turun langsung ke lapangan serta memberikan dukungan kepada produsen di tingkat bawah.

Ia menyebut sejumlah komoditas yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan, antara lain kopi, kakao, rumput laut, dan ikan.

“Arahan yang diberikan adalah memaksimalkan kegiatan di lapangan dan membantu para produsen di tingkat bawah, baik kopi, kakao, rumput laut, ikan, maupun komoditas lainnya, agar memperoleh kesempatan mendapatkan harga yang layak atas hasil produksinya,” kata Maulidan.

Penguatan pelaku usaha desa tersebut berkaitan dengan upaya meningkatkan produktivitas dan nilai tambah komoditas yang dihasilkan masyarakat. Digitalisasi juga dinilai dapat menjadi salah satu sarana untuk memperluas akses pemasaran, termasuk ke pasar internasional.

Namun, perluasan pasar ekspor tidak hanya bergantung pada pemasaran digital. Kualitas produk, kapasitas produksi, kontinuitas pasokan, standar mutu, legalitas usaha, sertifikasi, hingga kemampuan memenuhi persyaratan negara tujuan juga menjadi faktor yang menentukan kesiapan produk desa memasuki pasar internasional.

Dalam pertemuan tersebut, pengembangan potensi ekonomi desa juga ditempatkan dalam konteks pemerataan ekonomi dan penguatan sumber pertumbuhan ekonomi baru di daerah.

Maulidan mengatakan perhatian terhadap produsen di tingkat desa penting agar pelaku usaha yang menghasilkan komoditas memperoleh manfaat ekonomi yang lebih baik dari hasil produksinya.

“Penguatan pelaku usaha dari tingkat bawah penting agar produsen mendapatkan manfaat yang lebih baik dari kegiatan ekonomi yang mereka jalankan,” ujarnya.

Pertemuan tersebut menjadi salah satu pembahasan mengenai pengembangan usaha desa dan pemanfaatan digitalisasi sebagai sarana memperluas akses pasar. Implementasi arahan tersebut selanjutnya akan bergantung pada program, pendampingan, infrastruktur digital, serta dukungan kebijakan yang diterapkan di tingkat daerah dan desa.(AP/red)

Berita Terkait

Pemutakhiran Data Keluarga 2026 Dimulai, Simalungun Jadi Lokasi Launching Program Sumut
8.255 Penerima Manfaat Terima Makanan, Polres Simalungun Uji Keamanan Pangan di 3 SPPG
Cegah Kekerasan, TPPO, dan Perkawinan Anak, Pemkab Simalungun Perkuat Kerja Sama Lintas Sektor
DJP dan Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Meterai Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai 1 Triliun
Bupati Asahan Buka Turnamen Sepak Bola U-15 Piala Bupati Asahan 2026
Seskab Teddy: 253 Ton Logistik Telah Dikirim untuk Warga Terdampak Bencana di NTT
Sambut Hangat Kunjungan Kompolnas, Wakil Bupati Simalungun: Kolaborasi Polri dan Pemerintah Hasilkan Kebaikan Bagi Masyarakat
Pameran “Prahara Pulau Emas” Digelar di Medan, Wali Kota Soroti Kekuatan Foto Jurnalistik

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Pemutakhiran Data Keluarga 2026 Dimulai, Simalungun Jadi Lokasi Launching Program Sumut

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:53 WIB

8.255 Penerima Manfaat Terima Makanan, Polres Simalungun Uji Keamanan Pangan di 3 SPPG

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Cegah Kekerasan, TPPO, dan Perkawinan Anak, Pemkab Simalungun Perkuat Kerja Sama Lintas Sektor

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:30 WIB

DJP dan Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Meterai Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai 1 Triliun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:43 WIB

Bupati Asahan Buka Turnamen Sepak Bola U-15 Piala Bupati Asahan 2026

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Sambut Hangat Kunjungan Kompolnas, Wakil Bupati Simalungun: Kolaborasi Polri dan Pemerintah Hasilkan Kebaikan Bagi Masyarakat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Pameran “Prahara Pulau Emas” Digelar di Medan, Wali Kota Soroti Kekuatan Foto Jurnalistik

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Polisi Cilik Binaan Polres Simalungun Raih Perhatian Bupati Lewat Aksi Baris-Berbaris

Berita Terbaru