ATAPKOTA.COM, ACEH TIMUR – Kesabaran warga terdampak banjir di Aceh Timur mulai menipis setelah bantuan yang dijanjikan hingga kini belum juga terealisasi. Kondisi itu memicu keluhan dari masyarakat yang mengaku semakin tertekan secara ekonomi akibat lambannya pencairan bantuan pascabencana.
Ketua Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Aceh Timur, Hendrika Saputra, menilai keterlambatan pencairan bantuan telah menambah beban warga yang sejak awal terdampak banjir masih berupaya memulihkan kondisi ekonomi mereka.
“Warga sudah terlalu lama menunggu. Jangan sampai bantuan hanya berhenti di meja administrasi, sementara masyarakat terus menanggung beban di lapangan,” kata Hendrika, Minggu, 3 Mei 2026.
Menurutnya, masyarakat kini bukan hanya membutuhkan kepastian, tetapi juga realisasi bantuan yang dapat segera dirasakan. Di sejumlah wilayah terdampak, warga disebut mulai mempertanyakan kejelasan proses pencairan karena hingga kini belum ada kepastian waktu penyaluran.
Keluhan serupa juga disampaikan warga terdampak banjir. Mereka mengaku kondisi ekonomi rumah tangga semakin tertekan setelah aktivitas kerja terganggu pascabanjir, sementara kebutuhan sehari-hari tetap harus dipenuhi.
“Yang dibutuhkan sekarang bukan lagi janji, tetapi kepastian. Warga sudah menunggu terlalu lama, sementara kebutuhan terus berjalan,” ujar seorang warga.
Di tengah ketidakpastian tersebut, informasi mengenai pencairan bantuan disebut masih belum jelas. Warga mengaku kerap menerima jawaban serupa, mulai dari alasan proses administrasi hingga menunggu tahapan pencairan, namun belum disertai kepastian kapan bantuan akan diterima.
Kondisi itu dinilai berpotensi memicu kekecewaan publik apabila tidak segera ditangani secara serius. Karena itu, Hendrika meminta pemerintah daerah segera menyampaikan penjelasan terbuka kepada masyarakat terkait status pencairan bantuan, termasuk kendala yang menyebabkan bantuan belum tersalurkan.
“Pemerintah perlu menjelaskan secara terbuka apa kendalanya, di mana letak hambatannya, dan kapan bantuan benar-benar disalurkan. Masyarakat butuh kepastian, bukan sekadar menunggu,” tegasnya.
Ia menegaskan, bantuan pascabencana seharusnya menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan dasar warga terdampak. Keterlambatan penyaluran, kata dia, berisiko memperpanjang beban masyarakat yang hingga kini masih berjuang memulihkan kondisi pascabanjir.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh penjelasan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait jadwal pasti pencairan bantuan banjir untuk warga terdampak di Aceh Timur (red)


































