ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Pemerintah Kota Pematangsiantar menjalin kerja sama dengan tiga perguruan tinggi melalui penandatanganan kesepakatan bersama terkait pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan pengembangan sumber daya manusia. Kegiatan ini berlangsung di ruang kerja wali kota, Balai Kota Pematangsiantar, Selasa, 7 April 2026.
Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, memimpin langsung penandatanganan yang melibatkan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung, Universitas Medan Area, dan Sekolah Tinggi Theologi Trinity Parapat.
Menurut Wesly, kerja sama tersebut dirancang sebagai langkah untuk menyinergikan program pemerintah daerah dengan perguruan tinggi, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan kelembagaan.
Ia menjelaskan, kesepakatan ini juga berfungsi sebagai pedoman dalam mengintegrasikan berbagai program pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. “Kolaborasi ini diharapkan berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Ketua STIE Sultan Agung Pematangsiantar, Sherly, menyatakan pihaknya berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan di kota tersebut. Ia menilai kerja sama ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan harus diikuti implementasi program nyata.
“Kami siap berkontribusi melalui pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Akademik STT Trinity Parapat, Salomo Sihombing, menuturkan institusinya siap terlibat dalam pembinaan spiritual, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Ia menyebut pendekatan berbasis spiritual dan mental dapat menjadi bagian dari pembangunan sosial di daerah.
Di sisi lain, Wakil Rektor IV Bidang Riset, Publikasi, dan Kemitraan UMA, Ahmad Rafiki, menyampaikan kesiapan perguruan tinggi dalam mendukung Tri Dharma melalui pendidikan, riset, dan pengabdian.
Ia menambahkan, sejumlah hasil penelitian dosen UMA dinilai berpotensi dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan di Pematangsiantar. Selain itu, pihaknya juga membuka peluang bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Sebelumnya, Kepala Bagian Pemerintahan Setdako Pematangsiantar, Hendra TP Simamora, menjelaskan bahwa kerja sama daerah menjadi salah satu instrumen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi sumber daya yang ada.
Ia merujuk pada visi pembangunan daerah dalam RPJMD 2025–2029 yang menempatkan peningkatan kualitas pendidikan sebagai salah satu prioritas.
Penandatanganan kesepakatan dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata dan dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar. (AP/red)

































