PT Tanjung Raya Bendahara Dituding Tidak Berikan Plasma ke Masyarakat, Bupati Diminta Bertindak

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 20:26 WIB

40594 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA, ACEH TIMUR – Tim Satgasus Investigasi Badan Advokasi Indonesia meminta Bupati Aceh Timur dan dinas terkait untuk segera mengirim tim evaluasi ke perusahaan PT Tanjung Raya Bendahara yang beroperasi di bidang perkebunan kelapa sawit.

Perusahaan ini dituding tidak memberikan plasma kepada masyarakat sekitar meskipun izin Hak Guna Usaha (HGU) telah diperpanjang.

“Perusahaan memiliki kewajiban untuk memenuhi tanggung jawab sosial dan lingkungan, termasuk memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar,” kata Razali, Ketua Tim Satgasus Investigasi Badan Advokasi Indonesia. “Namun, PT Tanjung Raya Bendahara terkesan mengabaikan kewajiban ini, sehingga perlu dilakukan evaluasi dan pengawasan lebih lanjut.”

Warga sekitar, Ajat, membenarkan bahwa perusahaan tidak memberikan plasma kepada masyarakat.

“Itu plasma yang seperti bapak tanyakan, gak ada di berikan plasma nya,” tuturnya.

Saat dikonfirmasi, orang yang diduga sebagai Humas PT Tanjung Raya Bendahara, Ami, mengatakan,

“Hubungi manajemen nya aja bang.” Namun, saat tim awak media meminta nomor manajemen, Ami tidak mengirimkan nomor tersebut hingga berita ini diturunkan.

Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan keterbukaan perusahaan dalam memberikan informasi kepada publik.

Razali menambahkan bahwa perlu dipertimbangkan beberapa hal yang belum dipenuhi oleh PT Tanjung Raya Bendahara, seperti kewajiban perusahaan, peraturan perundang-undangan, dan dampak sosial dan lingkungan.

“Perlu diperiksa apakah perusahaan telah memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk terkait dengan plasma dan HGU,” ujarnya.(Tim)/PR

Berita Terkait

Aktivis HAM Aceh Desak Pemerintah Pusat dan Aceh Segera Ciptakan Lapangan Kerja Pascabencana
24 Tahun Tak Tersentuh Pembangunan, Fasilitas SMAN 1 Pulau Banyak Memprihatinkan, Asrama Bak Sarang hantu
Kapolda Aceh Tekankan Perencanaan Polri Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat
Ketua LSM CAPA Aceh Tantang Konsultan Pengawas Buktikan Spesifikasi Rehabilitasi SDN Dring Tujoh Nagan Raya
Final Simpang Kanan Cup I 2026 Digelar Malam Ini, Empat Tim Berebut Gelar Juara
Jembatan Gantung Kendawi Capai 80 Persen, Ditargetkan Beroperasi 16 Agustus 2026
Wapres Gibran Spontan Singgah di SDN 11 Jangka, Sapa Siswa dan Tinjau Keluhan Sekolah
Tinjau Jembatan Teupin Mane, Gibran Tekankan Pembangunan Harus Tepat Mutu dan Tepat Waktu

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:24 WIB

2 PJU Baru di Jalan Tangki Gang Pancur Padam, Warga Minta Dinas PKP Lakukan Pemeriksaan

Jumat, 18 September 2026 - 19:28 WIB

278 Siswa Medan Sudah Terima Bantuan Tebus Ijazah, Pemko Kejar Target 1.000 Penerima

Jumat, 18 September 2026 - 18:55 WIB

Usulan Nama Jalan SM Amin di Medan Dibahas, Rico Waas Siapkan Tim untuk Menindaklanjuti

Jumat, 18 September 2026 - 18:50 WIB

Rico Waas Ingin Jazz Tak Hanya Dinikmati Kalangan Tertentu, CFN Disiapkan Jadi Panggung Musik Medan

Jumat, 18 September 2026 - 18:44 WIB

Batam Jadi Tuan Rumah Rakernas III PJS, Utusan 25 Provinsi Dijadwalkan Hadir

Jumat, 18 September 2026 - 17:56 WIB

Wesly Silalahi Hadiri Farewell Parade dan Tradisi Pedang Pora, Kapolres Pematangsiantar Resmi Berganti

Jumat, 18 September 2026 - 17:35 WIB

Pesan Wali Kota Medan ke Duta GenRe: Jangan Cuma Pakai Selempang, Harus Berdampak Nyata

Jumat, 18 September 2026 - 16:50 WIB

Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat, Target Pembangunan Diminta Terukur

Berita Terbaru