ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Asmon Bufitra, S.H., M.H., turun langsung ke lahan perkebunan jagung milik PTPN IV Kebun Dosin untuk memastikan kesiapan panen raya yang dijadwalkan awal Februari 2026. Pengecekan berlangsung di Afdeling II dan III, Nagori Dolok Sinumbah, Kecamatan Huta Bayu Raja, Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry, mengonfirmasi kegiatan tersebut saat dihubungi wartawan pada Rabu malam pukul 19.20 WIB. “Ini bentuk kepedulian Polri terhadap sektor pertanian masyarakat. Kami ingin memastikan proses panen berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Dalam kunjungan itu, Kapolsek didampingi dua personel Polsek Tanah Jawa, Aiptu Rinaldi dan Pengatur Suhendra. Mereka menyusuri hamparan jagung yang menguning dan siap panen di lahan seluas sekitar 50 hektare.
“Kami memeriksa kondisi tanaman jagung yang sebentar lagi dipanen. Alhamdulillah kondisinya bagus, tinggal menunggu waktu panen yang tepat,” kata Kompol Asmon Bufitra di lokasi sambil berbincang dengan Pangulu dan Ketua Kelompok Tani setempat.
Kapolsek menjelaskan, jadwal panen jagung di lahan PTPN IV Kebun Dosin dibagi dalam dua gelombang, yaitu 5–7 Februari 2026 untuk gelombang pertama, dan 9–12 Februari 2026 untuk gelombang kedua. “Kami koordinasi dengan pihak PTPN dan kelompok tani agar pelaksanaan panen terorganisir dengan baik,” ujarnya.
Kehadiran polisi mendapat sambutan positif. Pangulu menyatakan senang dengan perhatian Polsek Tanah Jawa. “Biasanya musim panen rawan pencurian. Dengan pengawalan Bapak Polisi, kami merasa lebih aman,” katanya.
Ketua Kelompok Tani juga memberikan apresiasi. Dia berharap pendampingan polisi tidak hanya saat panen, tapi juga saat distribusi hasil panen ke pasar. “Supaya petani tidak dirugikan. Hasil kerja keras kami bisa sampai ke pembeli dengan aman,” harapnya.
AKP Verry menambahkan, kegiatan ini merupakan wujud nyata program Polri yang dekat dengan masyarakat. “Polres Simalungun, termasuk Polsek Tanah Jawa, terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya soal keamanan, tetapi juga mendukung kesejahteraan ekonomi rakyat,” jelasnya.
Menurutnya, sektor pertanian menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Simalungun. “Kami memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan hasil kerja keras petani terlindungi. Patroli dan pengawalan akan terus dilakukan selama masa panen. Ini komitmen kami,” tegas AKP Verry.
Saat ditanya kemungkinan penambahan personel, ia menegaskan: “Sudah pasti. Kami akan kerahkan personel cukup untuk mengawal proses panen di 50 hektare lahan. Keamanan petani adalah prioritas kami.”
Cuaca cerah menambah semangat para petani. Mereka optimis panen kali ini akan memberikan hasil maksimal, terlebih dengan dukungan penuh aparat kepolisian. Pengecekan ini membuktikan Polri tidak hanya menangkap pelaku kejahatan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat, termasuk dalam sektor pertanian. Semoga panen Februari nanti berjalan sukses dan membawa berkah bagi petani Simalungun. (AP)




































