Jelang Pilkades Serentak Asahan, 128 Calon Kepala Desa Deklarasikan Pemilihan Damai

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026 - 19:55 WIB

4034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

deklarasikan komitmen Pilkades damai menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Asahan 2026 yang akan berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa, 1 September 2026.

deklarasikan komitmen Pilkades damai menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Asahan 2026 yang akan berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa, 1 September 2026.

ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Sebanyak 128 calon kepala desa dari 43 desa di 18 kecamatan mendeklarasikan komitmen Pilkades damai menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Asahan 2026 yang akan berlangsung pada Rabu, 7 Oktober 2026. Deklarasi tersebut berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa, 1 September 2026.

Deklarasi itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan, para asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Asahan, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Asahan, panitia pemilihan tingkat kabupaten, kecamatan dan desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala desa atau penjabat kepala desa, serta para calon kepala desa.

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk memperkuat komitmen menjaga pelaksanaan Pilkades agar berlangsung aman, tertib, demokratis, dan kondusif.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Asahan, Darwinsyah Lubis, S.STP., mengatakan deklarasi damai harus menjadi komitmen bersama seluruh calon kepala desa selama mengikuti setiap tahapan pemilihan.

Menurutnya, para calon harus menaati peraturan perundang-undangan, menghormati peserta lainnya, serta ikut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Para calon juga diingatkan untuk menghindari provokasi, politik uang, manipulasi suara, dan bentuk pelanggaran lainnya. Selain itu, seluruh peserta diminta menghormati proses pemungutan serta penghitungan suara dan menerima hasil pemilihan yang dinyatakan sah sesuai ketentuan.

Komitmen tersebut, kata Darwinsyah, tidak berhenti pada para calon kepala desa. Sikap yang sama harus diteruskan kepada tim kampanye, tim pemenangan, simpatisan, dan pendukung masing-masing calon.

Pilkades Serentak Kabupaten Asahan 2026 akan berlangsung di 43 desa yang tersebar di 18 kecamatan dengan melibatkan 128 calon kepala desa.

Berdasarkan tahapan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, masa kampanye dijadwalkan berlangsung pada 29 September hingga 1 Oktober 2026. Selanjutnya, masa tenang berlangsung pada 2 hingga 6 Oktober 2026, sebelum pemungutan dan penghitungan suara dilaksanakan pada 7 Oktober 2026.

Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita, S.H., S.I.K., M.Sc.IT., meminta seluruh calon kepala desa mempersiapkan diri menghadapi seluruh kemungkinan hasil pemilihan.

Ia mengingatkan para calon agar menunjukkan kedewasaan dalam berkompetisi dengan tetap menjaga hubungan baik setelah hasil pemilihan ditetapkan.

Menurut Kapolres, calon yang memperoleh kemenangan maupun yang belum berhasil harus tetap menjaga persaudaraan dan mendukung terciptanya suasana kondusif di tengah masyarakat.

Kapolres juga meminta para calon mengendalikan tim pemenangan dan simpatisan masing-masing agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Selain itu, para calon diharapkan menjadi peneduh di tengah masyarakat dengan menghindari isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), kampanye hitam, serta penyebaran berita bohong atau hoaks.

Kepada panitia pelaksana, Kapolres menekankan pentingnya menjaga netralitas agar seluruh tahapan Pilkades berjalan sesuai ketentuan.

Dandim 0208/Asahan Letkol Inf. Edy Syahputra, S.H., M.I.P., mengatakan deklarasi damai mengusung slogan “Pilihan Boleh Beda, Tetap Bersaudara” serta semboyan “SIAGAM” (Partisipasi Asahan Gembira, Aman Memilih).

Menurutnya, perbedaan pilihan dalam Pilkades merupakan bagian dari proses demokrasi. Karena itu, seluruh calon, tim pendukung, dan masyarakat diminta menyikapinya secara dewasa dan bertanggung jawab.

Ia juga mengajak seluruh peserta Pilkades menjaga keamanan dan ketertiban selama seluruh tahapan pemilihan.

Dandim menegaskan TNI akan terus bersinergi dengan Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan selama pelaksanaan Pilkades Serentak Kabupaten Asahan 2026.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., mengatakan Pilkades merupakan salah satu bentuk demokrasi yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat desa.

Melalui pemilihan tersebut, masyarakat memiliki kesempatan menentukan sosok yang dipercaya memimpin dan mendorong kemajuan desa.

Bupati menilai pelaksanaan Pilkades membutuhkan kedewasaan, kesadaran, serta tanggung jawab seluruh pihak agar proses demokrasi berlangsung aman dan kondusif.

Menurutnya, deklarasi damai tidak boleh berhenti pada pembacaan naskah dan penandatanganan dokumen. Komitmen tersebut harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan seluruh calon selama mengikuti tahapan pemilihan.

Bupati juga meminta para calon menyampaikan visi, misi, gagasan, serta program kepada masyarakat secara santun dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Deklarasi damai bukan sekadar pembacaan naskah dan penandatanganan dokumen, tetapi harus menjadi komitmen moral seluruh calon kepala desa untuk menjaga kehormatan dan martabat proses pemilihan,” tegas Bupati.

Ia berharap seluruh tahapan Pilkades Serentak Kabupaten Asahan 2026 berlangsung aman, tertib, lancar, dan demokratis serta menghasilkan pemimpin desa yang mampu membawa kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan deklarasi Pilkades damai tersebut berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif.(AP/red)

Berita Terkait

Jatanras Polres Asahan Ungkap Dugaan Judi Online di Bagan Asahan, 8 Orang Diamankan
Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11, Presiden Prabowo Tiba di Vladivostok
Mahasiswa Indonesia Sambut Hangat Kedatangan Presiden Prabowo di Vladivostok
Tutup Turnamen U-15, Bupati Asahan Dorong Pembinaan Atlet Muda Berkelanjutan
Gallery Mustika Deli Catat Omzet Rp 509 Juta, UMKM Binaan Dekranasda Medan Makin Dikenal
Warga Keliru Datang ke Dinsos, Penentuan Desil DTSEN Merupakan Kewenangan BPS
Tak Ingin Lansia dan Disabilitas Terabaikan, Pemko Medan Tambah 10.000 Penerima PKH Medan Makmur
Reforma Agraria Sumut Diminta Berdampak Nyata pada Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 00:14 WIB

Jatanras Polres Asahan Ungkap Dugaan Judi Online di Bagan Asahan, 8 Orang Diamankan

Rabu, 2 September 2026 - 22:29 WIB

Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11, Presiden Prabowo Tiba di Vladivostok

Rabu, 2 September 2026 - 22:25 WIB

Mahasiswa Indonesia Sambut Hangat Kedatangan Presiden Prabowo di Vladivostok

Rabu, 2 September 2026 - 21:40 WIB

Tutup Turnamen U-15, Bupati Asahan Dorong Pembinaan Atlet Muda Berkelanjutan

Rabu, 2 September 2026 - 20:01 WIB

Gallery Mustika Deli Catat Omzet Rp 509 Juta, UMKM Binaan Dekranasda Medan Makin Dikenal

Rabu, 2 September 2026 - 17:51 WIB

Tak Ingin Lansia dan Disabilitas Terabaikan, Pemko Medan Tambah 10.000 Penerima PKH Medan Makmur

Rabu, 2 September 2026 - 16:47 WIB

Reforma Agraria Sumut Diminta Berdampak Nyata pada Ekonomi Masyarakat

Rabu, 2 September 2026 - 16:42 WIB

Atasi Kemacetan Medan–Berastagi, Pemprov Sumut Siapkan Jalur Alternatif Mulai 2027

Berita Terbaru