Bara JP Ancam Cabut Rekomendasi Kader di BUMN, Boy Nababan: Jika Tak Berkontribusi dan Berprestasi, Organisasi Malu

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 - 21:36 WIB

40184 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPP bara JP Willem Frans Ansanay saat didampingi Sekretaris dan Bendahara DPP bara JP baru-baru ini.

Ketua Umum DPP bara JP Willem Frans Ansanay saat didampingi Sekretaris dan Bendahara DPP bara JP baru-baru ini.

ATAPKOTA.COM, JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat Barisan Relawan Jokowi Presiden berencana mengevaluasi sekaligus mencabut rekomendasi terhadap kader organisasi yang saat ini menduduki jabatan di badan usaha milik negara (BUMN) apabila dinilai tidak kompeten dan tidak memberikan kontribusi nyata.

Rencana tersebut menjadi salah satu hasil Sidang Pleno II DPP Barisan Relawan Jokowi Presiden yang digelar di Park Hotel Cawang, Jakarta Timur, Sabtu, 23 Mei 2025.

Ketua Umum Bara JP, Willem Frans Ansanay, mengatakan evaluasi dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalitas kader yang ditempatkan di lingkungan perusahaan negara.

“Kalau mereka tidak produktif, tidak memiliki kapasitas, dan tidak memberikan kontribusi riil terhadap pembangunan bangsa dan negara, maka rekomendasi tersebut akan kami evaluasi,” ujar Willem.

Menurutnya, langkah itu dilakukan agar keberadaan pejabat maupun komisaris BUMN yang berasal dari unsur relawan tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap pemerintah maupun organisasi.

Ia menegaskan penilaian tidak hanya melihat kontribusi terhadap negara dan perusahaan, tetapi juga loyalitas serta keterlibatan kader terhadap organisasi.

“Sama seperti partai politik yang merekomendasikan kadernya di DPR, tentu harus ada kontribusi terhadap organisasi,” katanya.

Selain melakukan evaluasi, Bara JP juga berencana mendata seluruh kader yang saat ini menjabat sebagai komisaris maupun pejabat di lingkungan BUMN.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Barisan Relawan Jokowi Presiden Boy Nababan mengatakan penempatan kader di BUMN dipandang sebagai bentuk pengabdian kepada negara sekaligus tanggung jawab organisasi dalam menyiapkan sumber daya manusia.

Menurut Boy, organisasi akan menyiapkan kader terbaik ketika diminta berkontribusi di perusahaan negara.

“Kader Bara JP yang dipercaya menjadi komisaris merupakan bagian dari pengabdian sebagai anak bangsa. Ketika diminta, organisasi tentu menyiapkan kader terbaik,” ujar Boy saat dikonfirmasi pada Senin, 25 Mei 2026.

Ia menilai evaluasi perlu dilakukan apabila kader yang dipercaya menduduki jabatan tidak memberikan kontribusi terhadap kemajuan perusahaan maupun organisasi.

Boy juga menyebut terdapat ketentuan internal organisasi yang mengatur status keanggotaan dan keterlibatan kader dalam kegiatan Bara JP.

Menurut dia, kader yang sudah tidak aktif mengikuti rapat, kegiatan organisasi, maupun tidak lagi terlibat dalam aktivitas internal dapat dievaluasi status keanggotaannya.

“Kalau tidak pernah hadir dalam rapat atau kegiatan organisasi, tentu akan menjadi bahan evaluasi internal,” katanya.

Meski demikian, Bara JP menegaskan evaluasi tersebut merupakan bagian dari mekanisme organisasi dan ditujukan untuk menjaga kualitas kader yang mendapat kepercayaan menduduki jabatan publik maupun strategis.

Penulis : Andrew T Panjaitan, ST.

Berita Terkait

CFD Belawan Dipadati 6.000 Warga, Pemko Medan Libatkan 160 UMKM Lokal
Marpesta QRIS 2026 Ditutup, Wesly Silalahi Dorong Transaksi Digital dan Budaya Menabung
Resmikan Kantor DPW PKS Sumut, Bobby Nasution Dorong Kolaborasi dan Pelayanan Publik
CFD Belawan Hadirkan Layanan Publik dan 90 Tenda UMKM, Warga Medan Utara Antusias
HUT ke-57, DPD IPK DPD IPK Kabupaten Asahan memperingati HUT ke-57 dengan syukuran dan aksi sosial berupa bantuan sembako kepada anak yatim serta masyarakat Gelar Aksi Sosial untuk Anak Yatim dan Masyarakat
HUT ke-33 RS H Adam Malik, Wagub Sumut Surya Ajak Masyarakat Rutin Berolahraga
Kota Pematangsiantar Raih KEJAR Award Terbaik Regional Sumatera, Wesly Silalahi Terima Penghargaan OJK
Diduga Simpan 100 Butir Ekstasi, Pria 49 Tahun Diamankan Polisi di Tanjung Pura

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

CFD Belawan Dipadati 6.000 Warga, Pemko Medan Libatkan 160 UMKM Lokal

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Marpesta QRIS 2026 Ditutup, Wesly Silalahi Dorong Transaksi Digital dan Budaya Menabung

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Resmikan Kantor DPW PKS Sumut, Bobby Nasution Dorong Kolaborasi dan Pelayanan Publik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:30 WIB

CFD Belawan Hadirkan Layanan Publik dan 90 Tenda UMKM, Warga Medan Utara Antusias

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:16 WIB

HUT ke-57, DPD IPK DPD IPK Kabupaten Asahan memperingati HUT ke-57 dengan syukuran dan aksi sosial berupa bantuan sembako kepada anak yatim serta masyarakat Gelar Aksi Sosial untuk Anak Yatim dan Masyarakat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:46 WIB

Kota Pematangsiantar Raih KEJAR Award Terbaik Regional Sumatera, Wesly Silalahi Terima Penghargaan OJK

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Diduga Simpan 100 Butir Ekstasi, Pria 49 Tahun Diamankan Polisi di Tanjung Pura

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Festival Sungai Asahan Dibuka Bupati Taufik, Sungai Jadi Perhatian untuk Wisata dan Ekonomi Warga

Berita Terbaru