Diskusi GMRI Soroti Peran Gen Z dan Evaluasi Program Pro Rakyat Pemerintah

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 03:20 WIB

40258 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, JAKARTA  – Diskusi rutin Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia menyoroti peran generasi muda hingga efektivitas program pemerintah dalam pertemuan yang digelar pada Senin–Kamis, 13 April 2026, di Sekretariat GMRI, Jalan Ir. H. Juanda No. 4A, Jakarta Pusat.

Dalam forum tersebut, Asep Syaifullah menekankan pentingnya kekuatan spiritual dalam kehidupan sosial. Ia mengibaratkan spiritualitas sebagai energi besar yang harus digunakan secara tepat. “Spiritual itu sangat dahsyat, seperti rudal yang tidak tepat sasaran jika digunakan secara sembarangan,” ujarnya.

Diskusi bermula dari gagasan sosialisasi kitab “MA HA IS MA YA” ke tingkat internasional. Asep menilai, nilai-nilai spiritual dalam kitab tersebut relevan bagi masyarakat global yang tengah menghadapi ketidakpastian peradaban, termasuk dampak konflik di kawasan Timur Tengah.

Pembahasan kemudian berkembang pada peran generasi Z. Menurut peserta diskusi, kelompok ini dinilai memiliki potensi besar dalam menyebarkan kesadaran spiritual secara luas melalui pendekatan digital. Pandangan itu diperkuat oleh Reza B. Surianegara, Direktur Mahakarya Bhumi Hambalang, yang menilai generasi Z dapat menjadi motor percepatan gerakan berbasis nilai spiritual di tingkat global.

Sementara itu, Sri Eko Sriyanto Galgendu menyoroti pelaksanaan program pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto. Ia menilai sejumlah program memiliki orientasi yang berpihak pada masyarakat, namun masih menghadapi tantangan dalam aspek teknis pelaksanaan.

“Programnya sudah baik, tetapi implementasinya perlu diperbaiki agar hasilnya lebih optimal,” kata Sri Eko.

Ia mencontohkan sejumlah program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih yang dinilai memiliki potensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, menurutnya, efektivitas program tersebut sangat bergantung pada kualitas pelaksanaan di lapangan.

Sri Eko juga menyinggung wacana pengelolaan aset nasional yang dinilai dapat memberikan manfaat lebih besar jika dikelola secara optimal oleh negara. Ia menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap seluruh program pemerintah dengan melibatkan masukan masyarakat.

Peserta diskusi sepakat bahwa kritik dan saran publik perlu menjadi bagian dari proses evaluasi kebijakan. Dengan demikian, program-program yang dinilai pro rakyat dapat terus disempurnakan, baik dari sisi teknis maupun dampaknya bagi masyarakat luas.

Diskusi GMRI kali ini merangkum berbagai isu, mulai dari diplomasi spiritual, peran generasi muda, hingga evaluasi program pemerintah. Seluruh peserta mendorong kolaborasi lintas elemen bangsa untuk mewujudkan kesejahteraan yang tidak hanya bersifat material, tetapi juga spiritual.

Penulis : Jacob Ereste    |    Editor : Tim Redaksi atapkota.com

Berita Terkait

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan
Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru