ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melepas ribuan peserta Milo Activ Indonesia Race 2026 di Lapangan Benteng Medan, Minggu, 10 Mei 2026.
Kegiatan lari tahunan tersebut mencatat peningkatan jumlah peserta dibandingkan tahun sebelumnya. Sekitar 7.200 hingga 7.300 peserta dari berbagai kalangan mengikuti ajang olahraga yang mengusung gaya hidup sehat dan kebersamaan keluarga tersebut.
Pelepasan peserta dilakukan sekitar pukul 05.45 WIB. Rico Waas didampingi Business Executive Officer Beverages & Confectionery Nestlé Indonesia, Alaa Shaban, Ketua Umum Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumatera Utara, David Luther Lubis, serta sejumlah pejabat daerah.
Usai melepas peserta, Rico Waas turut berlari bersama masyarakat menyusuri rute yang telah disiapkan panitia dan kembali finis di Lapangan Benteng sekitar satu jam kemudian.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak pagi hari. Peserta dari berbagai usia, mulai anak-anak hingga orang dewasa, tampak memadati kawasan perlombaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak, Dandim 0201/Medan Letkol Arm. Deli Yudha Adi Nurcahyo, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam keterangannya, Rico Waas menilai tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya pola hidup sehat melalui olahraga.
“Tahun lalu peserta sekitar 4.000 orang, sekarang meningkat menjadi lebih dari 7.000 peserta. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga semakin tinggi,” ujar Rico Waas.
Menurutnya, ajang tersebut menghadirkan dua kategori lomba, yakni 5 kilometer dan 2,5 kilometer yang dirancang ramah bagi keluarga dan anak-anak.
Rico Waas mengatakan Pemerintah Kota Medan mendukung kegiatan olahraga yang bersifat inklusif karena dinilai mampu memperkuat interaksi sosial sekaligus membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Ia juga menilai Kota Medan memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai event olahraga berskala besar.
Menurut Rico Waas, sejumlah fasilitas olahraga di Kota Medan memiliki posisi yang saling terintegrasi, seperti Lapangan Benteng, Lapangan Merdeka, Kebun Bunga, Stadion Teladan, hingga kawasan Cadika yang saat ini terus dikembangkan.
“Kota Medan ingin semakin banyak menggelar kegiatan olahraga. Ke depan, peluang menghadirkan event lari dengan jarak lebih panjang tentu akan dipelajari lebih lanjut, termasuk kesiapan infrastruktur dan rekayasa lalu lintas,” katanya.
Rico Waas optimistis event lari di Kota Medan dapat terus berkembang, mulai dari kategori 2,5 kilometer hingga kemungkinan penyelenggaraan lomba jarak lebih jauh pada masa mendatang.
Di akhir kegiatan, Rico Waas bersama perwakilan Nestlé Indonesia menyerahkan hadiah secara simbolis kepada para pemenang kategori putra dan putri dalam Milo Activ Indonesia Race 2026.
Ajang tersebut tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga dinilai mampu memperkuat semangat hidup sehat, kebersamaan keluarga, serta membuka peluang pengembangan sport tourism di Kota Medan. (Mery/red)

































