ATAPKOTA.COM, MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Medan bersinergi menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Ajakan ini disampaikan saat Wali Kota menerima audiensi Ketua DMI Kota Medan Syafrizal Harahap dan jajaran pengurus di Ruang Khusus Wali Kota, Jumat (11/7/2025).
“Masjid harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Khususnya generasi muda yang kini akrab dengan teknologi,” ujar Rico.
Rico menyampaikan keprihatinannya terhadap menurunnya pemahaman agama di kalangan anak muda. Menurutnya, agama harus hadir sebagai kebutuhan, bukan hanya kewajiban.
“Kita perlu pendekatan yang menyenangkan agar anak muda tertarik dan sadar akan nilai-nilai agama,” jelasnya.
Rico juga menekankan pentingnya masjid menjadi tempat yang inklusif dan progresif, tidak hanya untuk ibadah, tetapi juga pembinaan sosial dan digitalisasi dakwah.
Ketua DMI Kota Medan Syafrizal Harahap menyampaikan bahwa kunjungan mereka selain untuk bersilaturahmi, juga memperkenalkan struktur pengurus baru.
Ia mengundang Wali Kota Medan untuk hadir dalam pengukuhan pengurus baru DMI Kota Medan pada 26 Juli 2025 mendatang.
“Kami siap menjadi fasilitator dan mitra Pemko dalam memberdayakan masjid melalui pelatihan dan program komunitas,” ungkap Syafrizal.
Syafrizal menambahkan, DMI akan fokus menjadikan masjid sebagai ruang edukatif, produktif, dan solutif untuk masyarakat.
Rico berharap kolaborasi antara Pemko dan DMI Kota Medan berjalan lebih solid dan menghasilkan program yang berdampak luas.
“Masjid harus berdaya, aktif, dan hadir sebagai pilar utama pembangunan spiritual dan sosial,” pungkas Rico. (Merry Bintang)/kr


































