ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Keheningan sore di halaman Satpas Sat Lantas Polres Simalungun, Jalan Asahan Batu 7, Nagori Lestari Indah, Kecamatan Siantar, pecah oleh kehangatan yang tulus. Tepat pukul 16.30 WIB, Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., hadir bukan sebagai pejabat di kursi kehormatan, melainkan sebagai sosok yang menyapa, merangkul, dan berbagi hati dengan 50 anak yatim piatu dari berbagai penjuru wilayah Kabupaten Simalungun.
Program Sapa Ramadan Door to Door Polres Simalungun lahir dari niat tulus untuk menjadikan Ramadan 1447 H lebih bermakna, bukan hanya bagi personel Polri, tetapi juga bagi mereka yang membutuhkan sentuhan kepedulian di bulan penuh berkah ini.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi sekira pukul 21.10 WIB, menegaskan semangat program ini. “Sapa Ramadan Door to Door adalah wujud nyata Polri yang hadir sebagai sahabat dan pelayan masyarakat. Anak-anak yatim piatu dan kaum duafa harus merasakan bahwa ada yang peduli. Berbagi tali asih kepada mereka merupakan ibadah yang kami lakukan bersama-sama di bulan Ramadan,” ujar AKP Verry Purba.
Lima puluh anak yatim yang hadir berasal dari lima jajaran Polsek: masing-masing sepuluh anak dari Polsek Tanah Jawa, Polsek Bangun, Polsek Serbalawan, Polsek Perdagangan, dan Polsek Bosar Maligas. Wajah polos mereka menyimpan harapan besar, yang dijawab dengan nyata oleh kehadiran Kapolres dan jajaran.
Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Quran yang dibacakan Muhammad Nur Zamzami Harahap, menciptakan suasana sakral dan khidmat. Selanjutnya, Kapolres AKBP Marganda Aritonang menyampaikan sambutan langsung dari lubuk hati.
“Kegiatan ini momentum mempererat tali silaturahmi. Polri hadir sebagai sahabat dan pelayan masyarakat,” kata Kapolres. Dengan tatapan hangat, ia menambahkan, “Anak-anak, tetap semangat belajar, gantungkan cita-cita setinggi langit, dan jangan pernah merasa sendirian. Polri akan selalu hadir menjadi keluarga bagi kalian.”
Kapolres juga menyampaikan pesan penting mengenai bahaya narkoba. “Jauhi narkoba. Narkoba akan merusak masa depan kalian dan masa depan bangsa. Indonesia membutuhkan generasi emas, dan kita harus melindungi anak-anak bersama-sama,” tegas AKBP Marganda Aritonang.
Penyerahan santunan tali asih berlangsung penuh haru, satu per satu anak menerima langsung dari tangan Kapolres. Ceramah agama oleh Ustaz H. Zainal Abidin, L., S.Pd., M.Pd., memperkaya jiwa seluruh hadirin sebelum adzan Maghrib berkumandang.
Puncak keindahan sore itu terwujud saat Kapolres, Wakapolres, seluruh perwira, personel, dan 50 anak yatim piatu berdiri bersama dalam satu saf menunaikan shalat Maghrib berjamaah. Tidak ada seragam yang membedakan, tidak ada jabatan yang menghalangi — semua sama, bersujud kepada Sang Pencipta dalam kebersamaan yang murni.
Makan malam bersama menutup kegiatan dengan tawa dan canda hangat, meninggalkan kenangan indah yang akan terus terpatri di hati setiap anak yatim yang hadir.
Selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga Ramadan 1447 H membawa berkah bagi seluruh masyarakat Simalungun. (AP/red)




































