Indonesia Jajaki Investasi Pupuk di Laos, Dorong Ketahanan Pangan Regional

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:20 WIB

4049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia jajaki investasi pupuk di Laos untuk kurangi impor bahan baku dan perkuat ketahanan pangan regional.

Indonesia jajaki investasi pupuk di Laos untuk kurangi impor bahan baku dan perkuat ketahanan pangan regional.

ATAPKOTA.COM – Pemerintah Indonesia mulai menjajaki kerja sama strategis di sektor industri pupuk dengan Laos sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan impor bahan baku, dalam pertemuan bilateral di Jakarta, Selasa (5 Mei 2026).

Pembahasan tersebut mencuat saat Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri Laos, Thongsavan Phomvihane, di Istana Wakil Presiden.

Fokus utama pembahasan adalah peluang investasi oleh PT Pupuk Indonesia di Laos, khususnya dalam pengembangan industri pupuk berbasis potas yang menjadi salah satu kebutuhan utama Indonesia.

Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN), Aminuddin Ma’ruf, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut dilandasi potensi saling melengkapi antara kedua negara.

“Salah satu opsi yang dibahas adalah kemungkinan investasi industri pupuk di Laos untuk mendukung kebutuhan bahan baku nasional,” ujarnya.

Laos diketahui memiliki cadangan potas yang cukup besar, sementara Indonesia masih bergantung pada impor komoditas tersebut untuk mendukung produksi pupuk dalam negeri.

Data pemerintah menunjukkan bahwa nilai impor potas dari Laos mencapai sekitar 60 juta dolar AS per tahun. Kondisi ini dinilai menjadi dasar pertimbangan untuk membangun skema kerja sama jangka panjang yang lebih efisien.

“Langkah investasi ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor sekaligus menekan biaya produksi,” kata Aminuddin.

Selain aspek pasokan bahan baku, pemerintah juga membahas kemungkinan pengembangan pabrik pupuk di Laos sebagai bagian dari strategi hilirisasi dan penguatan rantai pasok.

Namun demikian, rencana tersebut masih berada pada tahap penjajakan awal dan akan dilanjutkan melalui pembahasan teknis antara kedua negara, termasuk keterlibatan sejumlah BUMN terkait.

Di luar sektor pupuk, peluang kerja sama juga terbuka di bidang lain seperti infrastruktur, pertambangan, dan sektor pertahanan. Pemerintah menyatakan seluruh rencana akan dikaji secara bertahap dengan mempertimbangkan aspek ekonomi dan kepentingan nasional.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Indonesia memperluas kemitraan strategis di kawasan Asia Tenggara, sekaligus memperkuat posisi dalam sektor pangan regional. (Edo/red)

Berita Terkait

Marak Bangunan Tanpa Izin, Pemkab Samosir Perketat Penerapan PBG
Wakil Wali Kota Herlina Lantik Dewan Hakim MTQN 2026, Tekankan Penilaian Objektif
Sinergi Pemko dan Polres, Sispam Kota Siantar Disiapkan Lewat Gladi Mei 2026
Gandeng Pemerintah Pusat, Bupati Vandiko Siapkan Samosir Jadi Sentra Bawang Putih Nasional
Wesly Silalahi Dukung Konser Harmoni 30 Tahun UEM, Ajak Jaga Toleransi
Pelaku Pencurian Dua HP di Spa Dibekuk Polisi
Kolaborasi Pemko Medan–Tzu Chi Bedah 500 RTLH, Fokus Warga Desil Terendah
Dana Bagi Hasil Pajak Rokok Rp 443 Miliar Cair, Bobby Nasution Ingatkan Daerah Soal Efektivitas Belanja

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:58 WIB

Marak Bangunan Tanpa Izin, Pemkab Samosir Perketat Penerapan PBG

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:25 WIB

Wakil Wali Kota Herlina Lantik Dewan Hakim MTQN 2026, Tekankan Penilaian Objektif

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:20 WIB

Sinergi Pemko dan Polres, Sispam Kota Siantar Disiapkan Lewat Gladi Mei 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:10 WIB

Gandeng Pemerintah Pusat, Bupati Vandiko Siapkan Samosir Jadi Sentra Bawang Putih Nasional

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:40 WIB

Wesly Silalahi Dukung Konser Harmoni 30 Tahun UEM, Ajak Jaga Toleransi

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:40 WIB

Kolaborasi Pemko Medan–Tzu Chi Bedah 500 RTLH, Fokus Warga Desil Terendah

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:15 WIB

Dana Bagi Hasil Pajak Rokok Rp 443 Miliar Cair, Bobby Nasution Ingatkan Daerah Soal Efektivitas Belanja

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:15 WIB

BPS, PLN, dan Dinsos P3A Kolaborasi Data Tunggal, Wali Kota Siantar Minta Warga Kooperatif

Berita Terbaru