ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan pentingnya solidaritas antarwilayah dalam penanganan bencana, setelah menerima bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Provinsi Lampung di Medan, Selasa (5 Mei 2026).
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis dalam pertemuan antara Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro.
Dalam pertemuan itu, bantuan diteruskan kepada perwakilan daerah terdampak, yakni Wakil Bupati Tapanuli Selatan, Jafar Syahbuddin Ritonga, sebagai salah satu wilayah yang mengalami dampak signifikan akibat bencana.
Bobby Nasution menyatakan bahwa dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung mencerminkan kerja sama lintas daerah yang dinilai penting dalam situasi darurat.
“Bantuan ini memiliki arti penting bagi masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana. Kami mengapresiasi solidaritas yang ditunjukkan Pemerintah Provinsi Lampung,” ujarnya.
Ia juga menyinggung perlunya memperkuat kolaborasi antarprovinsi di Pulau Sumatera, termasuk melalui integrasi program pembangunan daerah guna meningkatkan daya saing kawasan dan mendorong investasi.
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak di Sumatera Utara.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan mendukung proses pemulihan di daerah terdampak,” katanya.
Di sisi lain, Wakil Bupati Tapanuli Selatan, Jafar Syahbuddin Ritonga, mengungkapkan bahwa sebagian besar wilayahnya terdampak bencana.
Ia menyebutkan, dari 15 kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan, sebanyak 14 kecamatan mengalami dampak, sehingga dukungan logistik dan bantuan kemanusiaan dinilai sangat dibutuhkan.
Pemerintah daerah, lanjutnya, terus melakukan pendataan serta penanganan bertahap terhadap warga terdampak, dengan mengedepankan kebutuhan dasar dan pemulihan infrastruktur. (AP/red)


































