Bara JP Dukung Soeharto dan Gus Dur Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 16:26 WIB

40478 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, JAKARTA — Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) menyatakan dukungan penuh terhadap pengajuan gelar Pahlawan Nasional bagi dua mantan Presiden Republik Indonesia, Jenderal Besar H.M. Soeharto (Presiden ke-2 RI) dan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) (Presiden ke-4 RI).

Dukungan tersebut dinilai sebagai bentuk kedewasaan bangsa dalam menghargai jasa para pemimpin serta apresiasi terhadap perjalanan sejarah Indonesia.

Ketua Umum Bara JP, Willem Frans Ansanay, menyebut bahwa pengusulan kedua tokoh besar itu sebagai Pahlawan Nasional merupakan langkah yang bijak dan matang.

“Langkah ini adalah wujud kedewasaan bangsa dalam mengapresiasi sejarah. Kami memandang usulan penetapan gelar Pahlawan Nasional ini selaras dengan prinsip mikul dhuwur mendhem jero menjunjung tinggi yang baik dan memendam yang kurang baik — dalam menilai warisan kepemimpinan,” ujar Ansanay di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Menurut Ansanay, baik Soeharto maupun Gus Dur telah memberikan jasa luar biasa bagi perjalanan Republik Indonesia dari masa ke masa.

Bara JP menilai, jasa Presiden Soeharto selama kepemimpinannya di Era Orde Baru sangat monumental dan berdampak panjang bagi pembangunan nasional.

Beberapa kontribusi penting Soeharto antara lain:

  1. Menyatukan wilayah-wilayah Nusantara, yang menjadi katalis pertumbuhan ekonomi nasional.
  2. Menjaga stabilitas politik dan keamanan dalam jangka panjang, menciptakan iklim kondusif untuk pembangunan.
  3. Mencapai swasembada beras pada tahun 1984, yang memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Fondasi pembangunan yang diletakkan oleh Presiden Soeharto menjadi pijakan penting bagi kemajuan ekonomi Indonesia hingga kini,” ungkap Ansanay.

Sementara itu, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) disebut sebagai Bapak Pluralisme Indonesia yang berjasa besar dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan demokrasi di masa awal reformasi.

Peran krusial Gus Dur di antaranya:

  1. Mendorong pengakuan Hak Asasi Manusia (HAM) dan penghapusan diskriminasi, termasuk pengakuan Tahun Baru Imlek sebagai hari libur nasional.
  2. Membuka ruang demokratisasi dan kebebasan berekspresi, serta memperkuat supremasi sipil.
  3. Menerapkan pendekatan humanis dan dialogis dalam menyelesaikan konflik di berbagai daerah.

“Gus Dur menunjukkan bahwa kepemimpinan bisa berpihak pada kemanusiaan tanpa kehilangan nilai-nilai kebangsaan,” lanjut Ansanay.

Menurut Bara JP, penetapan gelar Pahlawan Nasional bagi Soeharto dan Gus Dur akan menjadi jembatan rekonsiliasi sejarah sekaligus simbol persatuan bangsa.

“Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghormati proses yang sedang berjalan, yang melibatkan tim ahli dan mekanisme sesuai ketentuan undang-undang. Mari kita junjung tinggi jasa para pemimpin bangsa ini sebagai bentuk penghargaan tertinggi terhadap sejarah dan perjalanan Republik Indonesia,” tutup Ansanay. (AK1)

Berita Terkait

Transparansi Proyek Dipersoalkan, Drainase di Lorong 29 Siantar Dikerjakan Tanpa Informasi Publik
Sumut Usulkan Produk dan Layanan Halal Masuk Blueprint IMT-GT 2026, Bidik Pasar ASEAN
Bobby Nasution Gandeng Finlandia Kembangkan PSEL, Sampah di Sumut Ditargetkan Jadi Energi Listrik
Rico Waas Jadi Kepala Daerah Pertama Didata BPS, Ajak Warga Medan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Kapolda Sumut Minta Humas Adaptif di Era Digital, Perkuat Kepercayaan Publik melalui Komunikasi Transparan
Apresiasi Pentas Seni Al-Hikmah, Wakil Wali Kota Medan Ingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online
Rico Waas Bangga Prestasi Internasional Anak Medan, Sebut Generasi Muda Punya Mental Juara
Sumut Jadi Tuan Rumah IMT-GT 2026, Momentum Gaet Investasi dan Proyek Strategis ASEAN

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:20 WIB

Transparansi Proyek Dipersoalkan, Drainase di Lorong 29 Siantar Dikerjakan Tanpa Informasi Publik

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:50 WIB

Sumut Usulkan Produk dan Layanan Halal Masuk Blueprint IMT-GT 2026, Bidik Pasar ASEAN

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:43 WIB

Bobby Nasution Gandeng Finlandia Kembangkan PSEL, Sampah di Sumut Ditargetkan Jadi Energi Listrik

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:50 WIB

Rico Waas Jadi Kepala Daerah Pertama Didata BPS, Ajak Warga Medan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:25 WIB

Apresiasi Pentas Seni Al-Hikmah, Wakil Wali Kota Medan Ingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:14 WIB

Rico Waas Bangga Prestasi Internasional Anak Medan, Sebut Generasi Muda Punya Mental Juara

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:10 WIB

Sumut Jadi Tuan Rumah IMT-GT 2026, Momentum Gaet Investasi dan Proyek Strategis ASEAN

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:34 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Salurkan 1.500 Paket Sembako untuk Warga Belawan

Berita Terbaru