Home / NEWS / TOBA

HUT Ke-81 RI, BRI Cabang Balige Kenakan Pakaian Adat dan Tegaskan Komitmen untuk Ekonomi Rakyat

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:30 WIB

406 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

n: BRI Balige memperingati HUT ke-81 RI dengan pakaian adat.

n: BRI Balige memperingati HUT ke-81 RI dengan pakaian adat.

ATAPKOTA.COM, TOBA – BRI Branch Office (BO) Balige memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah. Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor BRI BO Balige, Senin, 17 Agustus 2026, tersebut menjadi momentum bagi jajaran pekerja BRI untuk memperkuat semangat nasionalisme sekaligus menegaskan komitmen terhadap pembangunan ekonomi masyarakat Kabupaten Toba.

Upacara peringatan kemerdekaan mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya persatuan dan kedaulatan bangsa sekaligus mendorong seluruh elemen masyarakat berkontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan Indonesia.

Branch Office Manager BRI Balige, Junaidi, bertindak sebagai inspektur upacara dengan mengenakan pakaian adat Batak berupa ulos dan penutup kepala. Puluhan pekerja BRI BO Balige mengikuti upacara dengan mengenakan beragam pakaian adat nusantara, termasuk pakaian adat Batak.

Suasana upacara berlangsung tertib dan khidmat. Penggunaan pakaian adat menjadi bagian dari ekspresi keberagaman budaya sekaligus simbol persatuan dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Dalam arahannya, Junaidi mengajak seluruh insan BRILiaN meneruskan semangat perjuangan para pahlawan melalui pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Kemerdekaan yang ke-81 tahun harus kita wujudkan melalui kerja keras, integritas, pelayanan berkualitas, serta kontribusi yang mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat,” ujar Junaidi.

Menurut Junaidi, kemerdekaan juga perlu diwujudkan melalui peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Dalam konteks perbankan, akses pembiayaan dan layanan keuangan menjadi salah satu instrumen yang dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia mengatakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membutuhkan akses pembiayaan untuk mengembangkan usaha. Demikian pula petani membutuhkan dukungan pembiayaan untuk meningkatkan produktivitas, sedangkan pedagang membutuhkan akses layanan keuangan yang mudah untuk mengembangkan aktivitas usahanya.

“Kesejahteraan masyarakat menjadi salah satu ukuran penting dari kemerdekaan yang dirasakan secara nyata. Pelaku UMKM memiliki kesempatan memperoleh pembiayaan, petani dapat meningkatkan produktivitas, pedagang mampu mengembangkan usaha, dan masyarakat mendapatkan akses layanan keuangan yang lebih mudah,” katanya.

Junaidi menegaskan BRI sebagai perbankan yang memiliki kedekatan dengan sektor ekonomi rakyat akan terus mendorong pelayanan yang profesional. Menurutnya, penguatan literasi keuangan juga diperlukan agar masyarakat dapat memahami dan memanfaatkan layanan perbankan secara tepat.

Secara nasional, berdasarkan data yang disampaikan dalam bahan informasi BRI, pembiayaan kepada sektor UMKM hingga Triwulan II 2026 disebut mencapai sekitar Rp1.235 triliun, atau sekitar 75,2 persen dari total portofolio kredit BRI.

Sementara itu, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang 2026 disebut mencapai sekitar Rp103,8 triliun, dengan sekitar 42,68 persen di antaranya disalurkan ke sektor pertanian.

Data tersebut menunjukkan fokus pembiayaan BRI terhadap sektor ekonomi produktif, termasuk UMKM dan pertanian. Namun, angka tersebut merupakan data tingkat nasional dan bukan angka khusus BRI BO Balige.

Selain pembiayaan, BRI juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan melalui jaringan layanan dan ekosistem digital. Hingga Juni 2026, berdasarkan informasi yang disampaikan BRI, jaringan BRILink mencapai sekitar 1,13 juta agen dan layanan digital BRImo telah digunakan sekitar 49,7 juta pengguna.

BRI juga mengembangkan lebih dari 43 ribu Klaster Usaha dan lebih dari 5 ribu Desa BRILiaN sebagai bagian dari penguatan ekosistem pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Junaidi turut menyampaikan keprihatinan atas musibah gempa yang melanda masyarakat di Nusa Tenggara Timur.

“Kami turut menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan yang mendalam atas musibah gempa yang dialami saudara-saudari kita di Nusa Tenggara Timur. Semoga diberikan ketabahan dan kekuatan untuk bangkit menuju kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia kemudian mengajak seluruh insan BRI menjadikan momentum kemerdekaan sebagai dorongan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia,” tutup Junaidi.

Sementara itu, berdasarkan informasi Humas BRI BO Balige yang disampaikan pada Selasa, 18 Agustus 2026, sejumlah jajaran BRI Balige turut mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 RI.

Di antaranya Saniova Tarigan, Affan Tian, Surya Maulana, Farida Simanjuntak, Ronaldus Sitanggang, Afrianti Marpaung, serta pekerja BRI lainnya. Upacara dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dan berlangsung hingga selesai.

Sebelumnya, BRI BO Balige juga disebut turut mendukung pelaksanaan Festival Tao Toba Joujou 2026 yang berlangsung pada 6–9 Agustus 2026 di Waterfront City Pangururan.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari keterlibatan BRI dalam kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi ekonomi di kawasan Danau Toba.(B/red)

Berita Terkait

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan
Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru