ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, meminta kepengurusan baru Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Sumut tidak berhenti pada pelantikan, tetapi membuktikan amanah organisasi melalui program dan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Surya saat menghadiri pelantikan pengurus Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) ICMI Muda Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Sabtu (5/9/2026).
Majelis Pimpinan Pusat (MPP) ICMI melantik kepengurusan baru ICMI Muda Sumut. Dalam struktur tersebut, Ilham Suheri Situmorang dipercaya sebagai Ketua Umum, Raden M. Khalid Prabowo sebagai Sekretaris Umum, dan Kahfi Aulia sebagai Bendahara.
Surya menekankan bahwa pelantikan harus menjadi awal bagi pengurus untuk menjalankan tanggung jawab organisasi secara konsisten.
“Ini bukan cuma seremonial, kalian harus amanah, komitmen dari awal, bertanggung jawab dan yang terpenting adalah tunjukkan karya nyata kalian,” ujar Surya.
Menurutnya, posisi generasi muda memiliki peran strategis dalam menghadapi perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi yang berlangsung cepat. Karena itu, ICMI Muda Sumut diharapkan mampu mengambil bagian dalam pembangunan daerah melalui gagasan yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Surya menilai perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), bersamaan dengan dinamika ekonomi global dan berbagai persoalan geopolitik, menghadirkan tantangan baru bagi generasi muda.
Ia mendorong para cendekia muda tidak hanya menjadi pengguna perkembangan teknologi, tetapi juga mampu menghasilkan gagasan dan inovasi yang memberikan dampak positif.
“Perkembangan teknologi, dinamika ekonomi global, AI, perang dan lain sebagainya, tantangan ini perlu kita jawab bersama. Sebagai anak muda, inovasi dan ide-ide baru perlu lahir dari cendekia-cendekia seperti kalian,” kata Surya.
Dorongan tersebut menempatkan ICMI Muda Sumut tidak sekadar sebagai organisasi kepemudaan, tetapi juga sebagai ruang bagi lahirnya gagasan yang dapat dikolaborasikan dengan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum ICMI Muda Sumut, Ilham Suheri Situmorang, menyebut pemberantasan penyalahgunaan narkoba menjadi salah satu fokus kepengurusan yang dipimpinnya.
Ilham menilai persoalan narkoba membutuhkan perhatian serius karena dampaknya dapat mengancam masa depan generasi muda.
“Kita menjadi daerah teratas dalam penyalahgunaan narkoba. Kami ingin narkoba benar-benar diberantas, dimitigasi, tetapi tentu kami tidak bisa berjalan sendiri, berkolaborasi dengan seluruh pihak,” ujar Ilham.
Ia mengatakan ICMI Muda Sumut siap mengambil bagian dalam upaya pencegahan dan mitigasi penyalahgunaan narkoba melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
Namun, pernyataan mengenai Sumatera Utara sebagai “daerah teratas dalam penyalahgunaan narkoba” sebaiknya dilengkapi data resmi atau sumber statistik yang jelas sebelum dipublikasikan sebagai fakta. Dalam naskah berita, klaim tersebut lebih aman tetap ditempatkan sebagai pernyataan Ilham apabila belum didukung data pembanding yang terverifikasi.
Pelantikan pengurus ICMI Muda Sumut turut dihadiri Ketua Presidium MPP ICMI Muda, Tumpal Panggabean; Anggota DPRD Sumatera Utara, Defri Noval Pasaribu; serta unsur Forkopimda Sumut.
Hadir pula Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi; pimpinan perguruan tinggi se-Sumatera Utara; serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Dengan komposisi tersebut, kepengurusan baru ICMI Muda Sumut memiliki ruang untuk membangun kolaborasi lintas sektor. Tantangannya kini bukan lagi sekadar menjalankan agenda organisasi, melainkan memastikan gagasan yang disampaikan dalam pelantikan benar-benar diterjemahkan menjadi program yang terukur dan dirasakan masyarakat.(AP/red)

































