Wapres Gibran Kunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng, Pastikan Dampak Karhutla Ditangani

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 11 September 2026 - 03:10 WIB

4039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming tetap melanjutkan kunjungannya ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Kamis (10/9/2026).

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming tetap melanjutkan kunjungannya ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Kamis (10/9/2026).

ATAPKOTA.COM, PALANGKA RAYA – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming tetap melanjutkan kunjungannya ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, di tengah kondisi asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat menyulitkan proses pendaratan pesawat pada Kamis (10/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wapres meninjau sejumlah lokasi terdampak karhutla, termasuk Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng yang dikelola Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung penanganan satwa terdampak karhutla sekaligus memastikan kebutuhan perawatan dan pemulihan tersedia secara memadai. Wapres hadir bersama dokter hewan, relawan, serta pihak yang selama ini terlibat dalam upaya perlindungan satwa.

“Penanganan karhutla harus menyeluruh. Manusia harus terlindungi, tetapi satwa dan habitatnya juga tidak boleh kita abaikan. Saya ingin memastikan kebutuhan perawatan di sini benar-benar terpenuhi,” ujar Gibran.

Saat berada di pusat rehabilitasi, Wapres melihat proses perawatan orangutan dan berdialog dengan dokter hewan, relawan, serta tim BOSF. Ia juga menyerahkan sejumlah bantuan untuk menunjang kebutuhan penanganan satwa, antara lain obat-obatan, bawang bombai, dan alat nebulizer.

Menurut Wapres, penanganan dampak karhutla tidak cukup hanya berfokus pada keselamatan manusia. Pemulihan satwa harus berjalan beriringan dengan perbaikan kondisi habitat agar keberlangsungan hidup satwa dapat terjaga dalam jangka panjang.

“Perlindungan satwa dan pemulihan lingkungan adalah hal penting yang saling terkait. Termasuk penyembuhan hewan yang terluka serta penyediaan kembali sumber pakan, air dan ekosistem bagi satwa,” tegasnya.

Dalam peninjauan itu, Gibran juga mengunjungi Forest School BOSF Nyaru Menteng, yang menjadi lokasi pembinaan 17 orangutan. Ia kemudian melihat area Karantina Individu Orangutan untuk menyaksikan proses nebulisasi atau pemberian uap sebagai salah satu bentuk penanganan terhadap satwa yang membutuhkan perawatan.

Di area karantina tersebut, sekitar 90 orangutan menjalani perawatan dalam sejumlah kandang yang disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing satwa.

Wapres turut memberikan apresiasi kepada dokter hewan, pecinta satwa, relawan, yayasan, dan seluruh pihak yang terus melakukan upaya perlindungan serta perawatan satwa di wilayah terdampak bencana.

“Terima kasih kepada para dokter hewan, pecinta hewan, relawan, yayasan dan seluruh tim yang terus melakukan perawatan untuk melindungi satwa Indonesia. Aksi nyata Bapak Ibu semua sangat berarti,” kata Gibran.

Kunjungan tersebut menegaskan perhatian pemerintah terhadap penanganan dampak karhutla yang tidak hanya menyasar keselamatan masyarakat, tetapi juga keberlangsungan satwa dan pemulihan habitatnya.

Namun, keberlanjutan pemulihan tersebut tetap membutuhkan dukungan lintas pihak, terutama dalam memastikan ketersediaan pakan, air, fasilitas medis, tenaga perawat satwa, serta kondisi habitat yang memadai setelah dampak karhutla berlalu.(RE/red)

 

Berita Terkait

KRYD Polres Asahan Amankan Lima Remaja dan Sejumlah Sajam Diduga Terkait Tawuran
Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Siap Digelar, Hampir 100 Peserta Sudah Mendaftar
SMSI Siantar-Simalungun dan BI Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Taruna Melati
Gubernur Bobby Pastikan Jalan Longsor Pamah Semelir Diperbaiki Oktober 2026
Bupati Asahan Terima Audiensi Panitia Wisuda Sarjana Angkatan XXXVI
PT Socfindo Lae Butar Bagikan 100 Paket Sembako kepada Warga Prasejahtera Desa Rimo
Pemko Medan Siapkan Beasiswa untuk 100 Mahasiswa, 70 Persen bagi yang Berprestasi
Rico Waas Minta Forkala Rangkul Generasi Muda Jaga Identitas Budaya Medan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:50 WIB

KRYD Polres Asahan Amankan Lima Remaja dan Sejumlah Sajam Diduga Terkait Tawuran

Jumat, 11 September 2026 - 20:50 WIB

Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Siap Digelar, Hampir 100 Peserta Sudah Mendaftar

Jumat, 11 September 2026 - 20:22 WIB

SMSI Siantar-Simalungun dan BI Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Taruna Melati

Jumat, 11 September 2026 - 20:04 WIB

Gubernur Bobby Pastikan Jalan Longsor Pamah Semelir Diperbaiki Oktober 2026

Jumat, 11 September 2026 - 18:50 WIB

Bupati Asahan Terima Audiensi Panitia Wisuda Sarjana Angkatan XXXVI

Jumat, 11 September 2026 - 18:12 WIB

Pemko Medan Siapkan Beasiswa untuk 100 Mahasiswa, 70 Persen bagi yang Berprestasi

Jumat, 11 September 2026 - 18:09 WIB

Rico Waas Minta Forkala Rangkul Generasi Muda Jaga Identitas Budaya Medan

Jumat, 11 September 2026 - 17:20 WIB

Wacana MBG Dialihkan ke Kantin Sekolah, Pengelola SPPG Simpang Kanan Minta Dikaji Ulang

Berita Terbaru