Ibu Korban Pertanyakan Perbedaan Jumlah Terduga Pelaku Versi Polisi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:36 WIB

40191 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibunda Jaka jannes Malau

Ibunda Jaka jannes Malau

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Dahlia Siallagan mempertanyakan adanya perbedaan informasi mengenai jumlah orang yang diduga terlibat dalam kasus yang menewaskan anaknya, Jaka Jannes Malau.

Menurut Dahlia, saat pertama kali dimintai keterangan, Salah seorang polisi menjelaskan bahwa berdasarkan rekaman CCTV milik Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar terdapat tujuh orang yang keluar dari kendaraan Mobil IPK Pematangsiantar.

Namun, saat konferensi pers, jumlah yang disampaikan kepada publik berubah menjadi enam orang.

“Polisi yang memeriksa saya mengatakan ada tujuh orang yang terlibat. Tetapi saat konferensi pers disebut enam orang. Itu yang saya pertanyakan,” katanya kepada wartawan pada Rabu, 17 Juni 2026.

Dahlia meminta penyidik memberikan penjelasan kepada keluarga mengenai perbedaan data tersebut agar tidak menimbulkan kebingungan.

“Kalau sejak awal polisi bilang tujuh orang  yang keluar dari mobil IPK (Pematangsiantar-red), maka harus dijelaskan kenapa sekarang menjadi enam orang, kenapa tidak tujuh orang berdasarkan CCTV Pemko Pematangsiantar” ujarnya.

Ia berharap seluruh fakta dalam perkara tersebut dapat dibuka secara transparan.(AP/Red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru