Rico Waas Minta Forkala Rangkul Generasi Muda Jaga Identitas Budaya Medan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 11 September 2026 - 18:09 WIB

4043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rico Waas saat menerima audiensi pengurus Forkala Kota Medan di Balai Kota Medan, Jumat (11/9/2026).

Rico Waas saat menerima audiensi pengurus Forkala Kota Medan di Balai Kota Medan, Jumat (11/9/2026).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat (Forkala) Kota Medan memperkuat perannya dalam menjaga keberagaman sekaligus melestarikan budaya lokal, terutama dengan melibatkan generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi pengurus Forkala Kota Medan di Balai Kota Medan, Jumat (11/9/2026). Dalam pertemuan itu, ia menekankan pentingnya menjaga budaya sebagai bagian dari identitas masyarakat Kota Medan.

Rico Waas mengingatkan agar perkembangan zaman tidak membuat masyarakat, khususnya generasi muda, semakin jauh dari budaya dan tradisi yang menjadi bagian dari identitas daerah.

“Kita jangan sampai kehilangan identitas. Budaya harus terus dilestarikan dan kita harus bangga dengan warisan tradisi kita,” kata Rico Waas.

Dalam pertemuan tersebut, Rico didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Ahmad Barli Mulia Nasution serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan M. Odi Anggia Batubara.

Untuk memperkuat pengenalan budaya kepada generasi muda, Rico Waas menggagas pembiasaan penggunaan atau pengenalan bahasa daerah bagi siswa sekolah dasar dan menengah.

Ia mengusulkan kegiatan tersebut dilakukan secara rutin sebelum pembelajaran dimulai.

“Cukup 15 menit setiap hari sebelum jam pelajaran dimulai sebagai pembiasaan konsisten,” ujarnya.

Menurut Rico, pengenalan bahasa daerah sejak usia sekolah dapat menjadi salah satu cara memperkuat kedekatan generasi muda dengan identitas budaya di tengah perubahan zaman.

Selain melalui pendidikan, Rico Waas juga ingin ruang publik dimanfaatkan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Kota Medan.

Ia menyebut kegiatan Car Free Night (CFN) dapat dikembangkan menjadi ruang pertunjukan budaya yang melibatkan masyarakat dan generasi muda.

Rico bahkan mengusulkan kawasan Kesawan dikonsep sebagai ruang yang menghadirkan beragam budaya Nusantara, mulai dari pertunjukan seni, kuliner khas adat hingga permainan olahraga tradisional yang bersifat interaktif.

“Saya ingin mengonsepkan area Kesawan itu sebagai malam kebudayaan Nusantara yang menyajikan pertunjukan seni, kuliner khas adat, hingga permainan olahraga tradisional interaktif bagi pengunjung,” katanya.

Rico menilai tantangan pelestarian budaya saat ini berbeda dengan masa sebelumnya. Karena itu, ia meminta Forkala tidak hanya menjalankan kegiatan kebudayaan, tetapi juga aktif mendekati generasi muda.

“Tantangan masa kini sangat berbeda. Banyak anak muda yang mulai apatis terhadap budayanya. Di sinilah peran penting Forkala untuk merangkul generasi muda dan menciptakan Forkala muda agar kita tidak kehilangan identitas,” tegas Rico.

Sementara itu, Ketua Forkala Kota Medan, Dato Seri Adil Freddy Haberham, menyampaikan capaian kinerja kepengurusan menjelang berakhirnya masa bakti pada 6 Oktober 2026.

Selama masa kepengurusan, Forkala disebut telah menggelar berbagai kegiatan kebudayaan, mengikuti dan menyelenggarakan Festival Keraton Nusantara, menerbitkan buku budaya, serta menyusun usulan kurikulum kebudayaan.

Forkala juga menyambut baik arahan Wali Kota Medan mengenai pembentukan Forkala Muda sebagai wadah bagi generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap kebudayaan.

Gagasan tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi sekaligus memperluas keterlibatan anak muda dalam menjaga keberagaman dan identitas budaya Kota Medan.(AP/red)

Berita Terkait

Sosialisasi Ranperda Perlindungan Pekerja Rentan di Pematangsiantar, Darma Putra Rangkuti: Regulasi Harus Berpihak pada Masyarakat
KRYD Polres Asahan Amankan Lima Remaja dan Sejumlah Sajam Diduga Terkait Tawuran
Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Siap Digelar, Hampir 100 Peserta Sudah Mendaftar
SMSI Siantar-Simalungun dan BI Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Taruna Melati
Gubernur Bobby Pastikan Jalan Longsor Pamah Semelir Diperbaiki Oktober 2026
Bupati Asahan Terima Audiensi Panitia Wisuda Sarjana Angkatan XXXVI
PT Socfindo Lae Butar Bagikan 100 Paket Sembako kepada Warga Prasejahtera Desa Rimo
Pemko Medan Siapkan Beasiswa untuk 100 Mahasiswa, 70 Persen bagi yang Berprestasi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 14:20 WIB

Sosialisasi Ranperda Perlindungan Pekerja Rentan di Pematangsiantar, Darma Putra Rangkuti: Regulasi Harus Berpihak pada Masyarakat

Jumat, 11 September 2026 - 21:50 WIB

KRYD Polres Asahan Amankan Lima Remaja dan Sejumlah Sajam Diduga Terkait Tawuran

Jumat, 11 September 2026 - 20:50 WIB

Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Siap Digelar, Hampir 100 Peserta Sudah Mendaftar

Jumat, 11 September 2026 - 20:22 WIB

SMSI Siantar-Simalungun dan BI Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Taruna Melati

Jumat, 11 September 2026 - 20:04 WIB

Gubernur Bobby Pastikan Jalan Longsor Pamah Semelir Diperbaiki Oktober 2026

Jumat, 11 September 2026 - 18:28 WIB

PT Socfindo Lae Butar Bagikan 100 Paket Sembako kepada Warga Prasejahtera Desa Rimo

Jumat, 11 September 2026 - 18:12 WIB

Pemko Medan Siapkan Beasiswa untuk 100 Mahasiswa, 70 Persen bagi yang Berprestasi

Jumat, 11 September 2026 - 18:09 WIB

Rico Waas Minta Forkala Rangkul Generasi Muda Jaga Identitas Budaya Medan

Berita Terbaru