Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Kain Lipat Kampar, Penumpang Bus Keluhkan Keterlambatan Perjalanan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:37 WIB

40103 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, KAMPAR – Antrean kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terlihat mengular di SPBU 14.284.628 Kain Lipat, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Deretan truk, bus, dan kendaraan lainnya tampak memenuhi area SPBU hingga membentuk antrean beberapa lapis.

Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean kendaraan mencapai tiga hingga empat lajur dan menyebabkan proses pengisian BBM berlangsung lebih lama dari biasanya.

Kondisi tersebut turut dikeluhkan para penumpang bus antarkota. Salah satunya, Nainggolan (45), penumpang Bus Medan Jaya jurusan Medan–Jakarta, yang mengaku perjalanan yang ditempuhnya mengalami keterlambatan akibat antrean di sejumlah SPBU.

Menurut Nainggolan, sebelum tiba di Kabupaten Kampar, bus yang ditumpanginya juga sempat mengantre untuk mengisi solar di wilayah Rantauprapat, Sumatera Utara.

“Di Rantauprapat kami ikut mengantre sekitar tiga jam. Panjang antreannya kurang lebih satu kilometer,” ujarnya kepada wartawan.

Ia menambahkan, setibanya di SPBU Kain Lipat, bus yang ditumpanginya kembali harus mengantre sejak sekitar pukul 11.00 WIB. Hingga pukul 14.37 WIB, kendaraan tersebut disebut masih belum selesai melakukan pengisian BBM.

Nainggolan berharap pemerintah bersama pihak terkait dapat mencari solusi agar bus angkutan penumpang memperoleh pelayanan yang lebih efektif tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, keterlambatan perjalanan akibat antrean panjang dapat berdampak pada bertambahnya pengeluaran penumpang, seperti biaya makan, minum, maupun kebutuhan lainnya selama perjalanan.

“Kami berharap ada solusi agar bus penumpang tidak terlalu lama mengantre sehingga perjalanan tidak mengalami keterlambatan yang berdampak kepada penumpang,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, ATAPKOTA.COM masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pengelola SPBU 14.284.628 Kain Lipat maupun pihak PT Pertamina Patra Niaga mengenai penyebab antrean panjang tersebut serta langkah yang telah atau akan dilakukan untuk mengatasinya.(AP)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Bertolak ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Eastern Economic Forum 2026
Wesly Silalahi Jamui MUI Pusat, Kerukunan Umat Beragama di Pematangsiantar Jadi Perhatian
Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Dimatangkan, Keselamatan Pembalap dan Penonton Jadi Prioritas
Polres Simalungun Gandeng Manggala Agni Perkuat Pencegahan Karhutla
Rico Waas Dorong Edukasi dan Pemeriksaan untuk Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Jantung
Erupsi Gunung Sinabung, Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi
Gunung Sinabung Naik Status Siaga, Bobby Nasution Perintahkan Evakuasi Warga di Zona Bahaya
Jelang Pilkades Serentak Asahan, 128 Calon Kepala Desa Deklarasikan Pemilihan Damai

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 03:30 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Eastern Economic Forum 2026

Selasa, 1 September 2026 - 22:49 WIB

Wesly Silalahi Jamui MUI Pusat, Kerukunan Umat Beragama di Pematangsiantar Jadi Perhatian

Selasa, 1 September 2026 - 22:44 WIB

Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Dimatangkan, Keselamatan Pembalap dan Penonton Jadi Prioritas

Selasa, 1 September 2026 - 21:35 WIB

Polres Simalungun Gandeng Manggala Agni Perkuat Pencegahan Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 20:12 WIB

Erupsi Gunung Sinabung, Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi

Selasa, 1 September 2026 - 20:09 WIB

Gunung Sinabung Naik Status Siaga, Bobby Nasution Perintahkan Evakuasi Warga di Zona Bahaya

Selasa, 1 September 2026 - 19:55 WIB

Jelang Pilkades Serentak Asahan, 128 Calon Kepala Desa Deklarasikan Pemilihan Damai

Selasa, 1 September 2026 - 19:24 WIB

Gantikan Rajudin Sagala, Sri Rezeki Resmi Jadi Wakil Ketua DPRD Kota Medan

Berita Terbaru