ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Penguatan ketersediaan pangan terus menjadi fokus utama dalam mendukung swasembada nasional. Komitmen ini terlihat saat Polres Asahan bersama Forkopimda Kabupaten Asahan menggelar panen raya jagung di Desa Perhutaan Silau, Kecamatan Pulo Bandring, dengan luas lahan mencapai 10 hektare.
Acara panen raya dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H., jajaran TNI-Polri, unsur pemerintah daerah, kelompok tani, hingga tokoh masyarakat. Kebersamaan lintas sektor ini meneguhkan komitmen menjaga ketahanan pangan berbasis kemandirian lokal.
Kapolres Revi menegaskan, panen jagung merupakan bagian dari program Polri kuartal III tahun 2025. Program itu menjadi instruksi langsung Kapolri guna memperkuat ketersediaan pangan daerah.
“Budidaya jagung harus menjamin cadangan pangan tetap aman, harga terkendali, serta petani mendapat keuntungan layak. Polres Asahan bersama Forkopimda siap mendukung penuh program ini sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat,” tegas Revi.
Bupati Taufik Zainal Abidin juga menegaskan dukungan pemerintah daerah. Ia menilai, panen raya jagung tidak hanya menjaga ketersediaan bahan pangan, tetapi juga memberi nilai tambah ekonomi.
“Pemerintah Kabupaten Asahan mendukung penuh langkah Polri memperkuat ketahanan pangan. Dengan kebersamaan ini, Asahan siap menjadi bagian penting program swasembada pangan nasional,” ujar Taufik.
Ke depan, Pemkab Asahan bersama Polres Asahan dan Forkopimda berkomitmen memperluas lahan jagung, memperkuat pendampingan teknis petani, serta membuka akses pasar lebih luas. Upaya itu diharapkan membuat hasil panen terserap optimal dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Panen raya turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kajari Asahan, Kasdim 0208/Asahan, perwakilan Danlanal Tanjungbalai-Asahan, para pejabat utama Polres Asahan, Kapolsek se-jajaran, serta OPD Pemkab Asahan. Kehadiran lengkap lintas sektor menegaskan sinergi dalam mendukung program nasional swasembada pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berkelanjutan. (Do)
































