Rico Waas Tantang UMKM Medan Berani Promosi di Era Digital

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:10 WIB

4076 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menantang pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Medan untuk berani keluar dari zona nyaman dan aktif mempromosikan produknya di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif. Tantangan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pelatihan UMKM Bangkit: Strategi Digital untuk Pemulihan UMKM Kota Medan yang digelar Pemerintah Kota Medan bekerja sama dengan platform marketplace Lazada di Hotel Karibia Boutique, Jalan Timor, Medan, Jumat (27 Maret 2026).

Dalam kegiatan tersebut, Rico menyoroti persoalan yang kerap dihadapi pelaku UMKM, yakni rendahnya kepercayaan diri dalam memasarkan produk, meskipun kualitas barang yang dihasilkan dinilai cukup baik.

Menurut Rico, potensi produk UMKM di Kota Medan sebenarnya cukup besar. Namun, potensi tersebut sering tidak berkembang karena pelaku usaha belum berani tampil mempromosikan produknya secara terbuka.

“Kita memiliki banyak produk yang bagus. Persoalannya, sering kali pelakunya kurang percaya diri untuk mempromosikan. Pola pikir seperti ini harus mulai diubah,” ujar Rico.

Dorong UMKM Berani Tampil

Dalam kesempatan itu, Rico bahkan mengajak sejumlah pelaku UMKM yang hadir untuk naik ke atas panggung dan memperkenalkan produknya secara langsung. Ia menilai langkah tersebut penting untuk melatih mental pelaku usaha agar lebih percaya diri menawarkan produk kepada konsumen.

Menurut Rico, keberanian berbicara dan mempresentasikan produk merupakan bagian penting dalam membangun usaha.

“Kalau tidak berani menawarkan produk, tentu akan sulit dikenal oleh pasar. Mental kewirausahaan seperti ini perlu dilatih,” katanya.

Adaptasi dengan Perkembangan Digital

Selain soal mental usaha, Rico juga menyoroti pentingnya strategi bisnis yang matang. Ia menilai banyak UMKM tumbuh dengan cepat pada tahap awal, tetapi tidak mampu bertahan karena kurang memahami strategi pemasaran dan kebutuhan pasar.

Menurut dia, pelaku usaha perlu memahami segmentasi pasar serta menyesuaikan produk dengan kebutuhan konsumen.

Rico juga mengingatkan bahwa perubahan perilaku masyarakat yang kini semakin bergantung pada teknologi digital harus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM.

“Sekarang hampir semua orang menggunakan gadget. Artinya, pemasaran produk juga harus masuk ke platform digital. Kalau tidak beradaptasi, kita bisa tertinggal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa aspek visual seperti foto produk juga menjadi faktor penting dalam menarik minat pembeli di pasar daring.

Rico menegaskan bahwa program pelatihan UMKM tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Pemerintah Kota Medan, kata dia, berencana mengembangkan sistem inkubasi dan pendampingan berkelanjutan bagi pelaku usaha yang memiliki potensi berkembang.

Menurutnya, melalui kurasi produk, pendampingan usaha, dan dukungan pemasaran digital, UMKM di Kota Medan diharapkan mampu naik kelas dan memperluas pasar.

“Pelatihan harus dilanjutkan dengan pendampingan. Harus ada inkubator dan kurasi produk agar UMKM benar-benar berkembang,” kata Rico.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah produk UMKM lokal turut dipamerkan, antara lain olahan ikan teri aneka rasa, stik kentang rumahan, bawang goreng premium, keripik sambal, hingga keripik pisang kekinian.

Pemerintah Kota Medan optimistis penguatan kepercayaan diri pelaku usaha, strategi pemasaran digital, serta pendampingan berkelanjutan dapat mendorong UMKM lokal berkembang lebih kuat dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. (Mery/red)

Berita Terkait

Bupati Aceh Singkil Hadiri HLM Aceh 2026, Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi dan Dukung Sensus Ekonomi
Perhiptani Aceh Singkil Gelar MUSDA 2026, Fokus Tingkatkan Kompetensi Penyuluh Pertanian
Dari Danau Toba untuk Indonesia, Bupati Samosir dan Wagub Papua Selatan Perkuat Sinergi Budaya
PRSU ke-50 Hadir dengan Wajah Baru, Simak Jadwal Konser The Changcuters, Happy Asmara hingga Maliq & D’Essentials
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Rico Waas Komit Benahi Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pagelaran 100 Kulcapi Pecahkan Rekor Dunia MURI
Bupati Simalungun Dampingi AHY Buka Sinode Besar GPI 2026, Soroti Peran Gereja Perkuat Karakter Bangsa
Setelah Dilaporkan Hilang, Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Areal PTPN IV Simalungun

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 16:57 WIB

Bupati Aceh Singkil Hadiri HLM Aceh 2026, Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi dan Dukung Sensus Ekonomi

Senin, 6 Juli 2026 - 15:44 WIB

Perhiptani Aceh Singkil Gelar MUSDA 2026, Fokus Tingkatkan Kompetensi Penyuluh Pertanian

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:55 WIB

Dari Danau Toba untuk Indonesia, Bupati Samosir dan Wagub Papua Selatan Perkuat Sinergi Budaya

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:06 WIB

PRSU ke-50 Hadir dengan Wajah Baru, Simak Jadwal Konser The Changcuters, Happy Asmara hingga Maliq & D’Essentials

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:55 WIB

Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pagelaran 100 Kulcapi Pecahkan Rekor Dunia MURI

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:10 WIB

Bupati Simalungun Dampingi AHY Buka Sinode Besar GPI 2026, Soroti Peran Gereja Perkuat Karakter Bangsa

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:40 WIB

Setelah Dilaporkan Hilang, Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Areal PTPN IV Simalungun

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ariston Tua Sidauruk: Pesta Bolon Sagala Raja Pererat Persatuan dan Dorong Pelestarian Budaya Batak

Berita Terbaru