ATAPKOTA.COM, MEDAN – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Medan, Airin Rico Waas, mendorong peran sektor swasta dalam mendukung pelaksanaan imunisasi guna menekan angka zero dose di Kota Medan.
Hal tersebut disampaikan dalam sambutan tertulis Airin yang dibacakan Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Medan, Ismiralda Wiriya Alrahman, pada rapat koordinasi sektor swasta di Gedung PKK Medan, Senin (13/04/2026).
Airin menekankan pentingnya keterlibatan sektor swasta, mulai dari memberikan kesempatan bagi pekerja untuk mengimunisasi anak hingga menyediakan fasilitas imunisasi di lingkungan kerja.
Upaya ini diharapkan dapat memperkuat komitmen lintas sektor dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi masa depan.
Dalam sambutannya, Airin mengungkapkan Kota Medan masih menghadapi tantangan dalam pelaksanaan imunisasi, ditandai dengan masih adanya anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi atau zero dose.
Zero dose merupakan istilah dalam program imunisasi untuk menyebut anak yang sama sekali belum pernah menerima vaksin apa pun, terutama vaksin dasar.
Pada tahun 2025, jumlah anak zero dose di Kota Medan tercatat sebanyak 4.707 bayi, yang diukur dari capaian imunisasi difteri, pertusis, dan tetanus dosis pertama.
Airin juga menyampaikan, pemerintah telah menetapkan target peningkatan cakupan imunisasi dalam lima tahun ke depan.
Cakupan imunisasi bayi lengkap ditargetkan meningkat dari 80 persen pada 2025 menjadi 95 persen pada 2029. Sementara itu, cakupan imunisasi lengkap 14 jenis vaksin ditargetkan naik dari 74 persen menjadi 90 persen, serta imunisasi anak usia sekolah dasar dari 88 persen menjadi 95 persen.
Ia menegaskan bahwa imunisasi merupakan proses berkelanjutan sejak bayi hingga usia sekolah, yang harus dilakukan secara bertahap sesuai usia anak.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah, sektor swasta, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan imunisasi secara menyeluruh.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Dr. Ade Jubaedah, Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi Sumatera Utara Betty Mangkuaji, Ketua Pengurus Cabang IBI Kota Medan Kurniawati Pohan, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Surya Syahputra Pulungan, unsur Forkopimcam Medan Petisah, serta pengurus PKK Kota Medan.
Rapat koordinasi ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama antara Provinsi Sumatera Utara dan Kota Medan dalam menurunkan angka zero dose imunisasi.
Komitmen tersebut mencakup kesiapan menyukseskan Pekan Imunisasi Dunia, mengeliminasi penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi, mendukung pencapaian imunisasi dan stop zero dose, mendorong kemitraan dalam penyebaran informasi, serta mobilisasi sumber daya sektor swasta dalam pelaksanaan imunisasi tahun 2026. (Mery/red)



































