Presiden Prabowo Tegaskan Pembangunan Sistem Kereta Api Nasional Jadi Fokus Pemerintah: Tambah 30 Rangkaian KRL Jabodetabek

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 4 November 2025 - 16:35 WIB

40298 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan sistem perkeretaapian nasional akan menjadi salah satu fokus utama kebijakan pemerintahannya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara dalam sambutannya saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta, pada Selasa, 4 November 2025.

“Dan memang sistem kereta api kita ini akan menjadi fokus perhatian dari program pemerintah yang saya pimpin,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menjelaskan, meskipun prioritas utama tahun pertama pemerintahannya adalah mengamankan ketersediaan pangan nasional, sektor transportasi publik tetap menjadi perhatian penting sebagai bagian dari pembangunan ekonomi berkeadilan.

Menurut Presiden, sistem transportasi massal seperti kereta api memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat menengah dan bawah.

“Kereta api akhirnya menjadi salah satu faktor membantu rakyat menengah dan rakyat bawah. Kalau orang kaya bisa naik pesawat, tapi rakyat sebagian besar akan merasa manfaat daripada kereta api,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menyetujui pengadaan 30 rangkaian baru KRL Jabodetabek dengan nilai investasi sekitar Rp5 triliun.

Langkah ini menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah menghadirkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat perkotaan.

“Kalau untuk rakyat banyak saya tidak ragu-ragu. Uangnya kita hemat tapi kepentingan rakyat di atas segala kepentingan. Dan saya minta harus dilaksanakan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya,” tegas Kepala Negara.

Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas angkut penumpang, mengurangi kemacetan di wilayah Jabodetabek, serta menekan emisi karbon melalui peningkatan penggunaan transportasi massal berbasis listrik.

Selain memperkuat layanan di kawasan perkotaan, Presiden Prabowo juga menginstruksikan pengembangan jaringan kereta antarpulau di seluruh Indonesia.

 

Proyek strategis yang dimaksud meliputi: Trans Sumatera Railway, Trans Kalimantan Railway, Trans Sulawesi Railway.

“Saya kasih petunjuk ke Menko Infrastruktur, ya rencanakan yang baik Trans Sumatera Railway, Trans Kalimantan Railway, Trans Sulawesi Railway,” ucap Presiden Prabowo.

Pengembangan jaringan ini diharapkan menekan biaya logistik nasional, mempercepat arus barang dan jasa antarwilayah, serta meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia di kawasan ASEAN.

Dalam penutup sambutannya, Presiden juga mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga fasilitas publik yang telah dibangun, terutama dalam hal keamanan dan keselamatan jalur kereta.

“Rel-rel kereta api dijaga keamanannya, keselamatannya. Pintu-pintu lintasan harus segera dibangun. Tidak boleh ada kecelakaan lagi,” pesan Presiden Prabowo.

Kebijakan Presiden Prabowo dalam sektor perkeretaapian menunjukkan arah baru pembangunan transportasi nasional yang lebih inklusif, efisien, dan berkelanjutan. Dengan penguatan sistem transportasi massal, Indonesia diharapkan melangkah menuju era konektivitas nasional modern yang memberikan manfaat langsung bagi seluruh lapisan masyarakat. (AK1)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Bertolak ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Eastern Economic Forum 2026
Wesly Silalahi Jamui MUI Pusat, Kerukunan Umat Beragama di Pematangsiantar Jadi Perhatian
Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Dimatangkan, Keselamatan Pembalap dan Penonton Jadi Prioritas
Polres Simalungun Gandeng Manggala Agni Perkuat Pencegahan Karhutla
Rico Waas Dorong Edukasi dan Pemeriksaan untuk Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Jantung
Erupsi Gunung Sinabung, Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi
Gunung Sinabung Naik Status Siaga, Bobby Nasution Perintahkan Evakuasi Warga di Zona Bahaya
Jelang Pilkades Serentak Asahan, 128 Calon Kepala Desa Deklarasikan Pemilihan Damai

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 03:30 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Eastern Economic Forum 2026

Selasa, 1 September 2026 - 22:49 WIB

Wesly Silalahi Jamui MUI Pusat, Kerukunan Umat Beragama di Pematangsiantar Jadi Perhatian

Selasa, 1 September 2026 - 22:44 WIB

Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Dimatangkan, Keselamatan Pembalap dan Penonton Jadi Prioritas

Selasa, 1 September 2026 - 21:35 WIB

Polres Simalungun Gandeng Manggala Agni Perkuat Pencegahan Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 20:12 WIB

Erupsi Gunung Sinabung, Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi

Selasa, 1 September 2026 - 20:09 WIB

Gunung Sinabung Naik Status Siaga, Bobby Nasution Perintahkan Evakuasi Warga di Zona Bahaya

Selasa, 1 September 2026 - 19:55 WIB

Jelang Pilkades Serentak Asahan, 128 Calon Kepala Desa Deklarasikan Pemilihan Damai

Selasa, 1 September 2026 - 19:24 WIB

Gantikan Rajudin Sagala, Sri Rezeki Resmi Jadi Wakil Ketua DPRD Kota Medan

Berita Terbaru